ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga

Terjebak Banjir, Ratusan Mahasiswa FH-UNANDA Dievakuasi Tim SAR Lutra

Tim SAR gabungan di Kabupaten Luwu Utara saat melakukan evakuasi.

LUTRA- Akibat terjebak banjir saat mengadakan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) di Desa Pararra, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, Kamis (22/9/2022) lalu, ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma (FH-UNANDA) Palopo, terpaksa dievakuasi tim SAR gabungan. 


Sedikitnya 100-an mahasiswa yang sedang mengikuti LKM berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman oleh tim SAR gabungan yang terdiri SAR Brimob, Tagana Lutra, Sarsor Karang Taruna Lutra, PMI, WMI Lutra, BASA, dan Pemdes Pararra dibantu warga setempat.


Raswan, salah-satu tim SAR yang berada di lokasi, kepada Koran Akselerasi, Jumat, 23 September 2022 menjelaskan, panitia dan peserta LKM FH-UNANDA terjebak banjir akibat meluapnya daerah aliran sungai (DAS) Rongkong. 


"Proses evakuasi berjalan lama karena jumlah mahasiswa yang ikut LKM dan terjebak banjir di bantaran Sungai Rongkong jumlahnya cukup banyak sekitar 100 orang lebih, selama penyelamatan berlangsung, warga cukup banyak membantu kami," cetus Raswan selaku relawan WMI Lutra. (JHON LEE GEROSI)

Tim SAR gabungan di Kabupaten Luwu Utara saat melakukan evakuasi. LUTRA- Akibat terjebak banjir saat mengadakan Latihan Kepemimpinan Mahasis...

Khawatir Mangkrak, Rafi'i Sayangkan 2 Mega Proyek di Lutim Progresnya Lamban!

Muhammad Rafi'i.

MALILI- Realisasi pelaksanaan dua kegiatan mega proyek di Kabupaten Luwu Timur yakni pembangunan Stadion dan Islamic Center, rupanya diduga berjalan lamban. Terbukti, progres kedua proyek tersebut bobotnya masih sangat rendah. 


Ketua Badan Kajian Pengawasan Kebijakan Pembangunan Aliansi Media Jurnalis Independen Republik Indonesia (BKPKP AMJI-RI), Muhammad Rafi'i, Rabu (21/9/2022), menyayangkan volume pekerjaan dua proyek yang menyedot anggaran cukup besar nilainya itu bak jalan di tempat. "Kalau melambat terus, ya dikhawatirkan kedua proyek ini tidak bisa selesai tepat waktu, bahkan bisa saja mandek alias mangkrak. Tentu, kita tidak inginkan hal itu sampai terjadi. Untuk itu, diperlukan upaya percepatan di lapangan," tandas Rafi'i mengimbau. 


Seperti diketahui, rendahnya pencapaian realisasi fisik kedua proyek tersebut membuat Bupati Lutim, Drs H Budiman, mendapat pertanyaan dari DPRD saat sidang paripurna pandangan umum fraksi terkait pembahasan Ranperda APBD Perubahan Lutim TA 2022, Senin (19/9/2022) lalu. Dua fraksi di antaranya, Fraksi Golkar dan Fraksi Nasdem mempertanyakan itu. 


Terkait dua proyek tersebut, Bupati Lutim, Budiman, dalam jawabannya menguraikan progres pembangunan Stadion saat ini sekitar 5,07% sementara Islamic Center berada di angka 7,82%. Menurut dia, faktor cuaca menjadi pemicu keterlambatan progres pekerjaan. Sebagai upaya, telah diambil langkah strategis percepatan pekerjaan dengan menambah jam kerja hingga penambahan armada tuk mendukung kelancaran kegiatan, jawaban tersebut disampaikan Budiman saat menjawab pandangan umum fraksi di DPRD, beberapa hari lalu. (RLS)

Muhammad Rafi'i. MALILI- Realisasi pelaksanaan dua kegiatan mega proyek di Kabupaten Luwu Timur yakni pembangunan Stadion dan Islamic Ce...

Kades Harapan Fokus Benahi Pendataan Penduduk

Kepala Desa (Kades) Harapan, Bachrul A Bachtiar ST.

WALMAS- Di awal pemerintahannya, Kepala Desa (Kades) Harapan, Bachrul A Bachtiar ST, tengah fokus membenahi pendataan penduduk. 


Menurut dia, pendataan penduduk ini sangat urgen khususnya dalam mempersiapkan data valid bagi warga yang nantinya bakal menerima bantuan dari pemerintah. 


"Pendataan yang kami lakukan ini bertujuan menghasilkan data valid terkhusus kriteria warga penerima bantuan seperti BLT, BPJS Kesehatan, PKH, BPNT dan lain-lain," terang Bachrul A Bachtiar. 


Sekaitan program fisik yang berjalan di 2023 mendatang, Pemdes harapan telah menggelar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) untuk nantinya diakomodir ke Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) bersama dengan usulan-usulan masyarakat melalui Musrenbang. (ARS/ABK)

Kepala Desa (Kades) Harapan, Bachrul A Bachtiar ST. WALMAS- Di awal pemerintahannya, Kepala Desa (Kades) Harapan, Bachrul A Bachtiar ST, ten...

