ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga

Polisi Ringkus DPO Kasus Pencurian dan Pemberatan

Pelaku dugaan pencurian dan pemberatan yang diamankan Polsek Wara.
AKSELERASI- Setelah tiga bulan buron, Jimmy Yosikawa, pelaku kasus pencurian dan pemberatan akhirnya diciduk tim Reskrim Polsek Wara, Rabu, 15 Januari 2020.

Ia diringkus polisi saat berada di salah-satu kamar kost di Jl KH Akhmad Razak Palopo. Panit Reksrim Polsek Wara, Ipda Andi Akbar SH, yang memimpin penangkapan, menerangkan Jimmy ditangkap atas dua laporan polisi.

"Saudara Jimmy Yosikawa ini, pernah mencuri sepasang peleg motor, aksi itu ia lakukan bersama pelaku lainnya, Sabri, yang lebih dulu berkasnya telah dilimpahkan ke JPU. Dari hasil interogasi, Jimmy mengaku resedivis 9 kasus pencurian ternak, HP, dan penjambretan," terang Ipda Andi Akbar.

Kini, Jimmy Yosikawa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Ia dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4e 5e KUHPidana. (TOM)

Pelaku dugaan pencurian dan pemberatan yang diamankan Polsek Wara. AKSELERASI- Setelah tiga bulan buron, Jimmy Yosikawa, pelaku kasus pe...

Pelaku Penganiayaan Warga Pompengan "Dijemput" Polisi

Tim Reskrim Polsek Wara menangkap pelaku penganiayaan salah-satu warga Pompengan.
AKSELERASI- Pelarian Supriadi alias Aco, warga Kompleks Cempaka, Kelurahan Pajalesang, Kota Palopo, akhirnya terhenti setelah dua bulan berstatus buron Polsek Wara.

Ia (Supriadi) 'dijemput' tim Reskrim Polsek Wara, Jumat (10/1Suardi dinihari tadi, akibat dilaporkan menganiaya Risal, warga Pompengan, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, 10 November 2019 lalu.

Panit Reskrim Polsek Wara, Ipda Andi Akbar SH, yang memimpin langsung penangkapan Suardi, menjelaskan kronologis kejadian, dimana pada bulan November tahun lalu, korban dan pelaku tengah pesta minuman keras (miras) di warung ballo milik warna. Namun suasana berubah gaduh, tiba-tiba pelaku melempar korban menggunakan botol Bir yang mengenai wajah Risal. Akibat lemparan itu, pelipis kiri korban luka robek.

"Atas perbuatannya ini, Saudara Suardi kita kenakan pasal 351 ayat (1) KUHPidana," tegas Ipda Andi Akbar. (TOM)

Tim Reskrim Polsek Wara menangkap pelaku penganiayaan salah-satu warga Pompengan. AKSELERASI- Pelarian Supriadi alias Aco, warga Komplek...

Polres Lutra Tekan Angka Kriminalitas

Kasat
Kasat Reskrim Polres Lutra, AKP Rijal.
AKSELERASI- Kegiatan patroli rutin yang diterapkan jajaran Polres Luwu Utara, cukup efektif menekan angka tindak kriminalitas di wilayah itu.

Kasat Reskrim Polres Lutra, AKP Rijal S.Sos, kepada Koran Akselerasi, menyebut bahwa, patroli di seluruh desa se Lutra, mampu meminimalisir kasus tindak kejahatan dan ancaman gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat (kamtibmas).

Penurunan itu, terlihat di bulan Mei 2019 lalu, Satreskrim Polres Lutra, memproses 48 berkas kasus. Jumlah itu, menurun menjadi 38 berkas kasus di bulan Juli 2019.

"Saya kira, bekurangnya tindak kejahatan ini merupakan buah dari kerja keras segenap personil, serta kerja sama kita dengan para stakeholder terkait," cetusnya. (ARSYAD/MUDZAKKAR DJABAL TIRA)

Kasat Reskrim Polres Lutra, AKP Rijal. AKSELERASI- Kegiatan patroli rutin yang diterapkan jajaran Polres Luwu Utara, cukup efektif mene...

