ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga

OPINI MUHAMMAD AKSA SH: Apa Kabar Tambang Siguntu?


NEGARA wajib hadir dalam menjamin pemenuhan hak setiap warganya untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana diamanatkan Pasal 28 H ayat 1 UUD 1945, lebih lanjut kemudian dijabarkan dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup (UUPPLH) untuk memperkuat perencanaan dan penegakan hukum lingkungan sekaligus memberikan perlindungan terhadap rakyat dari kerusakan lingkungan dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.  


Namun sampai saat ini, keberadaan aturan tersebut belum memberikan kontribusi nyata untuk menyelamatkan rakyat dari ancaman kerusakan lingkungan. 


Lemahnya implementasi UUPPLH ini kemudian turut berkontribusi terhadap kejadian bencana alam di Sulawesi Selatan dari tahun ke tahun. Misalnya banjir bandang yang merendam 5 Kabupaten/Kota yaitu Jeneponto, Gowa, Makassar, dan Maros. Semuanya disebabkan karena ketidaksiapan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di daerah dalam upaya mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Sumber--, Catatan akhir tahun 2019 Wahana lingkungan Hidup (WALHI). 


Sebagai contoh kasus penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah hulu Sungai Latuppa yang masuk kawasan hutan Negara yang berfungsi lindung, sangat berpotensi besar merusak ekosistem yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat, aktivitas tersebut bisa saja mencemari sungai yang berdampak langsung pada kualitas air baku sebagai sumber bagi pasokan distribusi Air PAM Tirta Mangkaluku untuk melayani hajat hidup masyarakat Palopo dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. 


Penambangan emas ilegal dalam bentuk pengambilan material bebatuan, dengan lokasi kegiatan berada pada titik kordinat LS: 03° 02' 04.0'' BT : 120° 06' 09.8" E 120° 02' 08.50", menurut informasi masyarakat telah berlangsung cukup lama, dan telah mendapat teguran dari Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan melalui UPT KPH Latimojong yang telah bersurat secara langsung kepada oknum yang diduga bertugas sebagai fasilitator dalam mengkordinir masyarakat setempat untuk diberdayakan sebagai pekerja. 


Sampai sekarang, permasalahan ini belum menemui titik terang terkait proses hukum yang berjalan, kita belum mendengar dari para penegak hukum untuk mengungkap dengan terang siapa oknum di balik kasus ini untuk bertanggung jawab secara hukum. Ini semakin mengindikasikan tentang dugaan keberpihakan penegak hukum dalam memproses kasus tersebut. 


Menjadi patron pelindung masyarakat demi keadilan hanyalah slogan, yang justru nampak malah terlihat sebagai pelindung para pelaku perusak linkungan. Fenomena ini sangat kontraproduktif bagi penegak hukum dalam memperbaiki citra mereka. Sebaliknya, hal ini dikhawatirkan memperburuk nama baik dan reputasi institusi mereka. 


Permasalahan lingkungan hidup tidak bisa terlepas dari peran aparat penegak hukum yang menjadi benteng keadilan dalam penegakan kasus lingkungan hidup. Dari berbagai macam kasus lingkungan hidup yang terjadi, kelemahan utama dalam penegakan hukum disebabkan kemungkinan kurangnya aparat penegak hukum di daerah yang bekerja secara profesional dalam mengungkap kasus-kasus lingkungan hidup. Artinya penegakan hukum di daerah belum berjalan dengan efektif sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan. 


Ketidaktegasan terhadap pelaku perusakan lingkungan merupakan bukti bahwa penegakan hukum masih jauh api dari panggang. Hal ini bisa saja disebabkan adanya keberpihakan oknum aparat penegak hukum terhadap para pelaku perusak lingkungan, yang disinyalir sarat akan kepentingan.


Maka dalam kasus ini, perlu kemudian masyarakat terlibat aktif dalam mengawasi setiap proses hukum di sektor lingkungan agar menjamin hukum itu dapat berdiri tegak untuk memberikan keadilan kepada setiap pihak, tanpa kesadaran ini proses hukum tak akan berjalan dengan maksimal.


Dan tak kalah penting, penegak hukum tak boleh mnegeleminir peran serta masyarakat dalam proses pengawasan setiap kasus-kasus yang ada di sektor lingkungan, dengan dalih untuk kepentingan penyelidikan dan sebagainya. (****) 


*) Penulis adalah aktivis pemerhati lingkungan di Kota Palopo.