Warga Pompengan Pantai Bersyukur Kehadiran Proyek Jaringan Tata Air Tambak

Proyek jaringan tata air tambak di Pompengan Pantai.

LUWU- Ungkapan rasa syukur disampaikan sejumlah warga Desa Pompengan Pantai, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, atas kehadiran proyek peningkatan jaringan tata air tambak dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang senilai Rp7.591.100.000. 


"Kami berterima kasih ke BBWS Pompengan-Jeneberang yang telah menurunkan proyek itu ke Pompengan Pantai, saya kira kehadiran proyek tersebut sudah menjadi solusi tepat bagi segala permasalahan tambak dan pengairan di wilayah ini," ungkap Yusuf Tandigau, salah-seorang warga Pompengan Pantai, Senin (19/9/2022). 


Dengan adanya pembangunan jaringan tata air tambak tersebut, lanjut Yusuf Tandigau, nantinya dapat mengatasi persoalan banjir serta meminimalisir berkurangnya volume air tawar dan asin di Pompengan Pantai. 


"Intinya, kami masyarakat Pompengan Pantai sangat terbantu dengan adanya proyek tata air tambak, terlebih lagi rekanan CV Tri Bakti Karsa selaku kontraktor mengerjakan proyek ini dengan kualitas yang baik, dan semoga ke depannya kegiatan itu dapat terus berlanjut secara berkeseinambungan," tandas Yusuf Tandigau. (ARS/ABK)

Proyek jaringan tata air tambak di Pompengan Pantai. LUWU- Ungkapan rasa syukur disampaikan sejumlah warga Desa Pompengan Pantai, Kecamatan ...

IPMR dan Masyarakat Rampi Tolak Keras PT Kalla Arebamma

Spanduk penolakan aktivitas tambang masyarakat adat Rampi dan IPMR.

LUWU UTARA- Rencana PT Kalla Arebamma dan PT Citra Palu Mineral, tuk melakukan aktivitas tambang di Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, mendapat penolakan keras dari masyarakat adat dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Rampi (IPMR). Mereka juga menuding, terjadi aktivitas tambang ilegal di Rampi dengan menggunakan alat berat. 


Ketua IPMR, Ramon, kepada Koran Akselerasi, Selasa (13/9/2022), menegaskan sejak awal masyarakat adat dan IPMR tidak pernah menyetujui adanya kegiatan pertambangan yang akan dilakukan kedua perusahaan tersebut. Akan tetapi, belakangan Pemprov Sulsel tiba-tiba mengeluarkan izin konsesi kepada perusahaan tersebut. Dibuktikan, akhir Agustus lalu, pihak perusahaan memasang papan informasi yang mengklaim 12.010 Ha lahan di wilayah adat Rampi sebagai usaha pertambangan PT Kalla Arebamma. Persoalannya, perusahaan tersebut tidak pernah meminta izin dari masyarakat adat Rampi untuk membuka usaha pertambangan di sana. 


"Sejak 3 September, spanduk bertuliskan penolakan terhadap PT Kalla Arebamma dan PT Citra Palu Mineral, sudah terpasang di beberapa titik, ini sebagai tanda masyarakat Rampi menolak perusahaan tambang yang akan beroperasi di daerah kami. Perusahaan ini bertingkah hebat sekali, semua lahan berusaha mereka klaim bahkan termasuk perkampungan masyarakat juga mau dikuasai. Untuk itu, kami akan terus melakukan penolakan," tegas Ramon. 


Sekedar diketahui, PT Kalla Arebamma di 2010 lalu memperoleh IUP Eksplorasi dari Pemkab Lutra, kemudian 2017 ditingkatkan menjadi IUP Operasi Produksi oleh Pemprov Sulsel. Padahal, lanjut Ramon, di dalam konsesi itu terdapat hutan alam, situs budaya, perkampungan, persawahan, perkebunan, rumah ibadah, sekolah hingga Bandara Rampi. 


Menindaklanjuti dugaan tambang ilegal serta penolakan perusahaan di wilayah itu, Majelis Adat Rampi bersama Lembaga Adat Wilayah Rampi, PD AMAN, PD BPAN, pemerintah desa se Rampi, IPMR, tokoh masyarakat dan tokoh perempuan adat, Senin, 12 September lalu, menggelar musyawarah khusus. Rapat yang dipimpin Ketua Majelis Adat Rampi, Karel S Naray, menghasilkan dua kesimpulan. 


Pertama, menghentikan dan menolak keras aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ilegal di Rampi, dan kedua menolak keras tambang dan IUP PT Kalla Arebamma karena dari awal mereka (PT Kalla Arebamma) tidak pernah melakukan konsultasi publik kepada masyarakat adat Rampi, mereka mensinyalir penyusunan izin PT Kalla Arebamma terindikasi cacat hukum. (JHON LEE GEROSI/ABK)

Spanduk penolakan aktivitas tambang masyarakat adat Rampi dan IPMR. LUWU UTARA- Rencana PT Kalla Arebamma dan PT Citra Palu Mineral, tuk mel...

