ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga

Gerayangi Anak di Bawah Umur, Tukang Batu di Palopo Diciduk Polisi


PALOPO- Ini akibatnya jika berani mencabuli anak di bawah umur, seorang tukang batu di Kota Palopo, AS (45), Kamis (22/10/2020), diringkus Team Resmob Polres Palopo dan Unit Reskrim Polsek Telluwanua, di sebuah rumah, di Jln Ahmad Razak, Lorong Sempowae. 

AS diciduk aparat atas laporan dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur, MA (14), warga Kelurahan Batu Walenrang, Kecamatan Telluwanua. Ibu korban, BA, melaporkan kejadian ini ke polisi sehingga dilakukan penangkapan terhadap terlapor, AS. 

Kronologis kejadian, pada 2 Maret 2020 lalu, korban yang tengah mengembala sapi-nya di Kampung Baru, Batu Walenrang, dipanggil dan ditarik ke semak-semak oleh AS. Saat itu-lah, AS mencium dan menggerayangi tubuh korban. AS disebutkan meremas payudara korban. Namun beruntung bagi MA, ia berhasil kabur dengan cara berontak. 

Di hadapan polisi, AS yang beralamat di Kabupaten Luwu mengakui  pencabulan atas MA. Kini, AS telah diamankan di Polsek Telluwanua untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (RLS/TOM) 

PALOPO- Ini akibatnya jika berani mencabuli anak di bawah umur, seorang tukang batu di Kota Palopo, AS (45), Kamis (22/10/2020), diringkus T...

Polres Luwu Gencarkan Pemberantasan Narkoba

Warga Walenrang yang tertangkap dalam kasus narkoba jenis shabu.
BELOPA- Upaya memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Luwu, semakin digencarkan Satres Narkoba Polres Luwu. 

Baru-baru ini, pihak Kepolisian setempat berhasil membekuk FC alias KD (30), warga Desa Tanete, Kecamatan Walenrang, yang kedapatan aedang nyabu di rumahnya. 

"Dari tangan pelaku kita amankan empat saset kristal bening diduga sabu seberat 1,88 gram," ujar Kasatres Narkoba Polres Luwu, AKP Rafli, Rabu (24/6/2020). 

Selain itu, pihaknya juga menyita barang-bukti lainnya seperti alat isap shabu lengkap dengan pirex. Kini, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Luwu. (MUHAMMAD AMIR)

Warga Walenrang yang tertangkap dalam kasus narkoba jenis shabu. BELOPA- Upaya memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Luwu, ...

Puluhan Motor Terjaring Razia Balapan Liar di Palopo

Barang bukti motor yang diamankan dalam razia balapan liar di Palopo.
AKSELERASI- Di tengah situasi pandemi virus Corona dan pelaksanaan bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah, masih ada saja sekelompok remaja yang melakukan aksi "ugal-ugalan" balapan liar di jalan raya. Untuk menertibkan aktivitas yang cukup meresahkan warga tersebut, Polres Palopo dipimpin Kabag Ops, Kompol Sanodding dan Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, Kamis dinihari tadi, 7 Mei 2020, sekitar pukul 01.00 Wita, menggelar razia balapan liar.

Alhasil, sebanyak 13 motor diduga digunakan untuk balapan liar berhasil diamankan oleh aparat keamanan. 

Selain disita, pemilik kendaraan diberikan sanksi tegas berupa tilang. Kini barang bukti sudah berada di Polres Palopo. 

Kegiatan razia balapan liar ini, berlangsung hingga pukul 03.00 Wita, dalam kondisi aman dan terkendali. (TOM/ABDUL KAHAR)


Barang bukti motor yang diamankan dalam razia balapan liar di Palopo. AKSELERASI- Di tengah situasi pandemi virus Corona dan pelaksanaan...