Terlibat Pencurian & Penggelapan, Polres Palopo Ciduk 2 Warga Bua

Pelaku
Pelaku pencurian HP yang diringkus aparat Polres Palopo.
AKSELERASI- Aksi pencurian yang selama ini merajalela di rumah-rumah kost, akhirnya satu per satu berhasil diungkap aparat Polres Palopo.

Seorang pelaku, AS (31), berhasil diciduk, Selasa, 18 Desember 2018 lalu, di Dusun Lamone, Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Selain AS, polisi masih mengejar rekan pelaku lainnya yang bernisial, AC.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, Rabu (19/12/2018) menyebut, AS melancarkan aksi pencuriannya, Senin, 17 Desember 2018 lalu, di kamar kost milik Rahman, yang berada Jln Andi Kambo. 

Saat kejadian, korban (Rahman, red) kehilangan satu buah HP jenis Vivo. HP curian itu lalu dijual pelaku dan kawannya, seharga Rp200 ribu ke salah-satu warga.

Di saat bersamaan, Polres Palopo kembali menangkap satu orang warga Bua lainnya, KS (21), yang tersangkut kasus penggelapan enam unit motor.

"Untuk pelaku yang satu ini, dia menggadaikan enam unit motor milik orang lain, dua diantaranya punya pacar pelaku. Kasus tersebut, masih dalam tahap penyidikan," kunci AKP Ardy Yusuf. (ARI)

Pelaku pencurian HP yang diringkus aparat Polres Palopo. AKSELERASI - Aksi pencurian yang selama ini merajalela di rumah-rumah kost, akh...

Warga Palopo Dikeroyok di Towuti, Pelakunya Belum Diringkus Polisi

Hilarius, warga Palopo yang mengalami pengeroyokan di Towuti.
AKSELERASI- Kejadian pengeroyokan dan penikaman menimpa, Hilarius (32), warga Jalan Anggrek, Kota Palopo, Selasa (4/12/2018) lalu, di Mahalona, Kabupaten Luwu Timur. Pelaku penganiayaan pria yang berprofesi sebagai sopir angkutan itu disebutkan berjumlah 15 orang, dan hingga saat ini tak satupun diantara pelaku yang diamankan polisi.

"Kronologisnya, salah-satu pelaku meminta saya mengantarkan barangnya di sebuah warung yang berada di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti. Setelah saya antar barang itu, Edi menghubungi saya dan mengatakan barang yang dititip di warung tersebut raib, jadi saya langsung kembali ke lokasi untuk mengecek kabar tersebut," kisah Hilarius.

Namun, saat Hilarius tiba di warung barang yang disebutkan hilang masih ada dan utuh. Pada saat itu, Edi juga berada di tempat.

"Saya langsung sampaikan ke Edi, bahwa barangnya masih ada. Tetapi, ketika saya hendak pulang ia (pelaku, red) memaki dan langsung menikam paha sebelah kiri saya," aku Hilarius saat ditemui di RS Bintang Laut, Kamis (6/12/2018) malam tadi.

Rekan-rekan pelaku lainnya langsung ikut melakukan pengeroyokan terhadap Hilarius, wajah korban babak belur dihajar Edi dan kawan-kawan.

Kasus penganiayaan berat yang dialami Hilarius, langsung dilaporkan rekan korban yang bernama Arki, ke Polsek Towuti, dengan laporan nomor: STBL/56/XII/2018/SPKT.

"Saya selaku rekan dan mewakili keluarga korban meminta aparat Kepolisian cepat mengamankan para pelaku. Jika tidak ada penanganan lebih lanjut dari polsek, masalah ini akan kami bawa ke Polres Luwu Timur," tegas Awaluddin. (ARI)


Hilarius, warga Palopo yang mengalami pengeroyokan di Towuti. AKSELERASI- Kejadian pengeroyokan dan penikaman menimpa, Hilarius (32), w...

Polisi Sergap 14 Pelaku Judi Togel Online di Palopo

Polres Palopo
Polres Palopo saat menggelar konferensi pers terkait hasil pelaksanaan Operasi PEKAT.
AKSELERASI- Melalui Operasi Penyakit Masyarakat (PEKAT), jajaran Polres Palopo, berhasil membongkar sindikat perjudian togel online yang belakangan diduga marak.