Bupati Resmi Definitifkan Yusman Mahbub Sebagai Sekda Morowali

Bupati Morowali, Drs Taslim melantik Drs  Yusman Mahbub MSi, selaku Sekda definitif.

MOROWALI- Usai memenangkan lelang jabatan, Drs Yusman Mahbub MSi, Jumat (9/9/2022), resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali, oleh Bupati Morowali, Drs Taslim. Sebelum ini, Yusman Mahbub sempat menyandang status Plt Sekda.


Pelantikan Yusman Mahbub sebagai Sekda Morowali definitif tertuang dalam Surat Gubernur Sulteng Nomor: 800/452/BKD dan SK Bupati Morowali Nomor: 821.22/109/RHS/BKPSDM/2022. 


Dalam sambutannya, Bupati Morowali, Taslim, memberi ucapan selamat kepada Yusman Mahbub atas pencapaiannya memangku jabatan Sekda. Kendati demikian, Taslim tetap mengapresiasi 6 ASN yang telah mengikuti lelang JPT-Pratama Sekda Morowali. Dengan selesainya seleksi jabatan itu, Taslim mengharapkan seluruh OPD Pemkab Morowali memperkuat sinergitas dan kerja sama tuk mencapai visi-misi Morowali Sejahtera Bersama.


Setelah dilantik, Sekda Morowali, Yusman Mahbub, menegaskan dirinya siap menegakkan aturan disiplin/etika Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan, Yusman Mahbub tak segan-segan mengusulkan sanksi berat pemecatan bagi ASN yang melabrak aturan atau melakukan kesalahan fatal. Dirinya juga memastikan seluruh program yang mengarah pada visi-misi Morowali Sejahtera Bersama sebanyak 7 item dapat tercapai dan terakomodasi dalam struktur APBD TA 2022 dan 2023. (FAUSIA WULANDARI HAFID)

Bupati Morowali, Drs Taslim melantik Drs  Yusman Mahbub MSi, selaku Sekda definitif. MOROWALI- Usai memenangkan lelang jabatan, Drs Yusman M...

Uluran Tangan Irwan Hamid Bantu Warga Terdampak Banjir di Kendekan

Legislator Sulsel asal Luwu Raya, Ir Irwan Hamid, mendistribusikan bantuan kepada korban banjir di Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur.

WALMAS- Sekitar 16 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Pollopadang, Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, menerima bantuan kemanusiaan yang disalurkan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ir Irwan Hamid. 


Ke-16 KK warga Kendekan ini, merupakan penduduk yang terdampak bencana alam berupa banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Jenis bantuan yang didistribusikan itu, berupa kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako). 


"Alhamdulillah, kemarin kita sudah sebar bantuan sembako kepada warga Kendekan yang terkena imbas bencana alam banjir," imbuh Irwan Hamid kepada awak media, Kamis (8/9/2022). 


Sebagai anggota dewan yang dipilih langsung oleh rakyat, Irwan Hamid terketuk pintu hatinya membantu mereka yang tertimpa banjir di Kendekan, Walenrang Timur. Ia berharap, bantuan ini bisa sedikit mengurangi beban warga pasca terjadinya luapan banjir. (TOM)

Legislator Sulsel asal Luwu Raya, Ir Irwan Hamid, mendistribusikan bantuan kepada korban banjir di Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur....

Pasar Percontohan Belopa Songsong Penilaian Adipura

Kebersihan di kawasan Pasar Rakyat Belopa semakin digenjot. 

BELOPA- Rencananya di bulan ini, tim penilai lomba Adipura akan berkunjung di Kabupaten Luwu. Sebagai salah-satu objek yang masuk dalam item penilaian Adipura, kebersihan Pasar Percontohan Belopa terus dijaga dan dipertahankan. 


Hal itu disampaikan Plt Kepala Pasar Percontohan Belopa, Paisal To Leluasa, kepada media ini, Rabu (7/9/2022). Ia mengungkapkan, bahwa  pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap penataan kebersihan pasar. 


Plt Kepala Pasar Percontohan Belopa, Paisal To Leluasa.

"Kami dari pengelola pasar rutin melaksanakan kegiatan bersih-bersih dengan melibatkan pedagang, masalah kebersihan menjadi fokus penanganan kita tidak hanya dalam menyambut penilaian Adipura saja, namun pada hari-hari biasa sektor kebersihan menjadi masuk skala prioritas penanganan kami di Pasar Rakyat Belopa," tegas Paisal To Leluasa. 


Karena, sambung Paisal To Leluasa, kebersihan yang tercipta di kawasan Pasar Belopa akan memberi rasa nyaman dan aman kepada masyarakat atau pengunjung pasar saat melaksanakan transaksi. (MZK/TOM)

Kebersihan di kawasan Pasar Rakyat Belopa semakin digenjot.  BELOPA- Rencananya di bulan ini, tim penilai lomba Adipura akan berkunjung di K...