Polres Palopo Bekuk Pelaku Penikaman di Depan Hypermart

Pelaku saat diamankan di Polres Palopo.
AKSELERASI- Hanya berselang beberapa jam setelah kejadian, aparat Polres Palopo dipimpin Kasat Reskrim, AKP Ardy Yusuf SIk, Minggu (3/5/2020), pukul 11.00 Wita, berhasil menangkap seorang pria, Is (27), warga Jalan Pongtiku, yang diduga sebagai pelaku penikaman terhadap Mayers Brian (20), warga Jalan Lasaktiraja. Korban diketahui tewas usai ditikam, kejadiannya dinihari tadi, sekitar pukul 03.00 Wita, di depan lorong Hypermart.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusud SIk, dalam rilisnya membenarkan pelaku, Is, ditangkap di Jalan Pongtiku (Gunung Kambing). Motif dari kasus ini, sebut AKP Ardy Yusuf, pelaku disinyalir sakit hati karena korban diduga sering mengganggu istrinya.

"Sebelum kejadian, Is melihat chatingan massenger FB korban dengan Ns, istrinya. Saat ini, korban dan istri pelaku hendak ketemu di samping rumah ibu Fitri yang berada di Jalan Ratulangi depan lorong Hypermart. Nah, pelaku ini membuntuti istriya sewaktu bertemu korban. Melihat istrinya bertemu korban, pelaku emosi lalu memukul korban dengan besi. Meski menggunakan helm, korban sempat terjatuh dari motornya. Di saat itulah pelaku mencabut badiknya dan menikam korban," jelas AKP Ardy Yusuf.

Usai kejadian korban sempat dibawa lari ke RS Bintang Laut Palopo, namun sekitar pukul 09.00 Wita nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Kini pelaku telah ditahan di Polres Palopo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (MZK/ABK)


Pelaku saat diamankan di Polres Palopo. AKSELERASI- Hanya berselang beberapa jam setelah kejadian, aparat Polres Palopo dipimpin Kasat...

Polres Palopo Ungkap Kasus Penganiayaan di Pongtiku

Aparat Polres Palopo mengamankan seorang pemuda di Jl Pongtiku.
AKSELERASI- Pasca penganiayaan yang dialami Bardiyanto, warga Jalan Pongtiku, Kota Palopo, 18 November 2019 lalu, Polres Palopo telah berhasil mengamankan seorang pria, Ardi, yang diduga sebagai pelaku penganiayaan tersebut.

Ardi diamankan Unit Resmob dan Unit Pidum Polres Palopo, Minggu (23/2/2020) malam tadi, sekitar pukul 23.00 Wita, di Jalan Pongtiku, Palopo.

Kasus penganiayaan itu tdilaporkan Bardiyanto sesuai nomor laporan polisi: LPB/309/XI/2019/SPKT tanggal 19 November 2019. Korban mengaku dipukul oleh pelaku menggunakan tangan.

Hingga Senin (24/2/2020), Ardi masih menjalani pemeriksaan intensif di Mako Polres berdasarkan laporan Bardiyanto. (RLS/TOM)


Aparat Polres Palopo mengamankan seorang pemuda di Jl Pongtiku. AKSELERASI- Pasca penganiayaan yang dialami Bardiyanto, warga Jalan Pong...

Polsek Wara Cepat Ungkap Pelaku Pembobol Kios di Yosdar

Polsek Wara mengamankan seorang pria diduga pelaku pembobol kios di Jalan Yos Sudarso.
AKSELERASI- Luar biasa! Kinerja jajaran Polsek Wara, Kota Palopo, patut diapresiasi dan diacungi jempol. Hanya berselang beberapa hari, Polsek Wara berhasil membekuk pelaku pembobol kios di Jalan Yos Sudarso (Yosdar), Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur.

Kasus pembobolan di kios milik Herianto, warga Yosdar, Minggu (9/2/2020) dinihari lalu, berhasil diungkap. Seorang pria yang diduga sebagai pelaku, Irwanto alias Aples, diamankan tim Polsek Wara yang dipimpin Panit Reskrim, Ipda Andi Akbar, Kamis (13/2/2020), di Jalan Yos Sudarso.