NEGARA wajib hadir dalam menjamin pemenuhan hak setiap warganya untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana diamanatk...

Kapolres Palopo "Disambut" Aksi Demo BEM Fakultas Hukum Unanda


PALOPO- Aksi unjuk rasa digelar sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo, Senin (22/11/2021), di depan Mako Polres Palopo, Jln Oputosappaile. 



Dalam orasinya, para mahasiswa meminta aparat Kepolisian menegakkan supremasi hukum di Palopo. Mahasiswa BEM Fakultas Hukum Unanda, membawa tiga aspirasi yang ditujukan kepada Kapolres Palopo yang baru, AKBP Yusuf Usman SIk. 


Koordinator Aksi Fakultas BEM Unanda, Breggy Corado, kepada awak media ini, mengungkapkan ada 3 tuntutan yang akan disampaikan. 



Pertama, mengusut kasus pelecehan seksual. Kedua, mengusut oknum yang terlibat dugaan pencurian onderdil kendaraan dinas, ketiga mengusut dugaan keterlibatan oknum yang menerima setoran dari praktik judi kupon putih, peredaran obat terlarang, dan sobis. Hingga berita diturunkan, aksi demo masih berlangsung di depan Mako Polres. (ABK/ARSYAD)

PALOPO- Aksi unjuk rasa digelar sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas A...

159 Kasus Lakalantas Terjadi di Palopo Sepanjang Januari-Oktober


PALOPO- Sepanjang bulan Januari hingga Oktober 2021, kasus kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) yang terdata di wilayah hukum Polres Palopo sebanyak 159 kasus. 


Demikian dikatakan Kasat Lantas Polres, AKP Suryanto, melalui Kanit Laka, Iptu Marsuki SH, di ruang kerjanya Kamis (18/11/2021). Marsuki menyebutkan, 159 kasus laka itu menyebabkan 10 orang meninggal dunia, 12 orang luka berat, dan 207 orang luka ringan. "Mengenai data lengkapnya selama 1 tahun, akan kita ketahui setelah Operasi Lilin 2021 berakhir," ucap Marsuki. 


Lebih lanjut, Marsuki membeberkan ada beberapa titik rawan kasus laka di Palopo, seperti poros Km8 Dr Ratulangi-Kelurahan Buntu Datu, Jalan Jln Sudirman Kelurahan Sampoddo, dan Jln Pongsimpin-Kelurahan Mungkajang. 


Untuk menekan kasus laka, pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya pengendara agar selalu disiplin dan mematuhi peraturan berlalu-lintas. "Kasus laka yang terjadi biasanya diawali dengan pelanggaran, maka dari itu kita harapkan pengendara lebih tertib dan patuh terhadap aturan berlalu-lintas," tegas Marsuki. (ARSYAD/ABK)

PALOPO- Sepanjang bulan Januari hingga Oktober 2021, kasus kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) yang terdata di wilayah hukum Polres Palopo s...

Polres Palopo Gelar Operasi Zebra


PALOPO- Mulai Senin (15/11/2021) hari ini hingga 28 November mendatang, jajaran Polres Kota Palopo resmi menggelar operasi Zebra. 


Pelaksanaan Ops Zebra 2021 ditandai dengan digelarnya apel pasukan dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas menghadapi Natal dan Tahun Baru 2022, bertempat di depan Mako Polres Palopo, dengan dihadiri Kasatpol-PP Pemkot Palopo, Andi Farid Baso Rachim, Dandim 1403/SWG, Letkol (Inf) Gunawan, Ketua PN, dan seluruh aparat Kepolisian di Palopo.


Menurut Wakapolres Palopo, Kompol Sanodding SH, saat membacakan sambutan Kapolda Sulsel, mengungkapkan Ops Zebra diadakan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat mentaati peraturan lalu-lintas di jalan raya. 


"Terciptanya kepatuhan berlalu-lintas merupakan bagian dari cermin budaya bangsa dan cermin tingkat modernitas. Polri khususnya unit lalu-lintas terus berupaya menjalankan program prioritas Kapolri," kuncinya. (MUDZAKKAR DJABAL TIRA)

PALOPO- Mulai Senin (15/11/2021) hari ini hingga 28 November mendatang, jajaran Polres Kota Palopo resmi menggelar operasi Zebra.  Pelaksana...