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Morowali Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja



Penyerahan klaim santunan kecelakaan kerja kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Morowali.

MOROWALI- Memperingati Hari Pelanggan Nasional, Senin (5/9/2022) kemarin, BPJS Ketenagakerjaan Morowali, melaksanakan dua kegiatan, yang pertama berkunjung ke RSUD Morowali dan kegiatan selanjutnya penyerahan secara simbolis pembayaran klaim santunan kepada peserta yang mengalami kecelakaan saat bekerja. 



Kepada awak media, Selasa (6/9/2022), Kepala BPJS Morowali, Makmur, membenarkan pihaknya telah menyerahkan santunan kecelakaan kerja kepada salah-seorang peserta. "Kemarin itu bertepatan Hari Pelanggan Nasional, kita mengecek pelayanan korban kecelakaan kerja di RSUD Morowali sekaligus memberi yang bersangkutan santunan," terang Makmur. 



BPJS Ketenagakerjaan Morowali penyerahan secara simbolis klaim santunan kepada peserta yang mengalami kecelakaan kerja.

Santunan sebesar Rp650.212.688 dengan rincian Rp592.612.668 untuk biaya pengobatan dan Rp57.600.000 untuk santunan cacat diberikan kepada tenaga kerja PT Makassar Sukses Sejahtera atas nama Kornelius Deni R. Santunan tersebut, diserahkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Morowali, Makmur, kepada korban dengan dihadiri HRD PT Makassar Sukses Sejahtera, Ari Zahrains. 


BPJS Ketenagakerjaan memantau pelayanan di RSUD Morowali.

Lanjut disampaikan Makmur, klaim santunan kecelakaan kerja ini merupakan  salah-satu layanan dari program BPJS Ketenagakerjaan. (FAUZIA WULANDARI HAFID)

Penyerahan klaim santunan kecelakaan kerja kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Morowali. MOROWALI- Memperingati Hari Pelanggan Nas...

Polres Luwu-Pertamina Sosialisasikan Bersama Penyaluran BBM Subsidi

Giat sosialisasi penyaluran BBM subsidi di Polres Luwu.

BELOPA- Dipimpin Kapolres Luwu, AKBP Arisandi SH SIk MSi, Pertamina Mor 7 Sulawesi bersama Polres Luwu menggelar sosialisasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, Kamis (1/9/2022), di Aula Tobakke Tongengge Polres Luwu.


Kapolres Luwu, AKBP Arisandi mengungkapkan permasalahan BBM belakangan hangat dibicarakan menyusul adanya wacana kenaikan tarif BBM, sehingga tidak menimbulkan panic buying hingga terjadi antrean panjang kendaraan yang berbuntut kelangaan BBM subsidi. Ia menambahkan, pengendalian distribusi BBM subsidi harus sesuai regulasi supaya tepat sasaran serta perlu diklasifikasi di tingkat konsumen antara kelompok pengguna BBM subsidi dan kelompok pengguna BBM non-subsidi.


Sementara, Sales Branch Manager (SBM) V Area Sulseltra Pertamina Mor 7 Sulawesi, Abdul Malik, menerangkan sesuai UU No: 22 tahun 2001 tentang Migas, penyaluran BBM jenis solar diatur sangat jelas. Di mana, Pertamina sebagai penyalur, sementara BPH Migas bersama TNI dan Polri sebagai pengawas, dan pemerintah pusat serta Kementerian ESDM sebagai regulator. Apabila kuota yang dialokasikan ke daerah dianggap kurang, Pemda bisa melakukan evaluasi kuota lalu mengusulkan penambahan kuota ke BPH Migas. 


Giat ini dihadiri PJU Polres, para Kapolsek, Kadis Perikanan Luwu, Baharuddin, Danramil 1403-03 Belopa, Kapten (CZI) Syarifuddin, sejumlah pejabat Pemkab, kepala-kepala desa, HNSI Cabang Luwu, Organda, pelaku usaha SPBU, Pertashop, dan pengguna BBM lainnya. Berdasarkan Perpres No: 191/2014, solar subsidi digunakan untuk kendaraan angkutan orang/barang, kendaraan bermotor umum, plat warna kuning, kecuali angkutan hasil bumi, kendaraan layanan umum seperti ambulance, itupun jumlahnya dibatasi hanya 60 liter untuk kendaraan bermotor, roda empat 80 liter, dan roda enam ke atas 200 liter. Sebaliknya, BBM solar subsidi tidak dibolehkan untuk truk molen, truk semen curah, truk pengangkut BBM, CPO, truk pengangkut BBM non-subsidi, truk pengangkut alat berat, truk pengangkut aspal, dan mobil dinas. Untuk alat transportasi laut, hanya perahu motor tempel yang bisa menggunakan BBM solar bersubsidi, termasuk nelayan ukuran kapal maksimal 30 GT, namun mereka wajib membawa surat rekomendasi dari pelabuhan perikanan atau kepala SKPD provinsi dan kabupaten/kota, sementara di sektor pertanian dibatasi kepada petani dengan luas lahan maksimal 2 Ha. (TOM)

Giat sosialisasi penyaluran BBM subsidi di Polres Luwu. BELOPA- Dipimpin Kapolres Luwu, AKBP Arisandi SH SIk MSi, Pertamina Mor 7 Sulawesi b...