"Yang bersangkutan kita amankan setelah mendapat info dari warga. Atas laporan korban Herianto, yang bersangkutan terancam dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3e, 5e KUHPidana subs pasal 362 ayat 1 KUHPidana," tegas Ipda Andi Akbar dalam press realise kepada awal media.

Irwanto mengakui barang bukti yakni uang kurang lebih Rp3 juta yang diambil dalam dos, HP Samsung lipat, dan rokok Surya 6 slop. Kasus ini masih dalam proses pendalaman di Polsek Wara. (RLS/TOM)

Polsek Wara mengamankan seorang pria diduga pelaku pembobol kios di Jalan Yos Sudarso. AKSELERASI- Luar biasa! Kinerja jajaran Polsek Wa...

Polsek Wara "Jemput" 2 Pemuda Diduga Kawanan Pencuri Barang Elektronik

Dua pemuda asal Bua yang dijemput aparat Polsek Wara.
AKSELERASI- Aksi pencurian barang elektronik yang selama ini meresahkan warga Kota Palopo, akhirnya pelan-pelan dapat diungkap aparat Polsek Wara.

Dua pemuda yang disinyalir sebagai kawanan pelaku pencurian barang elektronik di rumah salah-seorang warga Palopo, Aris Musafir dan rekannya, Soni, dijemput petugas Sabtu(1/2/2Palo. Mereka kini telah dijebloskan ke sel Polsek Wara.

Panit Reskrim Polsek Wara, Ipda Andi Akbar, dalam keterangan persnya menyebutkan, pelaku Aris yang berstatus resedivis ditangkap di kampungnya Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Rekan Aris, yakni Soni, juga diamankan di Bua. Dari keterangan Aris, barang curiannya berupa satu unit Notebook dan satu HP jenis Oppo, ia jual ke Soni.

"Aris dan Soni beserta barang bukti sudah kita amankan untuk proses hukum lebih lanjut, satu orang kami jadikan saksi dalam kasus ini," tegas Ipda Andi Akbar. (TOM)


Dua pemuda asal Bua yang dijemput aparat Polsek Wara. AKSELERASI- Aksi pencurian barang elektronik yang selama ini meresahkan warga Kota...

Terpantau CCTV, Pelaku Curanmor Disergap Tim Resmob Polres Palopo

Pelaku curanmor di salah-satu rumah kost berhasil diciduk aparat Kepolisian.
AKSELERASI- Atas petunjuk rekaman CCTV, aparat unit Resmob Satreskrim Polres Palopo, Rabu (29/1/2020) malam lalu, berhasil meringkus KI (26), pelaku pencurian motor (curanmor) di salah-satu rumah kost.

Kedok KI terbongkar, setelah polisi memeriksa rekaman CCTV di lokasi tempat kejadian peristiwa (TKP). Begitu mendengar informasi pelaku berada di Jl Landau, polisi langsung melaksanakan penyergapan.

"Ada penghuni yang mengenali pelaku lewat video CCTV, kebetulan KI pernah menjadi penghuni di rumah kost itu. Saat kami interogasi, KI mengaku mencuri motor jenis Yamaha Mio J itu memakai obeng untuk menghidupkan mesin dengan cara sambung langsung. Motor curiannya ini ia gadakan di Sabbang seharga Rp300 ribu," ujar Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, Kamis (30/1/2020) siang tadi.

Atas perbuatannya, lanjut AKP Ardy Yusuf, KI dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun. (TOM)




Pelaku curanmor di salah-satu rumah kost berhasil diciduk aparat Kepolisian. AKSELERASI- Atas petunjuk rekaman CCTV, aparat unit Resmob ...