BNN Palopo Ringkus Residivis Edarkan Sabu 48 Gram


PALOPO- Kinerja aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo dalam memberantas peredaran gelap Narkotika, patut mendapat acungan jempol. Di penghujung tahun ini, BNN berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat kurang lebih 48 gram. 


Dalam siaran Press Release-nya, Senin (15/11/2021), Kepala BNN Palopo, AKBP Ustim Pangarian, menyampaikan pihaknya, Senin (8/11/2021), berhasil menangkap seorang residivis pengedar sabu berinisial AI, di Jln Anggrek Non-Blok samping SMAN3 Palopo. 


Dari tangan AI petugas BNN menemukan barang bukti narkotika diduga jenis sabu seberat kurang lebih 48 gram atau hampir sebanyak 1 bal. Hasil pendalaman yang dilakukan BNN, sabu seberat kurang lebih 48 gram itu diperoleh AI dari temannya yang masih menjalani hukuman di Lapas Bolangi Makassar. 


"AI ini berstatus residivis dan pernah ditahan bersama Akil di Lapas. Kronologisnya, AI ini pernah dihukum pada 2017 silam dan baru bebas sekitar Maret lalu. Setelah menghirup udara bebas, AI sudah dua kali mengedarkan sabu, dalam aksinya yang kedua pada Senin lalu itulah AI kita amankan atas informasi dari masyarakat yang mengeluhkan adanya aktivitas peredaran Narkotika," terang Ustim Pangarian. 


Dikatakan Ustim Pangarian, pihaknya (BNN, red) sudah cukup lama melakukan profiling dan pembuntutan terhadap AI hingga yang bersangkutan dibekuk tanpa melakukan perlawanan. Setelah diusut barang haram (sabu-sabu, red) itu diperoleh AI dari Akil, AI hendak mengedarkan sabu tersebut atas perintah Akil yang saat ini masih mendekam di Lapas Bolangi. 


Atas perbuatannya itu, AI dijerat pasal 114 ayat 2 subs pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU No: 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. "Saat ini, kita masih terus mengusut jaringan peredaran narkoba ini," kunci Ustim Pangarian. (ARSYAD/ABK)

PALOPO- Kinerja aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo dalam memberantas peredaran gelap Narkotika, patut mendapat acungan jempol...

Lapas Kelas IIA Palopo Canangkan Zero Halinar


PALOPO- Perang terhadap penyalahgunaan alat komunikasi dan peredaran narkoba secara ilegal, terus digencarkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Palopo, dengan mendeklarasikan Zero Handphone, Pungutan Liar (Pungli), dan penyalahgunaan Narkoba (Halinar), Kamis (23/9/2021). 


Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Indra Sofyan, didampingi Kepala PLP-nya, Syamsul Bahri SH, menegaskan deklarasi Zero Halinar diadakan atas instruksi Dirjenpas, dan petugas serta warga binaan berkomitmen mewujudkan target menjadikan Lapas Kelas IIA Palopo bebas dari Halinar. 


"Tadi kita sudah deklarasikan Zero Halinar di kawasan Lapas Kelas IIA Palopo, seluruh komponen di Lapas siap bekerja profesional dalam rangka mendukung pencanangan Zero Halinar," tegas Indra Sofyan. 


Acara deklarasi perang terhadap alat komunikasi ilegal, pungli, dan narkoba tersebut, dihadiri 88 personil dan 15 perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Palopo. (RLS)

PALOPO- Perang terhadap penyalahgunaan alat komunikasi dan peredaran narkoba secara ilegal, terus digencarkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...

Sukses, 109 Warga Binaan Rutan Kelas IIB Masamba Jalani Vaksinasi


MASAMBA- Sebagai upaya mengendalikan penularan wabah COVID-19, Pemkab Luwu Timur bekerjasama Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Senin (2/8/2021), menggelar vaksinasi bagi 109 warga binaan di Rutan Masamba. 


Dalam keterangannya, Kepala Rutan Kelas IIB Masamba, Iskandar Djamil SH MH, mengungkapkan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan itu merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Lutim bersama Rutan Kelas IIB Masamba guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. 