Progres Proyek Jaringan Tata Air Tambak Pompengan Pantai Capai 9%

Rekanan proyek jaringan tata air tambak di Pompengan Pantai segera bangun jembatan kayu.

WALMAS- Sejak mulai dibangun sampai sekarang, progres pembangunan proyek jaringan tata air tambak Desa Pompengan Pantai, Kabupaten Luwu, telah mencapai bobot 9%. Item kegiatan yang berjalan di lapangan, yakni pembangunan jembatan kayu di Dusun Makawa.


"Per hari ini, volume kegiatan sudah sekitar 9%, kita optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai deadline kontrak yang berlaku," ujar Syahrul, rekanan dari PT Tri Bakti Karsa, saat ditemui di lokasi proyek, Rabu (31/8/2022). 


PPK Irigasi dan Rawa 1/Direksi Lapangan BBWS Pompengan-Jeneberang, Andi Fauzy Usman, mengutarakan bahwa pembangunan jembatan kayu di Makawa ditarget rampung satu bulan ke depan. "Jembatan ini memiliki lebar 2,5 meter dengan bentangan panjang 36 meter, nantinya jembatan kayu itu bisa bertahan minimum 5 tahun. Memasuki tahun kedua, sudah bisa dilaksanakan kontrol/pemeliharaan," terang Fauzy.


Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pompengan Pantai, Rahmat Husain SE, intens memonitoring jalannya pembangunan proyek jaringan tata air tambak yang menyerap alokasi APBN TA 2022 senilai Rp7.591.100.000 agar dikerja sesuai kualitas bestek. Dengan begitu, masyarakat Pompengan Pantai bisa merasakan manfaat pembangunan jaringan tata air tambak yang bertujuan mengatasi pendangkalan serta turunnya volume air asin dan tawar, termasuk mengatasi banjir. (ARS/ABK)

Rekanan proyek jaringan tata air tambak di Pompengan Pantai segera bangun jembatan kayu. WALMAS- Sejak mulai dibangun sampai sekarang, progr...

Butuh Normalisasi, Pemkab Lutra Diminta Perhatikan Tanggul Jebol di Pombakka

Kondisi sungai di Pombakka, Luwu Utara, yang tanggulnya jebol butuh perhatian pemerintah.

LUTRA- Warga Desa Pombakka, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, kembali diperhadapkan dengan kondisi tanggul sungai yang jebol dan pendangkalan, aliran sungai di wilayah itu sampai tersumbat.


Muhardin, warga Wellang-Pellang, Pombakka, yang dihubungi Senin (29/8/2022), mengeluhkan jebolnya tanggul sungai di wilayah itu. "Ini sudah kejadian yang kesekian-kalinya terjadi. Tanggulnya belum tertutup, sudah kembali jebol lagi," tuturnya. 


Untuk menormalisasikan kondisi Sungai Pombakka, maka Pemprov Sulsel melalui Balai Besar dan Pemda Luwu Utara lewat BPBD atau instansi terkait diharapkan turun melakukan pengerukan pada aliran sungai tersebut. 


"Kami harapkan, bantuan dari Pemda Lutra segera menerjunkan personilnya untuk menormalisasi sungai agar tidak terjadi pendangkalan," imbuhnya. (ARSYAD)

Kondisi sungai di Pombakka, Luwu Utara, yang tanggulnya jebol butuh perhatian pemerintah. LUTRA- Warga Desa Pombakka, Kecamatan Malangke Bar...

Naik Kelas, Irwanto Napeng Jabat Kabag Pimpinan Urusan Rumah Tangga DPD-RI

Irwanto Napeng.

MAKASSAR- Karir Irwanto Napeng di dunia birokrasi, nampaknya kian melejit. Setelah diberi amanah sebagai Kepala Kantor Perwakilan DPD-RI Provinsi Sulawesi Selatan, putera Tanah Luwu ini kembali mendapat promosi jabatan. 


Secara resmi, Irwanto Napeng, Senin (20/8/2022), dilantik oleh Sekjen DPD-RI, Rahman Hadi, via Zoom sebagai Kepala Bagian (Kabag) Pimpinan Urusan Rumah Tangga DPD-RI di Jakarta. 


Dalam rilisnya Selasa (21/8/2022), Irwanto Napeng membenarkan dirinya resmi pindah tugas ke pusat. "Benar, kemarin saya dilantik menjadi Kabag Pimpinan Urusan Rumah Tangga DPD-RI. Hari ini, acara pelepasan dari teman-teman di Kantor Perwakilan DPD-RI Sulsel, dan Insya Allah Senin depan sudah mulai menjalankan tugas baru di Jakarta," ungkap mantan Camat Bara Palopo ini. 