Polres Palopo Jaring 5 Pemuda Terkait Judi Zonk

Polisi amankan lima warga di Jl H Hasan Palopo.
AKSELERASI- Apes nian dialami lima pemuda di Kota Palopo ini, masing-masing inisial An, Ha, Nu, Hr, dan Bu. Mereka terjaring Unit Resmob dan Pidum Polres Palopo, akibat bermain judi kartu zonk, pada sebuah rumah di Jalan H Hasan, Minggu (26/1/2020) siang, pukul 15.00 Wita.

Berawal dari laporan masyarakat, polisi mendatangi lokasi yang dimaksud. Benar saja, di sana petugas menemukan kelima pemuda duduk melingkar sambil bermain zonk.

Di TKP, petugas mengamankan barang bukti uang senilai Rp687 ribu diduga digunakan untuk taruhan beserta dua set kartu joker merk 888, selembar kertas berikut satu buah pulpen.

Kini, lima pemuda tersebut bersama barang-bukti tengah berada di Mapolres Palopo untuk pemeriksaan lebih lanjut. (TOM)


Polisi amankan lima warga di Jl H Hasan Palopo. AKSELERASI- Apes nian dialami lima pemuda di Kota Palopo ini, masing-masing inisial An, ...

Polisi Ringkus DPO Kasus Pencurian dan Pemberatan

Pelaku dugaan pencurian dan pemberatan yang diamankan Polsek Wara.
AKSELERASI- Setelah tiga bulan buron, Jimmy Yosikawa, pelaku kasus pencurian dan pemberatan akhirnya diciduk tim Reskrim Polsek Wara, Rabu, 15 Januari 2020.

Ia diringkus polisi saat berada di salah-satu kamar kost di Jl KH Akhmad Razak Palopo. Panit Reksrim Polsek Wara, Ipda Andi Akbar SH, yang memimpin penangkapan, menerangkan Jimmy ditangkap atas dua laporan polisi.

"Saudara Jimmy Yosikawa ini, pernah mencuri sepasang peleg motor, aksi itu ia lakukan bersama pelaku lainnya, Sabri, yang lebih dulu berkasnya telah dilimpahkan ke JPU. Dari hasil interogasi, Jimmy mengaku resedivis 9 kasus pencurian ternak, HP, dan penjambretan," terang Ipda Andi Akbar.

Kini, Jimmy Yosikawa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Ia dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4e 5e KUHPidana. (TOM)

Pelaku dugaan pencurian dan pemberatan yang diamankan Polsek Wara. AKSELERASI- Setelah tiga bulan buron, Jimmy Yosikawa, pelaku kasus pe...

Pelaku Penganiayaan Warga Pompengan "Dijemput" Polisi

Tim Reskrim Polsek Wara menangkap pelaku penganiayaan salah-satu warga Pompengan.
AKSELERASI- Pelarian Supriadi alias Aco, warga Kompleks Cempaka, Kelurahan Pajalesang, Kota Palopo, akhirnya terhenti setelah dua bulan berstatus buron Polsek Wara.

Ia (Supriadi) 'dijemput' tim Reskrim Polsek Wara, Jumat (10/1Suardi dinihari tadi, akibat dilaporkan menganiaya Risal, warga Pompengan, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, 10 November 2019 lalu.

Panit Reskrim Polsek Wara, Ipda Andi Akbar SH, yang memimpin langsung penangkapan Suardi, menjelaskan kronologis kejadian, dimana pada bulan November tahun lalu, korban dan pelaku tengah pesta minuman keras (miras) di warung ballo milik warna. Namun suasana berubah gaduh, tiba-tiba pelaku melempar korban menggunakan botol Bir yang mengenai wajah Risal. Akibat lemparan itu, pelipis kiri korban luka robek.

"Atas perbuatannya ini, Saudara Suardi kita kenakan pasal 351 ayat (1) KUHPidana," tegas Ipda Andi Akbar. (TOM)

Tim Reskrim Polsek Wara menangkap pelaku penganiayaan salah-satu warga Pompengan. AKSELERASI- Pelarian Supriadi alias Aco, warga Komplek...