Baru dua pekan berjalan, operasi PEKAT mampu menggulung 14 pelaku judi togel online. Tiga dari 14 orang yang diamankan itu wanita, dan satu orang lainnya, merupakan bandar besar di Jln KH Akhmad Kasim. Di hadapan polisi, 14 pelaku mengaku menggeluti judi togel online karena terhimpit masalah keuangan, serta keuntungan besar.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf SIk, dalam siaran persnya Selasa (27/11/2018) sore tadi, membenarkan penangkapan itu. Ke-14 pelaku judi togel online ini, sebut AKP Ardy Yusuf, dijerat pasal 303 KUHPidana, tentang perjudian. Ancaman hukumannya, 10 tahun penjara.

"14 tersangka judi togel online ini kita amankan di lokasi yang berbeda-beda, selain mereka ada sejumlah barang bukti yang kami sita, seperti uang tunai senilai Rp2 juta lebih, kartu joker, kartu domino, dua kartu ATM, HP, dan bukti nomor pemasangan," imbuh AKP Ardy Yusuf. (ARI)

Polres Palopo saat menggelar konferensi pers terkait hasil pelaksanaan Operasi PEKAT. AKSELERASI- Melalui Operasi Penyakit Masyarakat (...

Main Judi Kartu, 3 IRT di Palopo Diciduk Polisi

Judi
Tiga IRT dan dua pelaku pria lainnya diciduk aparat Polres Palopo usai diduga bermain judi kartu. 
AKSELERASI- Lantaran kepergok bermain judi kartu, tiga Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kota Palopo, masing-masing Fatma (45), Windi (35), keduanya warga Jln Sungai Rongkong, dan Devi (31), warga Jln A Pangeran, Selasa (20/11/2018) malam, sekitar pukul 23.00 Wita, terpaksa digelandang ke kantor polisi, bersama dua pelaku pria lainnya, Sumardi (60), warga Jln KHM Kasim, dan Latang (49), warga Jln Sungai Rongkong.

Ipda Abd Madjid Maulana SH, yang memimpin penggerebekan menyebut, perjudian jenis kartu joker (song) itu, berlangsung di Jln Sungai Rongkong, Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara.

Di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), polisi mengamankan barang-bukti diantaranya satu set kartu joker, dan uang tunai Rp686 ribu. Hingga saat ini, kelima warga tersebut tengah menjalani pemeriksaan di Mako Polres Palopo.

"Penangkapan lima pelaku judi ini, atas informasi dari warga sekitar yang cukup resah dengan aktifitas mereka, hingga kita tindak lanjuti laporan itu dan berhasil menemukan pelaku sedang bermain judi kartu," tutur Ipda Abd Madjid Maulana. (ARI)

Tiga IRT dan dua pelaku pria lainnya diciduk aparat Polres Palopo usai diduga bermain judi kartu.  AKSELERASI- Lantaran kepergok bermain...

Apes, Ketua KPM UNCP Nyaris Dikampak!

Keroyok
Pengeroyokan. ----Foto ilustrasi----.
AKSELERASI- Nasib nahas nyaris menimpa Mikha, mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Ia dikeroyok enam orang tak dikenal, Kamis, 20 September 2018, sekitar pukul 23.10 Wita, di Jln Andi Djemma, Kota Palopo.

Belum diketahui secara persis, motif atau penyebab pengeroyokan yang dialami Ketua Pemilihan Mahasiswa (KPM) UNCP itu.

Korban yang ditemui, Jumat (21/8/2018), mengaku diserang enam orang saat melintas di Jln Andi Djemma, tepatnya di depan studi foto Segitiga Emas. Waktu itu, Mikha hendak menuju kontrakannya di Jln Dermawan. Di tengah jalan, ia dikeroyok. Salah-satu pelaku, kata Mikha, menyerang dirinya menggunakan kampak.

"Saya hampir dikampak andai tidak cepat menghindar, untung hanya luka tergores saja," ujar Mikha.