Atas mutasi jabatan yang ia terima, Irwanto Napeng menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan dari seluruh staf Kantor Perwakilan DPD-RI Sulsel selama dirinya bertugas di sana sampai akhirnya 'naik kelas' ke pusat. (RLS) 


BIODATA

Nama            : Irwanto Napeng S.STp 
TTL                : Cilallang, 08 Agustus 1981
Jabatan         : Kabag Pimpinan Urusan                                     Rumah Tangga DPD-RI
Pendidikan  : S1 STPDN
Pangkat/Gol : Pembina Tingkat 1 (IV/B)

Irwanto Napeng. MAKASSAR- Karir Irwanto Napeng di dunia birokrasi, nampaknya kian melejit. Setelah diberi amanah sebagai Kepala Kantor Perwa...

Pesantren Modern Terbesar di Sulawesi Bakal Hadir di Bahodopi-Morowali

Ponpes Nurul Khairaat yang akan dibangun di Bahodopi digadang-gadang menjadi ponpes modern terbesar di Sulawesi.

MOROWALI- Akan dibangun di atas lahan seluas 10,3 Ha, ke depan Morowali segera memiliki pondok pesantren (ponpes) modern terbesar di Pulau Sulawesi yang berada di Kecamatan Bahodopi. Pembangunan Ponpes Nurul Khairaat tersebut, atas kerja sama Pemkab Morowali, PB Al-Khairaat Kota Palu, dan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Peletakan batu pertama pembangunannya, telah digelar Minggu (21/8/2022). 


Ketua Umum PB Al-Khairaat, Habib Ali Bin Muhammad Aljufri mengemukakan, Ponpes Nurul Khairaat ini dibangun di lahan wakaf Pemerintah Desa (Pemdes) Bahomakmur, Bahodopi. Nantinya, sekolah pesantren ini diharapkan tidak hanya melahirkan orang-orang berilmu dan berwawasan tinggi, namun juga membentuk santri berakhlak mulia. "Insya Allah, Ponpes terbesar, termegah dan termodern ini akan dinikmati generasi sekarang dan generasi kita yang akan datang," ucap Habib Ali.


Peletakan batu pertama Ponpes Nurul Khairaat Bahodopi.

Bupati Morowali, Drs Taslim, yakin dan optimistis Ponpes Nurul Khairaat Bahodopi itu mampu menjawab tantangan yang ada pada hari ini, khususnya dalam dunia pendidikan. Orang nomor satu di Bumi Tepe Asa Maroso itu berpendapat, hadirnya Ponpes Nurul Khairaat menandakan sebuah peradaban besar yang kelak menjadi penyeimbang arus teknologi yang sangat pesat dewasa ini. Taslim menambahkan, Ponpes Nurul Khairaat nantinya mencetak banyak SDM yang mumpuni.


"Secara umum, anak-anak kita di Morowali dapat memanfaatkan keberadaan Ponpes Nurul Khairaat dalam menimba ilmu pengetahuan umum dan agama yang bermutu dan berkualitas," terang Taslim. 


Direktur Operasional PT IMIP, Irsan Widjaja, senada mengungkapkan apabila Ponpes Nurul Khairaat ini merupakan wadah pendidikan yang tepat utamanya dalam percepatan penyediaan SDM di Morowali nantinya. 


Ponpes Nurul Khairaat akan membantu percepatan penyediaan SDM unggul dan berkualitas di Morowali.

"Upaya ini seiring dengan komitmen awal PT IMIP yang konsen berkontribusi secara nyata dalam pembangunan SDM melalui dunia pendidikan di daerah. Perusahaan meyakini, dengan kekompakan dan kebersamaan yang terbangun selama ini membuat segala sesuatu yang menjadi rintangan otomatis akan menjadi ringan," cetus Irsan Widjaja.


Untuk diketahui, anggaran pembangunan Ponpes Nurul Khairaat berasal dari sharing APBD Morowali serta dana CSR PT IMIP, serta donasi dari para dermawan serta pihak donatur. Masa pembangunannya, ditarget rampung 3 tahun ke depan.


Peletakan batu pertama dihadiri pula Ketua Senat Universitas Al-Khairaat Palu, Dr Aris Aksara, Forkopimcam Bahodopi, para Kades, tokoh Agama, tokoh pemuda dan masyarakat, serta undangan lainnya. (FAUSIA WULANDARI HAFID)

Ponpes Nurul Khairaat yang akan dibangun di Bahodopi digadang-gadang menjadi ponpes modern terbesar di Sulawesi. MOROWALI- Akan dibangun di ...

Tiba di Rampi, Tim Ekspedisi Relawan Luwu Raya Disambut Secara Adat

Tim ekspedisi Rampi disambut secara adat.

LUTRA- Usai menempuh perjalanan 4 hari 3 malam, tim ekspedisi Rampi akhirnya tiba di tempat tujuan, Senin (15/8/2022). Di Rampi, mereka (tim ekspedisi, red) disambut secara adat setempat.