"Vaksinasi massal ini terlaksana atas dorongan Bupati Lutim, Budiman Hakim. Sebelumnya saya telah berkoordinasi dengan beliau sekaitan program vaksinasi ini, hasilnya beliau merespons baik dan langsung mengirim Tim Nakes sebanyak 16 orang--, dipimpin Ibu Nurhapiah S.Kep NS," tutur Iskandar Djamil. 


Bahkan sehari sebelum acara, Kabid Yankes Dinas Kesehatan Lutim, Andi Tulleng SKM M.Kes, datang langsung ke Rutan Kelas IIB Masamba untuk mengecek ruang aula yang akan digunakan melaksanakan vaksinasi tergadap 109 warga binaan di sana. 

Secara pribadi dan kelembagaan, Iskandar Djamil, menyampaikan terimakasih atas support Bupati Lutim, Budiman Hakim, beserta Kadinkes, dr Rosmini M.Kes atas kepedulian mereka terhadap warga binaan di Rutan Kelas IIB Masamba. 


Ditambahkan Iskandar Djamil, vaksinasi massal ini terlaksana berkat arahan serta petunjuk dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI. "Vaksinasi telah berjalan sukses, walau demikian warga binaan tetap kita himbau selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokkes) COVID-19," imbuh Iskandar Djamil.


Andi Tulleng pada kesempatan itu menyampaikan Bupati Lutim, Budiman Hakim, sangat memperhatikan program vaksinasi kerjasama Pemkab Lutim dan Rutan Masamba. Saking pedulinya, Bupati Budiman tetap memprioritaskan vaksinasi di Rutan Kelas IIB Masamba meskipun stok vaksin di daerah berjuluk Bumi Batara Guru itu terbatas. (RLS/ABK)

MASAMBA- Sebagai upaya mengendalikan penularan wabah COVID-19, Pemkab Luwu Timur bekerjasama Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Masamba, Kabupa...

Hari Ini, Batas Akhir Penghapusan Denda Pajak di Samsat Palopo


PALOPO- Selama satu bulan, Samsat Kota Palopo, memberlakukan penghapusan denda pajak kendaraan kepada masyarakat. Tak ayal, kebijakan tersebut menuai respons luar biasa dari masyarakat. 


"Penghapusan denda pajak kendaraan ini, dimulai 1 Juni dan berakhir tanggal 30 Juni 2021, hari ini akan berakhir namun mudah-mudahan bisa ada penambahan," ujar Kanit Regident Satlantas Polres Palopo, IPDA F Patrick Siahaya SH. 


Setelah kebijakan penghapusan denda, pihaknya pada awal Juli 2021 mendatang akan melaksanakan razia di lapangan untuk menyasar para pengendara yang menunggak pajak kendaraannya. 


Lebih jauh, mantan Kanit Laka Polres Soppeng ini menambahkan, dalam rangka meningkatkan kenyamanan kepada warga yang melakukan pengurusan, pihaknya tengah melakukan berbagai pembenahan seperti ruangan pelayanan dan mencegah calo yang berkeliaran. (ARS/ABK)

PALOPO- Selama satu bulan, Samsat Kota Palopo, memberlakukan penghapusan denda pajak kendaraan kepada masyarakat. Tak ayal, kebijakan terseb...

Lapas Kelas IIA Palopo Keluarkan Kebijakan Pembebasan Asimilasi Rumah

Kepala PLP Lapas Palopo, Syamsul.

PALOPO- Sesuai Permenkumham No: 32 tahun 2020 tentang pemberian pembebasan narapidana/WBP melalui asimilasi rumah untuk memutus serta mencegah penyebaran Covid-19, Lapas Kelas IIA Palopo telah memberikan pembebasan asimilasi rumah sebanyak 88 orang. 


KPLP Lapas Kelas IIA Palopo, Syamsul, melalui Kasubsi Bimkeswat, Yushar SH, kepada Koran Akselerasi, Senin (28/6/2021) mengatakan, sejak Januari sampai Juni 2021, pihaknya telah mengeluarkan pembebasan asimilasi rumah untuk 88 narapidana yang memenuhi syarat administrasi dan substantif. 


"Jadi, kebijakan Permenkumham No 32/2020 ini, tidak dipungut biaya sepeserpun. Masyarakat harus memahami aturan ini, agar tak disalahgunakan oknum-oknum tertentu," tegas Yushar. 