Kanit Patroli Polres Palopo, Aiptu Amsal, yang mengetahui adanya peristiwa pengeroyokan terhadap Mikha, langsung menuju Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) bersama personilnya. Namun, di lokasi pelaku sudah duluan kabur.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, menyatakan keenam pelaku dalam pengejaran. Motif penyerangan terhadap Mikha, pun masih dalam pendalaman. (ARI)

Pengeroyokan. ----Foto ilustrasi----. AKSELERASI- Nasib nahas nyaris menimpa Mikha, mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Ia...

18 Pelaku Kejahatan di Palopo Terjaring Operasi Sikat Lipu

Polres Palopo
Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, saat menggelar konferensi pers.
AKSELERASI- Pelaksanaan Operasi Sikat Lipu 2018 di Kota Palopo, berjalan lancar. Sejak dimulai, 29 Agustus lalu, Operasi Sikat Lipu yang resmi berakhir 17 September 2018 kemarin, mampu menjaring 18 pelaku kejahatan.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf SE SIk, dalam konferensi persnya Selasa (18/9/2018) siang tadi menyebut bahwa, ke-18 pelaku kejahatan itu 15 orang diantaranya merupakan non target operasi. Sementara, tiga orang lainnya masuk dalam target operasi (TO) aparat Polres Palopo.

"Dari 18 penangkapan kami mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain dua unit sepeda motor, enam hand phone, satu kunci leater T, satu tas perempuan, satu dompet, dan satu cadar," urai AKP Ardy Yusuf.

Rincian kasus dari 18 pelaku kejahatan yang diringkus Polres Palopo, 14 orang kasus pencurian dan pemberatan (curat), dua orang kasus pencurian dengan kekerasan (curas), dan dua orang kasus penganiayaan.

Saat ini, tiga pelaku yang masuk target operasi telah dilimpahkan ke kejaksaan sementara 15 lainnya termasuk lima orang di bawah umur, menunggu P21. Meski demikian, ke-18 pelaku tersebut telah menyelesaikan berkas tahap keduanya.

AKP Ardy Yusuf menambahkan, Polres Palopo tak henti-henti terus berupaya menekan tindak kriminalitas di wilayah hukumnya.

"Pelaksanaan Ops Sikat Lipu 2018, berhasil atas dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, serta seluruh lapisan masyarakat," tegas AKP Ardy Yusuf. (ARI)

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, saat menggelar konferensi pers. AKSELERASI- Pelaksanaan Operasi Sikat Lipu 2018 di Kota Pa...

Polres Palopo Amankan Pelaku Jambret di Jalan Pongsimpin

Begal
Pelaku penjambretan di Jalan Pongsimpin Palopo telah diamankan di Mapolres Palopo.
AKSELERASI- Kasus penjambretan kembali marak terjadi di Kota Palopo. Kali ini, korbannya Risnawati (38), salah-seorang Ibu Rumah Tangga (IRT). Tasnya dirampas paksa saat berboncengan dengan suami, Rabu (5/8/2018) malam lalu, di seputaran Jalan Pongsimpin, Kota Palopo.

Beruntung, pelakunya, Syamsul Alam (33), bisa langsung diciduk. Suami korban, langsung mengejar pelaku. Dalam aksi kejar-kejaran itu, Syamsul Alam terjatuh dari motor Yamaha Mio yang dikendarainya. Atas bantuan warga, pelaku berhasil diringkus lalu diamankan ke kantor polisi.

"Pelaku penjambretan, Syamsul Alam, terjatuh dari motor ketika kejar-kejaran dengan suami korban, sekarang warga Jln Sungai Angkona, Kelurahan Salobulo itu, sementara menjalani pemeriksaan intensif," jelas Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf SE SIk, saat dikonfirmasi, Kamis (6/9/2018).

Selain pelaku, aparat Polres Palopo menyita sejumlah barang bukti seperti8 motor Yamaha Mio milik pelaku, tas hasil jambretan berisi dua dompet, dan dua hand phone milik korban. (ARI) 

Pelaku penjambretan di Jalan Pongsimpin Palopo telah diamankan di Mapolres Palopo. AKSELERASI- Kasus penjambretan kembali marak terjadi...