Polres Lutra Tekan Angka Kriminalitas

Kasat
Kasat Reskrim Polres Lutra, AKP Rijal.
AKSELERASI- Kegiatan patroli rutin yang diterapkan jajaran Polres Luwu Utara, cukup efektif menekan angka tindak kriminalitas di wilayah itu.

Kasat Reskrim Polres Lutra, AKP Rijal S.Sos, kepada Koran Akselerasi, menyebut bahwa, patroli di seluruh desa se Lutra, mampu meminimalisir kasus tindak kejahatan dan ancaman gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat (kamtibmas).

Penurunan itu, terlihat di bulan Mei 2019 lalu, Satreskrim Polres Lutra, memproses 48 berkas kasus. Jumlah itu, menurun menjadi 38 berkas kasus di bulan Juli 2019.

"Saya kira, bekurangnya tindak kejahatan ini merupakan buah dari kerja keras segenap personil, serta kerja sama kita dengan para stakeholder terkait," cetusnya. (ARSYAD/MUDZAKKAR DJABAL TIRA)

Kasat Reskrim Polres Lutra, AKP Rijal. AKSELERASI- Kegiatan patroli rutin yang diterapkan jajaran Polres Luwu Utara, cukup efektif mene...

Terlibat Pencurian & Penggelapan, Polres Palopo Ciduk 2 Warga Bua

Pelaku
Pelaku pencurian HP yang diringkus aparat Polres Palopo.
AKSELERASI- Aksi pencurian yang selama ini merajalela di rumah-rumah kost, akhirnya satu per satu berhasil diungkap aparat Polres Palopo.

Seorang pelaku, AS (31), berhasil diciduk, Selasa, 18 Desember 2018 lalu, di Dusun Lamone, Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Selain AS, polisi masih mengejar rekan pelaku lainnya yang bernisial, AC.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, Rabu (19/12/2018) menyebut, AS melancarkan aksi pencuriannya, Senin, 17 Desember 2018 lalu, di kamar kost milik Rahman, yang berada Jln Andi Kambo. 

Saat kejadian, korban (Rahman, red) kehilangan satu buah HP jenis Vivo. HP curian itu lalu dijual pelaku dan kawannya, seharga Rp200 ribu ke salah-satu warga.

Di saat bersamaan, Polres Palopo kembali menangkap satu orang warga Bua lainnya, KS (21), yang tersangkut kasus penggelapan enam unit motor.

"Untuk pelaku yang satu ini, dia menggadaikan enam unit motor milik orang lain, dua diantaranya punya pacar pelaku. Kasus tersebut, masih dalam tahap penyidikan," kunci AKP Ardy Yusuf. (ARI)

Pelaku pencurian HP yang diringkus aparat Polres Palopo. AKSELERASI - Aksi pencurian yang selama ini merajalela di rumah-rumah kost, akh...

Warga Palopo Dikeroyok di Towuti, Pelakunya Belum Diringkus Polisi

Hilarius, warga Palopo yang mengalami pengeroyokan di Towuti.
AKSELERASI- Kejadian pengeroyokan dan penikaman menimpa, Hilarius (32), warga Jalan Anggrek, Kota Palopo, Selasa (4/12/2018) lalu, di Mahalona, Kabupaten Luwu Timur. Pelaku penganiayaan pria yang berprofesi sebagai sopir angkutan itu disebutkan berjumlah 15 orang, dan hingga saat ini tak satupun diantara pelaku yang diamankan polisi.

"Kronologisnya, salah-satu pelaku meminta saya mengantarkan barangnya di sebuah warung yang berada di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti. Setelah saya antar barang itu, Edi menghubungi saya dan mengatakan barang yang dititip di warung tersebut raib, jadi saya langsung kembali ke lokasi untuk mengecek kabar tersebut," kisah Hilarius.