Syarat pembebasan asimilasi rumah ini, pertama harus menjalani 2/3 masa hukuman, serta aktif mengikuti pembinaan selama di Lapas, dan untuk kebijakan Permen 32/2020 akan berakhir 30 Juni tahun ini. (ARSYAD/ABK)

Kepala PLP Lapas Palopo, Syamsul. PALOPO- Sesuai Permenkumham No: 32 tahun 2020 tentang pemberian pembebasan narapidana/WBP melalui asimilas...

Polres Palopo akan Gelar Vaksinasi Massal


PALOPO- Khusus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-75 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2021, Polres Palopo akan melaksanakan vaksinasi secara massal untuk penduduk Kota Palopo. 


Dihubungi Rabu (23/6/2021), Kabag Ops Polres Palopo, Kompol Sanodding, menyampaikan Polres akan menyediakan 2000 dosis vaksin. 



Dikatakan Sanodding, vaksinasi diperuntukkan bagi masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas. Kegiatan ini, bertujuan memerangi Covid-19 yang saat ini masih belum mereda akibat munculnya virus Corona varian baru asal India. 


"Kegiatan vaksinasi ini kita mulai laksanakan pada tanggal 26 hingga 29 Juni. Agendanya dibagi dua tahap," papar Sanodding. 



Dimana, pada tahap pertama vaksinasi massal dipusatkan di Lapangan Pancasila Palopo tanggal 26 Juni, untuk vaksinasi di tanggal 27, 28, dan 29 berlangsung pada masing-masing Puskesmas se Palopo. Saat akan divaksin, warga diminta membawa KTP sebagai bukti domisili.


"Kita berharap, melalui vaksinasi HUT Bhayangkara ke-75 ini masyarakat Palopo bisa aman dari ancaman Covid-19," kunci Sanodding. (ARSYAD/TOM)

PALOPO- Khusus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-75 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2021, Polres Palopo akan melaksanakan vaksi...

IPDA Andi Akbar Pimpin Penangkapan 4 Pelaku Pengeroyokan di Benteng Raya


PALOPO- Kasus pengeroyokan yang dialami Syahrir Pair (17), warga Jl Durian No: 71 C, Kelurahan Lagaligo, Kecamatan Wara, Kota Palopo, berhasil diungkap jajaran Polsek Wara. Empat dari lima pelaku penganiayaan itu, kini telah diamankan aparat Kepolisian. Sementara satu di antaranya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron.

Penangkapan keempat pelaku, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Wara, IPDA Andi Akbar SH MH, Sabtu (16/5/2021), mereka yang diamankan masing-masing RA (19), AF (26), AA (16), dan AB (29). Keempat pelaku dijerat pasal 80 ayat (1) UU RI No: 35 tahun 2014 tentang perubahan UU No: 23 tahun 2020 tentang perlindungan anak. "Empat sudah kita amankan, satu pelaku lainnya tengah dalam pencarian," tegas IPDA Andi Akbar.

Sekedar diketahui, peristiwa itu terjadi, Jumat (14/5/2021) lalu, di wilayah Benteng Raya Palopo, korban sedang bertamu di rumah temannya, namun entah dipicu masalah apa, tiba-tiba saja para pelaku muncul menyuruh korban keluar rumah dan melakukan penganiayaan secara bersama-sama. Setelah melaporkan kejadian yang dialaminya, polisi langsung bergerak cepat mengamankan kawanan pelaku pengeroyokan Syahrir. 

Kasubag Humas Polres Palopo, AKP Edi S, kepada wartawan Senin (17/5/2021), membenarkan penangkapan keempat pelaku pengeroyokan di Benteng Raya, untuk satu orang pelaku lainnya yang berstatus DPO, pihaknya menghimbau agar segera menyerahkan diri. (TOM)

PALOPO- Kasus pengeroyokan yang dialami Syahrir Pair (17), warga Jl Durian No: 71 C, Kelurahan Lagaligo, Kecamatan Wara, Kota Palopo, berhas...

BNN Palopo Target 3 LKN per Tahun


PALOPO- Memasuki 2021, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, berupaya untuk  terus meminimalisir peredaran narkoba, melalui beberapa program tahunan. 

Kepala BNN Palopo, AKBP Ustim Pangarian, saat ditemui, Senin (11/1/2021), menyebut di tahun ini, pihaknya tetap menjalankan beberapa program rutin. 