Diduga Perkosa Siswi SMA Sebanyak 2 Kali, Bapak Kos Diadukan ke Polisi

Kapolsek
Kapolsek Waru, Iptu Idris.
AKSELERASI- Perbuatan bejat WN (45), terhadap penghuni kosnya, HR (17), berujung ke ranah hukum. Akibat diadukan ke polisi memperkosa HR sebanyak dua kali, membuat WN harus mendekam di balik jeruji sel Polsek Wara Utara, Kota Palopo.

Kapolsek Wara Utara, Iptu Idris SH, saat dikonfirmasi, Senin (20/8/2018), membenarkan pelaporan korban. Pihak penyidik Polsek Wara masih terus mendalami kasus dugaan pemerkosaan tersebut.

"Kita belum dapat memastikan status kasus ini, pemerkosaan atau pencabulan. Sebab, keterangan pelapor dengan terlapor berbeda satu sama lain," tegas Iptu Idris.

Sementara, berdasarkan laporan HR, dirinya mengaku telah diperkosa WN yang merupakan pemilik kos yang ia tempati, sebanyak dua kali. Kejadian yang dialami siswi salah-satu SMA di Palopo itu, berlangsung 10-13 Agustus lalu, di Kelurahan Balandai. Saat kejadian, HR mengaku disumpal mulutnya menggunakan lakban kemudian diikat sarung oleh WN.

Sementara, WN menyangkal pengakuan HR. Menurut WN, dirinya tidak pernah menyumpal mulut HR dengan lakban dan mengikatnya dengan sarung.

HR melaporkan perbuatan WN, Minggu (19/8/2018) lalu, ke Polsek Wara Utara, dalam kasus dugaan tindak pidana pemerkosaan. (ARI)

Kapolsek Waru, Iptu Idris. AKSELERASI- Perbuatan bejat WN (45), terhadap penghuni kosnya, HR (17), berujung ke ranah hukum. Akibat diad...

Kantongi 1 Saset Kecil Sabu, Warga Pontap Diciduk Polisi

Narkoba
Supriadi, saat diamankan di Polres Palopo.
AKSELERASI- Akibat kepergok membawa satu saset paket kecil narkoba jenis sabu-sabu, Supriadi, warga Jalan Lingkar (Tanjung Ringgit), Kelurahan Pontap, Kota Palopo, Minggu (5/8/2018), langsung diciduk aparat Satres Narkoba Polres Palopo.

Pelaku yang berusia 23 tahun, tak berkutik saat digeledah polisi. Selain satu saset kecil sabu, polisi menyita satu buah HP Samsung dari tangan Supriadi sebagai barang bukti.

Kasatres Narkoba Polres Palopo, AKP Zainuddin, yang dikonfirmasi, Senin (6/8/2018), menjelaskan penangkapan lelaki Supriadi, dengan cara undercover buy yang dilakukan petugas Satres Narkoba Polres Palop. Di hadapan penyidik, Supriadi mengaku mendapat narkoba tersebut, dari lelaki berinisial, GT, di Jln Oputosappaile. Saat membeli paket sabu, Supriadi, ditemani rekannya, DS, warga Jln Yosdar Palopo. Namun, saat penangkapan berlangsung, DS berhasil kabur lebih awal.

"Hingga saat ini, kami masih mendalami keterangan Supriadi, terkait kepemilikan sabu-sabu yang dikuasainya," sebutnya. (ARI) 

Supriadi, saat diamankan di Polres Palopo. AKSELERASI- Akibat kepergok membawa satu saset paket kecil narkoba jenis sabu-sabu, Supriadi...

Diduga Cubit Siswanya Hingga Lebam, Oknum Guru SMPN 8 Palopo Dipolisikan

Korban
Siswa SMPN 8 Palopo, MF, melaporkan oknum gurunya ke polisi dalam kasus penganiayaan.
AKSELERASI- Tidak terima anaknya disiksa, Zyamruddin, melaporkan, AN, oknum guru SMPN 8 Palopo, ke polisi dalam kasus dugaan penganiayaan yang dialami, MF, siswa kelas I SMPN 8 Palopo. Zyamruddin keberatan, anaknya mengalami luka lebam di bagian dada akibat diduga dicubit oleh sang guru.

"Saya tidak terima dengan perbuatan oknum guru (AN, red) tersebut yang telah memperlakukan anak kami seperti itu. Sekolah itu tempatnya mendidik manusia, bukan sumber kekerasan," ketus Zyamruddin, saat ditemui Sabtu (28/7/2018).