Penjemputan tim ekspedisi dari komunitas relawan Luwu Raya itu, dihadiri Tokoi Tongko Rampi, pihak Polres Luwu Utara, serta perangkat kecamatan hingga desa se Kecamatan Rampi. 


Rombongan ekspedisi bertolak menuju Rampi pada 11 Agustus lalu, dan dinyatakan tiba dengan selamat tanggal 14 Agustus lalu. Camat Rampi, A Rahmat Purnama, berterimakasih atas kedatangan relawan Luwu Raya yang melaksanakan ekspedisi menuju Rampi dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77. Ia berharap, kunjungan tersebut mendatangkan kebaikan bagi Rampi. 


Korlap Tim Ekspedisi Rampi, Ilham Ilo, mengemukakan kedatangan timnya ke Rampi selain bersilaturahmi dengan warga, juga untuk memantau kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk Rampi sehingga nantinya dapat dikomunikasikan kepada pemangku kebijakan baik di Lutra, provinsi, maupun pusat. Perwakilan Tokoi Tongko Rampi, Karel S Narai, mengharapkan agar pertemuan tersebut dapat melahirkan persepsi yang sama memajukan Rampi dan Luwu Raya pada umumnya. (JHON LEE GEROSI)

Tim ekspedisi Rampi disambut secara adat. LUTRA- Usai menempuh perjalanan 4 hari 3 malam, tim ekspedisi Rampi akhirnya tiba di tempat tujuan...

Ditarget, Proyek Jaringan Tata Air Tambak Pompengan Pantai Rampung Tepat Waktu

Kegiatan peningkatan jaringan tata air tambak di Desa Pompengan Pantai.

WALMAS- Rekanan pelaksana proyek peningkatan jaringan tata air tambak di Desa Pompengan Pantai, Kabupaten Luwu, ditarget rampung tepat waktu. 


Syahrul, rekanan dari PT Tri Bakti Karsa, ketika ditemui Jumat (12/8/2022), yakin dan optimistis, pihaknya dapat merampungkan 100% kegiatan sesuai batas waktu yang ditentukan 


Pihak rekanan bakal mengerahkan empat unit alat excavator di lokasi proyek.

"Saat ini, kita telah memasuki item kegiatan pemasangan batu, jembatan kayu di 9 titik, serta galian, dan Insya Allah akhir bulan Agustus 2022, bobot kegiatan ditarget sudah 12%," beber Syahrul. 


Proyek ini menyerap anggaran yang bersumber dari APBN TA 2022.

Kegiatan peningkatan jaringan tata tambak Kabupaten Luwu di Desa Pompengan Pantai ini, menyerap anggaran Rp7.591.100.000 yang bersumber dari APBN TA 2022. Proyek ini dikucurkan atas perjuangan langsung Kades Pompengan Pantai, Rahmat Husain, yang mengusulkan anggaran tersebut ke pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang. (ARS/ABK)

Kegiatan peningkatan jaringan tata air tambak di Desa Pompengan Pantai. WALMAS- Rekanan pelaksana proyek peningkatan jaringan tata air tamba...

Sirdan Genjot Pembangunan Fisik di Desa Seba-seba Walenrang Timur

Kades Seba-seba, Sirdan.

WALMAS- Tahun ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Seba-seba, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, kembali menggenjot sejumlah program fisik. Untuk diketahui, poros Seba-seba saat ini  tengah dalam tahap pengaspalan. 


Kepala Desa (Kades) Seba-seba, Sirdan, ketika ditemui Koran Akselerasi, Jumat (12/8/2022), menyebut ada beberapa kegiatan fisik yang berjalan di wilayah Seba-seba. 


"Beberapa kegiatan fisik yang kita laksanakan seperti pembuatan jalan tani sebanyak dua paket, dan pembenahan lapangan berupa pengecetan dan boks listrik (penambahan daya), untuk program non-fisik kami masih menyalurkan BLT-DD kepada kurang mampu, hingga ketahanan pangan, dll," tuturnya. 


Sementara, untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-77 tahun 2022, Pemdes Seba-seba bersama pengurus Karang Taruna bakal menggelar sejumlah lomba tradisional, termasuk devile. (ARS/ABK)

Kades Seba-seba, Sirdan. WALMAS- Tahun ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Seba-seba, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, kembali menggenjo...

Polres Luwu Cegah Korupsi di Tingkat Desa

Kapolres Luwu, AKBP Arisandi, dan Ketua APDESI, Arfan Basmin.

BELOPA- Bekerjasama pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Polres Luwu melaksanakan sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi di tingkat desa melalui Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi yang berlangsung Kamis (11/8/2022) kemarin itu, diikuti seluruh kepala desa di Kabupaten Luwu. 


Dalam siaran persnya, Jumat (12/8/2022), Kapolres Luwu, AKBP Arisandi SH SIk MSi, menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan agar perangkat desa khususnya kepala desa di Luwu terhindar dari perbuatan tindak pidana korupsi. 


