![]() |
| Dandim 1403/PLP, Letkol (Inf) Windra Sukma Prihantoro. |
Dandim 1403/Palopo, Letkol (Inf) Windra Sukma Prihantoro, saat dikonfirmasi Koran Akselerasi, Jumat (11/9/2026), menegaskan operasi penertiban secara terpadu oleh TNI/Polri masih akan berlanjut di lokasi PETI Bajo Barat.
"TNI/Polri akan melakukan operasi rutin terhadap aktivitas ilegal (PETI, red) di Bajo Barat, pokoknya kita tidak akan memberi celah sedikit pun kepada para pelaku untuk kembali melakukan aktivitasnya," ungkap Dandim Palopo.
Saat ditanya soal masih banyaknya alat excavator disembunyikan ke tengah hutan? Dandim mengungkapkan, aparat akan terus memburu keberadaan alat berat tersebut hingga ke dalam hutan.
Pada razia yang digelar sehari sebelumnya, personil TNI berhasil membongkar talang yang digunakan penambang untuk menyaring material, tercatat ada 9 talang yang dibongkar.
Kepada pemilik excavator diimbau agar segera mengeluarkan alat beratnya dari lokasi PETI Bajo Barat, alat berat yang masih berada di sepanjang aliran Sungai Suso agar secepatnya dikeluarkan dari lokasi PETI Bajo Barat sebelum ditindak tegas.
Razia TNI di Bajo Barat ini, turut mengamankan 17 jerigen berisi BBM jenis solar dan 18 jerigen yang dalam kondisi kosong alias tak berisi. "Kita akan tingkatkan patroli di lokasi PETI, jika masih ada excavator ditemukan langsung ditindak," cetusnya. (TOM/ABK)

Posting Komentar untuk "Razia PETI Berlanjut, Aparat Incar Excavator Disembunyikan Pemiliknya di Hutan Bajo Barat"