"Sejumlah program tetap kita yang berlanjut di 2021, seperti pencegahan/pemberdayaan, Bimtek Penggiat Anti Narkoba, Talkshow Edukasi dan Pembinaan," ungkap mantan Kapolsek Wara itu. 


BNN Palopo pada tahun ini, menargetkan 3 Laporan Kasus Narkotika (LKN). Jumlah tersebut, bisa saja bertambah hingga 5 LKN. "Sepanjang tahun 2020 kemarin, kami memproses lima kasus yang terdiri 10 orang tersangka (bandar dan pengedar), dan barang bukti sebanyak 200 gram sabu-sabu," kuncinya. (ARSYAD/ABK) 





PALOPO- Memasuki 2021, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, berupaya untuk  terus meminimalisir peredaran narkoba, melalui beberapa p...

DPO Kasus Pemarangan di Palopo Tertangkap Usai Curi Motor


PALOPO- Tim Resmob Polres Kota Palopo, Rabu (6/1/2021), mengamankan seorang pemuda berinisial As (29), yang ditengarai sebagai pelaku pencurian sepeda motor, di Jalan Durian Palopo, depan gedung BRC, Minggu 27 Desember 2020 lalu, sekitar pukul 05.30 WITA, dengan korbannya bernama Nurul Fadilla yang mengadu ke sentra pelayanan kepolisian (SPK) Polres Palopo. 


Setelah diperiksa dan didalami, ternyata As yang merupakan warga di perumahan Grand Songka, Kelurahan Purangi, Kecamatan Wara Selatan (Warsel), merupakan DPO kasus penganiayaan yang terjadi pada 3 Desember 2020 lalu, dengan korban Indra Wahyu Saptaji. 


Diketahui, dalam kasus tersebut As diadukan ke polisi, karena diduga memarangi Indra Wahyu Saptaji, hingga yang bersangkutan dinyatakan buron. 


Selain As, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor merk Honda Genio warna merah putih. Akibat perbuatan itu, As terancam dijerat pasal 363 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun. (TOM) 


PALOPO- Tim Resmob Polres Kota Palopo, Rabu (6/1/2021), mengamankan seorang pemuda berinisial As (29), yang ditengarai sebagai pelaku pencur...

Diduga Dianiaya, Pengacara Pedagang PNP Palopo Melapor ke Polisi


PALOPO- Kasus dugaan penganiayaan menimpa salah-satu pengacara di Kota Palopo, Syahrul SH, Sabtu (21/11/2020) lalu, di kawasan Pusat Niaga Palopo. Atas kejadian itu, Syahrul mengadukan kasus dugaan penganiayaan dirinya ke Polres Palopo. 


Laporan polisi bernomor: STTLP/224/XI/YAN 2.5/2020/SPKT milik Syahrul, ditandatangani Kanit II SPKT Polres Palopo, Aiptu Saifuddin. 


Di hadapan petugas, Syahrul menguraikan peristiwa yang ia alami, terkait kapasitasnya selaku kuasa hukum dari pemilik Toko Pembangunan Hj Asiah Maddiyarah yang terletak di kawasan PNP Jalan KH Ahmad Dahlan. 


"Kejadiannya Sabtu kemarin, pukul 16.15 Wib. Saat berada di sekitar toko klien saya, dua orang datang menarik dan memaksa saya ke kantor polisi. Akibat tarikan itu, saya terjatuh, mereka memutar tangan saya dan bahkan ada yang memukul bagian belakang kepala saya," ujar Syahrul, Minggu, 22 November 2020.


Sebagai korban, Syahrul mengharapkan aparat Kepolisian segera menindaklanjuti laporannya dengan menangkap kedua oknum yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap dirinya. 



Sebelumnya, rekaman video yang menayangkan peristiwa dugaan penganiayaan terhadap Syahrul telah beredar luas. (RILIS) 


PALOPO- Kasus dugaan penganiayaan menimpa salah-satu pengacara di Kota Palopo, Syahrul SH, Sabtu (21/11/2020) lalu, di kawasan Pusat Niaga P...