"Tiga faktor yang bisa memicu terjadinya tindak kejahatan, yaitu motivasi pelaku, target yang sesuai dan ketiadaan aparat mumpuni. Di samping itu, pemicu lainnya seperti target yang lemah, kelompok rentan seperti anak-anak atau perempuan, serta tidak adanya aparat mumpuni, tindak pidana korupsi biasanya terjadi karena adanya niat dari pelaku," tegas AKBP Arisandi. 


Sosialisasi tersebut dihadiri antara lain Ketua APDESI Luwu, Arfan Basmin, Kajari, A Usman Harun, Kepala Dinas PMD, H Bustan, Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan SH, dan 80 kepala desa selaku peserta. Di kesempatan itu, Polres Luwu beserta APDESI menandatangani kerja sama dengan DPD Jurnalis Online Indonesia (JOIN) terkait komitmen bersama mewujudkan keterbukaan informasi publik yang transparan dan akuntabel di tingkat desa. (TOM)

Kapolres Luwu, AKBP Arisandi, dan Ketua APDESI, Arfan Basmin. BELOPA- Bekerjasama pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDES...

Pekan Ini, Komunitas Relawan Luwu Raya akan Gelar Ekspedisi Rampi

Bupati Luwu Utara, Hj Indah Putri Indriani melepas tim ekspedisi Rampi dari Komunitas Relawan Luwu Raya.

MASAMBA- Memeriahkan momen Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-77, Komunitas Relawan Luwu Raya beranggotakan 25 orang, akan melaksanakan ekspedisi ke Rampi. Mereka secara resmi dilepas Bupati Lutra, Hj Indah Putri Indriani, Selasa (9/8/2022).


Koordinator Relawan Luwu Raya, Raswan, mengungkapkan seremonial pelepasan telah dilakukan Bupati Lutra, Indah Putri Indriani, siang tadi. Untuk keberangkatan tim ekspedisi, dijadwalkan pada 11 Agustus 2022 mendatang. 


"Ada beberapa agenda kami dalam ekspedisi Rampi, di antaranya melakukan assessment terkait kebutuhan masyarakat Rampi, serta kami akan menyalurkan donasi ke warga di Rampi," terang Raswan. 


Sementara, Bupati Lutra, Indah Putri Indriani sangat merespons baik kegiatan ekspedisi Relawan Luwu Raya, menurut Bupati Indah Putri Indriani, Relawan Luwu Raya ini telah banyak memberikan kontribusi positif untuk Lutra. "Saya ingat, waktu banjir bandang beberapa tahun lalu, komunitas Relawan Luwu Raya ini langsung bergerak membantu kami melakukan evakuasi dan penanganan pasca musibah banjir bandang, seluruh kegiatan Relawan Luwu Raya sangat positif dan kami memberi apresiatif atas andil mereka," kenang Bupati wanita pertama di Sulsel yang akrab disapa IDP ini. (JHON LEE GEROSI)

Bupati Luwu Utara, Hj Indah Putri Indriani melepas tim ekspedisi Rampi dari Komunitas Relawan Luwu Raya. MASAMBA- Memeriahkan momen Hari Ula...

Dipantau KPK, Rafi'i: Rekanan Islamic Center & Stadion Malili Harus Kerja Profesional

Muhammad Rafi'i.

MALILI- Pembangunan dua mega proyek di Kabupaten Luwu Utara, yakni kawasan Islamic Center dan Stadion Malili, masuk pengawasan ketat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Untuk itu, Ketua Badan Kajian Pengawasan Kebijakan Pembangunan Aliansi Media Jurnalis Independen Republik Indonesia (BKPKP AMJI-RI), Muhammad Rafi'i, Selasa (9/8/2022), berharap agar rekanan yang menangani kedua proyek multi years tersebut semakin termotivasi tuk bekerja secara profesional. 


"KPK nampaknya memberi perhatian khusus terhadap pembangunan Islamic Center dan Stadion Malili di Luwu Timur, sehingga pihak rekanan yang bertugas seyogyanya mampu menunjukkan hasil kerja yang baik dengan mengacu standar perencanaan yang telah dibuat," ucap Rafi'i. 


Ia menambahkan, fungsi pengawasan dari KPK ini sangat positif. Di mana, rekanan yang menangani kegiatan tersebut bekerja lebih teliti, detail, dan tepat waktu sesuai perencanaan semula. Sekedar diketahui, proyek Islamic Center menelan anggaran Rp14,6 miliar untuk tahap pertama beserta biaya pembebasan lahan Rp5,3 miliar, sementara proyek Stadion Malili menyerap anggaran Rp14,2 milliar. 


Sebelumnya, Sekretaris Inspektorat Lutim, menyampaikan kedua proyek tersebut (Islamic Center dan Stadion Malili) bakal diawasi langsung KPK. Rekanan yang bertanggungjawab menangani proyek strategis dan salah-satu program prioritas Bupati Lutim, Budiman, itu hendaknya dikerja berdasarkan pedoman perencanaan di lapangan. (RLS)

Muhammad Rafi'i. MALILI- Pembangunan dua mega proyek di Kabupaten Luwu Utara, yakni kawasan Islamic Center dan Stadion Malili, masuk pen...


Top