Namun, saat Hilarius tiba di warung barang yang disebutkan hilang masih ada dan utuh. Pada saat itu, Edi juga berada di tempat.

"Saya langsung sampaikan ke Edi, bahwa barangnya masih ada. Tetapi, ketika saya hendak pulang ia (pelaku, red) memaki dan langsung menikam paha sebelah kiri saya," aku Hilarius saat ditemui di RS Bintang Laut, Kamis (6/12/2018) malam tadi.

Rekan-rekan pelaku lainnya langsung ikut melakukan pengeroyokan terhadap Hilarius, wajah korban babak belur dihajar Edi dan kawan-kawan.

Kasus penganiayaan berat yang dialami Hilarius, langsung dilaporkan rekan korban yang bernama Arki, ke Polsek Towuti, dengan laporan nomor: STBL/56/XII/2018/SPKT.

"Saya selaku rekan dan mewakili keluarga korban meminta aparat Kepolisian cepat mengamankan para pelaku. Jika tidak ada penanganan lebih lanjut dari polsek, masalah ini akan kami bawa ke Polres Luwu Timur," tegas Awaluddin. (ARI)


Hilarius, warga Palopo yang mengalami pengeroyokan di Towuti. AKSELERASI- Kejadian pengeroyokan dan penikaman menimpa, Hilarius (32), w...

Polisi Sergap 14 Pelaku Judi Togel Online di Palopo

Polres Palopo
Polres Palopo saat menggelar konferensi pers terkait hasil pelaksanaan Operasi PEKAT.
AKSELERASI- Melalui Operasi Penyakit Masyarakat (PEKAT), jajaran Polres Palopo, berhasil membongkar sindikat perjudian togel online yang belakangan diduga marak.

Baru dua pekan berjalan, operasi PEKAT mampu menggulung 14 pelaku judi togel online. Tiga dari 14 orang yang diamankan itu wanita, dan satu orang lainnya, merupakan bandar besar di Jln KH Akhmad Kasim. Di hadapan polisi, 14 pelaku mengaku menggeluti judi togel online karena terhimpit masalah keuangan, serta keuntungan besar.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf SIk, dalam siaran persnya Selasa (27/11/2018) sore tadi, membenarkan penangkapan itu. Ke-14 pelaku judi togel online ini, sebut AKP Ardy Yusuf, dijerat pasal 303 KUHPidana, tentang perjudian. Ancaman hukumannya, 10 tahun penjara.

"14 tersangka judi togel online ini kita amankan di lokasi yang berbeda-beda, selain mereka ada sejumlah barang bukti yang kami sita, seperti uang tunai senilai Rp2 juta lebih, kartu joker, kartu domino, dua kartu ATM, HP, dan bukti nomor pemasangan," imbuh AKP Ardy Yusuf. (ARI)

Polres Palopo saat menggelar konferensi pers terkait hasil pelaksanaan Operasi PEKAT. AKSELERASI- Melalui Operasi Penyakit Masyarakat (...

Main Judi Kartu, 3 IRT di Palopo Diciduk Polisi

Judi
Tiga IRT dan dua pelaku pria lainnya diciduk aparat Polres Palopo usai diduga bermain judi kartu. 
AKSELERASI- Lantaran kepergok bermain judi kartu, tiga Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kota Palopo, masing-masing Fatma (45), Windi (35), keduanya warga Jln Sungai Rongkong, dan Devi (31), warga Jln A Pangeran, Selasa (20/11/2018) malam, sekitar pukul 23.00 Wita, terpaksa digelandang ke kantor polisi, bersama dua pelaku pria lainnya, Sumardi (60), warga Jln KHM Kasim, dan Latang (49), warga Jln Sungai Rongkong.

Ipda Abd Madjid Maulana SH, yang memimpin penggerebekan menyebut, perjudian jenis kartu joker (song) itu, berlangsung di Jln Sungai Rongkong, Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara.