Selain mencubit siswanya, AN disebutkan sempat memukul kepala bagian belakang MF. Dari pengakuan AN, dirinya sebelum kejadian hanya duduk sambil menyandarkan bangku ke dinding kelas. Tiba-tiba, oknum gurunya itu datang lalu mencubit beberapa kali di bagian dada korban hingga memar dan kulitnya nyaris terkelupas.

Kasus penganiayaan yang dialami MF ini telah dilaporkan ke pihak berwajib dengan nomor: LPB/259/VII/SPKT. Laporan tersebut, diterima anggota SPKT Polres Palopo, Aiptu Yumrang SH.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf yang dikonfirmasi terpisah, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari orangtua siswa yang bersangkutan.

"Soal kasus ini lanjut atau berakhir damai, itu tergantung keputusan dari orangtua siswa," tukas AKP Ardy Yusuf. (JHON LEE GEROSI/ARI)

Siswa SMPN 8 Palopo, MF, melaporkan oknum gurunya ke polisi dalam kasus penganiayaan. AKSELERASI - Tidak terima anaknya disiksa, Zyamrud...

Pelaku Penganiayaan di Depan Alfamidi Ratulangi Polisi Gadungan

Kasat
Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf.
AKSELERASI- Kasus pemukulan yang dialami salah satu warga Palopo, SA, dua pekan lalu, di depan swalayan Alfamidi, Jln DR Ratulangi, Kelurahan Balandai, telah ditangani unit Satreskrim Polres Palopo.

Dalam keterangan persnya, Senin (2/7/2018), Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, memastikan jika pelaku penganiayaan SA, bukan anggota Polri alias pelaku yang kini tengah dalam pengejaran itu, hanya mengaku-ngaku alias polisi gadungan.

"Kita sudah panggil beberapa saksi, dan memeriksa seluruh personil, termasuk memantau rekaman CCTV di lokasi Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Pelaku bukan dari anggota kami, yang bersangkutan kini tengah dalam pengejaran," tegas AKP Ardy Yusuf.

Korban mengaku dipukul hingga memar dan bahkan diancam ditembak dengan menggunakan pistol jenis softgun oleh pelaku. "Aksi tersebut sudah merusak institusi kami, dia (pelaku, red) bukan polisi sungguhan. Pelaku akan kita cari sampai dapat akibat mengaku sebagai anggota saat kejadian penganiayaan itu berlangsung," tegas AKP Ardy Yusuf. (MUH ISHARI)

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf. AKSELERASI- Kasus pemukulan yang dialami salah satu warga Palopo, SA, dua pekan lalu, di de...

BNN Palopo Rilis Penangkapan 3 Bandar Sabu Jaringan Makassar

BNN Palopo
BNN Kota Palopo merilis hasil penangkapan tiga bandar narkoba jenis sabu-sabu jaringan Makassar.
AKSELERASI- Jaringan peredaran narkoba jenis sabu-sabu asal Kota Makassar, berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo bekerjasama BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (24/6/2018).

Dalam konferensi persnya, Senin (25/6/2018), Kepala BNN Palopo, AKBP Ismail Husein, merilis ketiga bandar narkoba tersebut masing-masing, RS alias TT, FR, dan MJ alias BJ.

"RS merupakan mantan ketua RT di Palopo, dia sudah menjadi target sejak berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 2016 silam. Ia dimankan di salah-satu rumah kost yang terletak di Jln Benteng Raya, dari pengakuannya RS telah menjual sabu seberat 40 gram ke pelanggannya yakni BJ, BN, BR, dan TT. Masing-masing pelanggan, telah menerima sabu seberat 10 gram dari RS, dengan harga Rp300 ribu sampai Rp2 juta," urai AKBP Ismail Husein.

Dua pelaku lainnya, FR dan BJ diringkus BNN saat bertransaksi di Jln Benteng Raya Lorong 3, Minggu 24 Juni 2018, pukul 21.30 Wita. FR dan BJ, diamankan atas bantuan informasi warga. "Kita masih mengejar tiga pelaku lainnya yang berstatus buron," lanjut AKBP Ismail Husein.