Satlantas Palopo Apel Kesiapan Operasi Zebra 2020


PALOPO- Dipimpin langsung Kasatlantas Polres Palopo, Iptu Muh Tang SH MH, apel kesiapan pelaksanaan Operasi Zebra 2020, resmi digelar di Kota Palopo, Sabtu (31/10/2020).

Dalam apel tersebut, Satlantas membagikan 600 lembar masker, 50 dos Snack, dan bahan Sembilan Kebutuhan Pokok (sembako) NHL paket. 

Jajaran Satlantas ikut melakukan pemasangan stiker, masing-masing untuk pengendara roda dua sebanyak 80 unit, pengendara roda empat sebanyak 40 unit, dan pengendara roda enam sebanyak 30 unit. 

Hadir pada aple tersebut, Kaur Bin Pos Sat Intelkam Polres Palopo, Iptu Unias Tangkin SH, Kanit Dikyasa Satlantas, Iptu Tabitha, Kanit Patroli, Ipda Marzuki SPd, dan seluruh personil polres yang terlibat dalam Ops Zebra 2020. (TOM)

PALOPO- Dipimpin langsung Kasatlantas Polres Palopo, Iptu Muh Tang SH MH, apel kesiapan pelaksanaan Operasi Zebra 2020, resmi digelar di Kot...

EDAN! Ayah Cabuli 2 Anak Kandungnya Sendiri

Pelaku kasus dugaan pencabulan diamankan di Polres Palopo.

PALOPO- Tim Resmob Satreskrim Polres Palopo, diback-up TMC Resmob Polda Sulsel, dan Unit V Satintelkam Polres Palopo, Sabtu, 3 Oktober 2020 lalu, menangkap seorang pria, KS (37), warga homebase Batu, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, atas dugaan kasus pencabulan yang dilakukan pelaku terhadap kedua anak kandungnya sendiri. 

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Aris Abubakar SH MH, dalam press realise-nya, Minggu (4/10/2020), menguraikan bahwa, KS dilaporkan oleh istrinya sesuai nomor laporab polisi: LPB/ 181/X/2020/SPKT tertanggal, 2 Oktober 2020. 

Dari keterangan KS, ia mengaku telah mencabuli/menyetubuhi kedua anaknya, yakni AI (15) sebanyak 10 kali dan AR (13) sebanyak 6 kali. Perbuatan tersebut, KS lakukan sejak tahun 2018 silam.  

Setiap selesai melakukan aksi biadab-nya itu, KS mengancam akan membunuh kedua anaknya tersebut apabila korban menceritakan kejadian yang mereka alami ke orang lain. "Kini, kasusnya dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," pungkas AKP Andi Aris Abubakar. (RLS-TOM) 

Pelaku kasus dugaan pencabulan diamankan di Polres Palopo. PALOPO- Tim Resmob Satreskrim Polres Palopo, diback-up TMC Resmob Polda Sulsel, d...

Satlantas Polres Palopo Dialog Interaktif Penerapan E-Policing

Dialog interaktif E-Policing yang digelar Satlantas Polres Kota Palopo.
PALOPO- Menyambut HUT Lalu-lintas (Lantas) Bhayangkara ke-65 yang jatuh pada 22 September 2020, Satlantas Polres Palopo, Jumat (18/9/2020), menggelar dialog interaktif dengan tema 'Implementasi E-Policing Fungsi Lantas di Era Digital Menuju Indonesia Emas 2045' bertempat di ruang Aula Hotel Harapan Palopo. 

Kasat Lantas Polres Palopo, Iptu Muh Tang, menerangkan penerapan E-Policing masih dalam tahap sosialisasi menuju era digital Indonesia Maju 2045. 

"E-Policing merupakan sebuah terobosan maju dalam peningkatan pelayanan yang cepat, tepat, akurat, transparan, akuntabel, informatif dan mudah dijangkau," terang Iptu Muh Tang. 

Perwakilan dari kaum milenial, Andi Polyogama Anthon, mengapresiasi penerapan E-Policing dalam memajukan perlalulintasan,  hanya saja implementasi E-Policing tersebut harus disosialisasikan secara menyeluruh kepada masyarakat terkhusus bagi generasi muda. Kegiatan ini, dihadiri antara lain, Anthon (Samsat Palopo), Kepala PT Jasa Raharja, Roy Januar, Andi Baso (Dishub), tokoh Agama, dan para kaum milenial. (RLS-MUSAKKAR DJABAL TIRA)

Dialog interaktif E-Policing yang digelar Satlantas Polres Kota Palopo. PALOPO- Menyambut HUT Lalu-lintas (Lantas) Bhayangkara ke-65 yang ja...