Di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), polisi mengamankan barang-bukti diantaranya satu set kartu joker, dan uang tunai Rp686 ribu. Hingga saat ini, kelima warga tersebut tengah menjalani pemeriksaan di Mako Polres Palopo.

"Penangkapan lima pelaku judi ini, atas informasi dari warga sekitar yang cukup resah dengan aktifitas mereka, hingga kita tindak lanjuti laporan itu dan berhasil menemukan pelaku sedang bermain judi kartu," tutur Ipda Abd Madjid Maulana. (ARI)

Tiga IRT dan dua pelaku pria lainnya diciduk aparat Polres Palopo usai diduga bermain judi kartu.  AKSELERASI- Lantaran kepergok bermain...

Apes, Ketua KPM UNCP Nyaris Dikampak!

Keroyok
Pengeroyokan. ----Foto ilustrasi----.
AKSELERASI- Nasib nahas nyaris menimpa Mikha, mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Ia dikeroyok enam orang tak dikenal, Kamis, 20 September 2018, sekitar pukul 23.10 Wita, di Jln Andi Djemma, Kota Palopo.

Belum diketahui secara persis, motif atau penyebab pengeroyokan yang dialami Ketua Pemilihan Mahasiswa (KPM) UNCP itu.

Korban yang ditemui, Jumat (21/8/2018), mengaku diserang enam orang saat melintas di Jln Andi Djemma, tepatnya di depan studi foto Segitiga Emas. Waktu itu, Mikha hendak menuju kontrakannya di Jln Dermawan. Di tengah jalan, ia dikeroyok. Salah-satu pelaku, kata Mikha, menyerang dirinya menggunakan kampak.

"Saya hampir dikampak andai tidak cepat menghindar, untung hanya luka tergores saja," ujar Mikha.

Kanit Patroli Polres Palopo, Aiptu Amsal, yang mengetahui adanya peristiwa pengeroyokan terhadap Mikha, langsung menuju Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) bersama personilnya. Namun, di lokasi pelaku sudah duluan kabur.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, menyatakan keenam pelaku dalam pengejaran. Motif penyerangan terhadap Mikha, pun masih dalam pendalaman. (ARI)

Pengeroyokan. ----Foto ilustrasi----. AKSELERASI- Nasib nahas nyaris menimpa Mikha, mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Ia...

18 Pelaku Kejahatan di Palopo Terjaring Operasi Sikat Lipu

Polres Palopo
Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, saat menggelar konferensi pers.
AKSELERASI- Pelaksanaan Operasi Sikat Lipu 2018 di Kota Palopo, berjalan lancar. Sejak dimulai, 29 Agustus lalu, Operasi Sikat Lipu yang resmi berakhir 17 September 2018 kemarin, mampu menjaring 18 pelaku kejahatan.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf SE SIk, dalam konferensi persnya Selasa (18/9/2018) siang tadi menyebut bahwa, ke-18 pelaku kejahatan itu 15 orang diantaranya merupakan non target operasi. Sementara, tiga orang lainnya masuk dalam target operasi (TO) aparat Polres Palopo.

"Dari 18 penangkapan kami mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain dua unit sepeda motor, enam hand phone, satu kunci leater T, satu tas perempuan, satu dompet, dan satu cadar," urai AKP Ardy Yusuf.

Rincian kasus dari 18 pelaku kejahatan yang diringkus Polres Palopo, 14 orang kasus pencurian dan pemberatan (curat), dua orang kasus pencurian dengan kekerasan (curas), dan dua orang kasus penganiayaan.

Saat ini, tiga pelaku yang masuk target operasi telah dilimpahkan ke kejaksaan sementara 15 lainnya termasuk lima orang di bawah umur, menunggu P21. Meski demikian, ke-18 pelaku tersebut telah menyelesaikan berkas tahap keduanya.

AKP Ardy Yusuf menambahkan, Polres Palopo tak henti-henti terus berupaya menekan tindak kriminalitas di wilayah hukumnya.