Ketiga pelaku, dijerat pasal 114 dan 112 ayat 2 dan pasal 132 ayat 1 UU No: 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman enam tahun penjara.

Barang bukti yang disita dari penangkapan tersebut, 14 saset sabu seberat 14 gram, satu batang pirex kaca, empat batang pipet, satu buah korek api, satu buah HP, kartu ATM Visa Mandiri, satu buah timbangan digital, dan 14 plastik saset ekas penyimpanan sabu, berikut uang tunai. (ARI)

BNN Kota Palopo merilis hasil penangkapan tiga bandar narkoba jenis sabu-sabu jaringan Makassar. AKSELERASI- Jaringan peredaran narkoba...

Ditinggal Mudik, Rumah Anggota TNI di Palopo Dibobol Maling

Kasat Reskrim
Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardi Yusuf.
AKSELERASI- Pelaku pencurian di Kota Palopo, semakin nekat dan berani. Mereka tidak lagi memilih-milih siapa calon korbannya, seperti yang dialami salah-satu anggota TNI, Kapten Kaharuddin, rumahnya di Asrama Tentara, Jln KH Ahmad Dahlan, yang ditinggal mudik dalam kondisi kosong dibobol maling.

Akibatnya, sejumlah barang berharga korban ludes digasak 'tamu tak diundang' tersebut. Kerugian Kapten Kaharuddin atas kejadian ini, diprediksi mencapai puluhan juta rupiah.

Jenis barang yang disikat pelaku, seperti beberapa perlengkapan kosmetik, dua unit TV IED Samsung ukuran 20 dan 40 inci, satu buah laptop, satu buah HP Oppo, satu buah Ipad Advan, serta satu unit etalase berisi rokok dagangan dan parfum.

Saat kejadian, Kapten Kaharuddin tengah mudik berlebaran ke Makassar. Namun, saat tiba di rumahnya pada Selasa (19/6/2018), pukul 23.00 Wita, istri Kapten Kaharuddin, Rianty, kaget melihat kondisi rumahnya acak-acakan dan pintu terbuka lebar.

"Laporan korban sudah kita terima. Pelaku diduga masuk lewat pintu samping dengan terlebih dulu merusak gembok pintu. Sementara atap palpon rumah korban yang terbuat dari tripleks juga jebol, identitas pelaku sudah kita ketahui dari rekaman CCTV, yang bersangkutan sementara dalam pengejaran kami," pungkas Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardi Yusuf, Kamis (21/6/2018) siang tadi.

Jika berhasil ditemukan, pelaku terancam hukuman penjara selama sembilan tahun. (ARI)

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardi Yusuf. AKSELERASI- Pelaku pencurian di Kota Palopo, semakin nekat dan berani. Mereka tidak lagi me...

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ricky Gozal Peragakan 23 Adegan

Rekonstruksi
Polres Palopo gelar rekonstruksi kasus pembunuhan Bos Toko Inti Sari, Ricky Gozal.
AKSELERASI- Setelah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Palopo, Ed (41), pelaku pembunuhan Ricky Gozal (60), bos Toko Inti Sari, menjalani proses reka ulang di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), Toko Inti Sari, Jln Durian (Jalur Dua), Kota Palopo, Selasa (15/5/2018).

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardyi Yusuf, yang memimpin proses rekonstruksi mengungkapkan, reka ulang ini memperagakan 23 adegan terkait kasus pembunuhan yang menimpa Ricky Gozal.

"Situasi memanas di adegan ketujuh, saat itu korban meminta kepada pelaku melakukan hubungan seksual sesama jenis. Korban dibunuh pada adegan ke-19, si pelaku menjerat leher korban menggunakan seutas tali kawat sampai Ricky Gozal tewas, Kamis, 12 April 2018, malam. Korban mencoba kabur melalui balkon lantai dua ruko milik korban," papar AKP Ardi Yusuf.

Atas perbuatannya menghilangkan nyawa orang lain, Ed dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (ARI) 

Polres Palopo gelar rekonstruksi kasus pembunuhan Bos Toko Inti Sari, Ricky Gozal. AKSELERASI- Setelah menjalani pemeriksaan intensif d...