Samsat Palopo Optimalkan Pelayanan Prima

 

Kanit Regident Polres Palopo, Iptu Ansar.
PALOPO- Di tengah masa pandemi COVID-19, Samsat Kota Palopo, terus berupaya meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. 

Kanit Regident Polres Palopo, Iptu Ansar, kepada Koran Akselerasi, Kamis, 13 Agustus 2020, menyebutkan salah-satu inovasi pelayanan yang dibuat yakni pelayanan cepat, efektif, dan efisien. 

Pihaknya juga melaksanakan pelayanan sesuai protokol kesehatan, yakni jaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan. Ini sebagai bentuk mengedukasi warga agar terhindari dari penyebaran virus Corona.

"Empat bulan lalu, saat pandemi COVID-19 pelayanan sedikit menurun. Akan tetapi, setelah New Normal, pelayanan berangsur-angsur membaik. Intinya, kita berupaya untuk terus menyuguhkan pelayanan prima ke masyarakat," kunci Iptu Ansar. (ARSYAD/ABD KAHAR)


  Kanit Regident Polres Palopo, Iptu Ansar. PALOPO- Di tengah masa pandemi COVID-19, Samsat Kota Palopo, terus berupaya meningkatkan pelayan...

Polres Palopo "Bongkar" Kasus Curanmor & Pencurian Ternak

Polres Palopo saat menggelar konferensi pers.
PALOPO- Dua kasus berhasil diungkap Tim Resmob Satreskrim Polres Palopo, yakni kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kasus pencurian ternak. Kapolres Palopo, AKBP Alfian Nurnas SIk SH MH, mengungkapkan hal itu dalam konferensi pers-nya, Senin (27/7/2020) siang tadi. 

"Kasus curanmor ini berhasil kita amankan 2 terduga pelaku di Jl Sungai Pareman, Belopa, Kabupaten Luwu, sedang kasus pencurian ternak diamankan satu terduga pelaku di Jl Malaja 2, Palopo," imbuh AKBP Alfian Nurnas. 

Dua terduga pelaku curanmor yang diciduk berinisial Ar (21), dan An (22), serta satu terduga pelaku pencurian ternak inisial Sn (43). Selain terduga pelaku, pihaknya mengamankan barang bukti empat ekor sapi dan 11 motor. 

Ketiga terduga pelaku ini, terancam dijerat pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara. (TOM)



Polres Palopo saat menggelar konferensi pers. PALOPO- Dua kasus berhasil diungkap Tim Resmob Satreskrim Polres Palopo, yakni kasus pencurian...

Danramil Malangke dan Tim Mabes Polri Tinjau Tumpukan Kayu Gelondongan

LUTRA- Dugaan maraknya aksi pembalakan liar yang menjadi pemicu banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, disikapi tim Mabes Polri, dengan terjun melakukan penyelidikan di Desa Wara, Kecamatan Malangke Barat, Kamis (23/7/2020). 

Tim Polri yang terdiri dari 3 orang personil Primsus Mabes Mabes Polri, 3 orang personil Primsus Polda Sulsel, 3 orang Timsus Polres Lutra, beserta 3 orang tim dari Dinas Kehutanan Sulsel, mengunjungi lokasi tumpukan kayu gelondongan dalam jumlah besar yang terbawa arus saat banjir bandang meluap melalui aliran Sungai Rongkong, beberapa waktu lalu, di Dusun Rakki-rakki, Desa Wara. Tim ini, didampingi Danramil 1403-10 Malangke, Kapten (Inf) Amir Sahabu.

Usai mengecek kondisi fisik kayu gelondongan tersebut, tim Mabes Polri mengambil keterangan dua orang kepala desa. 

Dua kades yang ditemui tim, yakni Kades Limbong Wara, Andi Mahmuddin, beserta Kades Wara, Basruddin. Petugas dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, juga hadir menyertai kunjungan tim dari Mabes Polri dan Polda Sulsel. (RLS/TOM)


LUTRA- Dugaan maraknya aksi pembalakan liar yang menjadi pemicu banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, disikapi tim Mabes Polri, dengan ter...


Top