"Pelaksanaan Ops Sikat Lipu 2018, berhasil atas dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, serta seluruh lapisan masyarakat," tegas AKP Ardy Yusuf. (ARI)

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, saat menggelar konferensi pers. AKSELERASI- Pelaksanaan Operasi Sikat Lipu 2018 di Kota Pa...

Polres Palopo Amankan Pelaku Jambret di Jalan Pongsimpin

Begal
Pelaku penjambretan di Jalan Pongsimpin Palopo telah diamankan di Mapolres Palopo.
AKSELERASI- Kasus penjambretan kembali marak terjadi di Kota Palopo. Kali ini, korbannya Risnawati (38), salah-seorang Ibu Rumah Tangga (IRT). Tasnya dirampas paksa saat berboncengan dengan suami, Rabu (5/8/2018) malam lalu, di seputaran Jalan Pongsimpin, Kota Palopo.

Beruntung, pelakunya, Syamsul Alam (33), bisa langsung diciduk. Suami korban, langsung mengejar pelaku. Dalam aksi kejar-kejaran itu, Syamsul Alam terjatuh dari motor Yamaha Mio yang dikendarainya. Atas bantuan warga, pelaku berhasil diringkus lalu diamankan ke kantor polisi.

"Pelaku penjambretan, Syamsul Alam, terjatuh dari motor ketika kejar-kejaran dengan suami korban, sekarang warga Jln Sungai Angkona, Kelurahan Salobulo itu, sementara menjalani pemeriksaan intensif," jelas Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf SE SIk, saat dikonfirmasi, Kamis (6/9/2018).

Selain pelaku, aparat Polres Palopo menyita sejumlah barang bukti seperti8 motor Yamaha Mio milik pelaku, tas hasil jambretan berisi dua dompet, dan dua hand phone milik korban. (ARI) 

Pelaku penjambretan di Jalan Pongsimpin Palopo telah diamankan di Mapolres Palopo. AKSELERASI- Kasus penjambretan kembali marak terjadi...

Diduga Perkosa Siswi SMA Sebanyak 2 Kali, Bapak Kos Diadukan ke Polisi

Kapolsek
Kapolsek Waru, Iptu Idris.
AKSELERASI- Perbuatan bejat WN (45), terhadap penghuni kosnya, HR (17), berujung ke ranah hukum. Akibat diadukan ke polisi memperkosa HR sebanyak dua kali, membuat WN harus mendekam di balik jeruji sel Polsek Wara Utara, Kota Palopo.

Kapolsek Wara Utara, Iptu Idris SH, saat dikonfirmasi, Senin (20/8/2018), membenarkan pelaporan korban. Pihak penyidik Polsek Wara masih terus mendalami kasus dugaan pemerkosaan tersebut.

"Kita belum dapat memastikan status kasus ini, pemerkosaan atau pencabulan. Sebab, keterangan pelapor dengan terlapor berbeda satu sama lain," tegas Iptu Idris.

Sementara, berdasarkan laporan HR, dirinya mengaku telah diperkosa WN yang merupakan pemilik kos yang ia tempati, sebanyak dua kali. Kejadian yang dialami siswi salah-satu SMA di Palopo itu, berlangsung 10-13 Agustus lalu, di Kelurahan Balandai. Saat kejadian, HR mengaku disumpal mulutnya menggunakan lakban kemudian diikat sarung oleh WN.

Sementara, WN menyangkal pengakuan HR. Menurut WN, dirinya tidak pernah menyumpal mulut HR dengan lakban dan mengikatnya dengan sarung.

HR melaporkan perbuatan WN, Minggu (19/8/2018) lalu, ke Polsek Wara Utara, dalam kasus dugaan tindak pidana pemerkosaan. (ARI)

Kapolsek Waru, Iptu Idris. AKSELERASI- Perbuatan bejat WN (45), terhadap penghuni kosnya, HR (17), berujung ke ranah hukum. Akibat diad...


Top