Warga Sabbang Tewas Ditikam di Nusa, Polisi Bergerak Cepat Kejar Pelakunya

Kapolres Lutra
Kapolres Lutra, AKBP Boy FS Samola SIk.
AKSELERASI- Naas dialami Samsu (35), warga Kecamatan Sabbang, Luwu Utara, tewas mengenaskan ditikam sesama pelanggan warung makan di kawasan Nusa, Sabtu (14/4/2018), sekitar pukul 14.00 Wita siang.

Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola SIk, yang dikonfirmasi wartawan, sore tadi membenarkan kejadian tersebut. Pelaku penikaman Samsu berinisial, IY, warga Desa Dandang, kini dalam pengejaran serius petugas.

"Korban yang sudah tewas dievakuasi ke Puskesmas Sabbang. Sementara pelakunya langsung kita kejar pada saat itu juga," tegas AKBP Boy FS Samola usai memantau situasi di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP).

Sebelumnya, jenazah korban tergeletak bersimpah darah di pinggir jalan depan warung makan yang berada di Nusa, Sabbang. Saksi mata, Yami (37), mengaku IY masuk dari pintu belakang warung, dan tiba-tiba menghampiri Samsu, kemudian langsung menikam korban tepat di bagian dada. (ARI)

Kapolres Lutra, AKBP Boy FS Samola SIk. AKSELERASI- Naas dialami Samsu (35), warga Kecamatan Sabbang, Luwu Utara, tewas mengenaskan dit...

Polres Palopo Telusuri Jejak Pelaku Pembunuhan Pemilik Toko Inti Sari

Kasat Reskrim
AKP Ardy Yusuf.
AKSELERASI- Misteri kematian bos toko pakaian Inti Sari, Recky Gozal (60), yang sebelumnya ditemukan sudah tak bernyawa, Jumat sore (13/4/2018) lalu, hingga kini masih terus diselidiki petugas Polres Palopo.

"Penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tetap berlangsung sampai sekarang. Motif kasus ini tengah kita dalami, begitu pun dengan identitas pelakunya masih terus ditelusuri lebih lanjut," terang Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardi Yusuf, Sabtu (14/4/2018).

Berdasarkan informasi, dua hari sebelum penemuan jenazah Recky Gozal, sekitar pukul 22.00 Wita malam, salah satu tetangga korban melihat ada orang tak dikenal melompat dari lantai dua ruko yang milik Recky Gozal.

Sekedar informasi, Jumat sore lalu Recky Gozal ditemukan sudah menjadi mayat di dalam ruko yang ditempatinya berjualan pakaian sehari-hari. Di leher korban ditemukan luka diduga bekas sayatan benda tajam, serta terdapat luka benturan di kepala. (ARI)

AKP Ardy Yusuf. AKSELERASI- Misteri kematian bos toko pakaian Inti Sari, Recky Gozal (60), yang sebelumnya ditemukan sudah tak bernyawa,...

Digerebek, Pelaku Judi Sabung Ayam di Jln Rusa Palopo Lari Tunggang Langgang

Polisi
Penggerebekan arena judi sabung ayam di Jln Rusa, Kota Palopo.
AKSELERASI- Mendapat informasi dari warga terkait adanya aktifitas perjudian sabung ayam, aparat Reskrim Polres Palopo, Minggu (25/3/2018), langsung terjun melakukan penggerebekan di lokasi judi sabung ayam, Jln Rusa, Kota Palopo.

Tak satu pun orang yang diamankan dalam penggerebekan itu. Mengetahui kedatangan petugas, para pelaku lari tunggang langgang meninggalkan arena judi sabung ayam.

"Banyak laporan masuk dari warga yang resah dengan judi sabung ayam di lokasi yang dimaksud, sehingga kita turun melakukan penggerebekan," tegas Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf.

Meski tak ada pelaku, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti dua ekor ayam aduan, satu buah taji, berikut meja dadu judi. Meja yang digunakan bermain judi dadu, telah dibongkar aparat yang datang melakukan penggerebekan. (ARI) 

Penggerebekan arena judi sabung ayam di Jln Rusa, Kota Palopo. AKSELERASI- Mendapat informasi dari warga terkait adanya aktifitas perju...


Top