Bupati Luwu Launching Program Jaga Desa Hasil Kolaborasi Pemda dan PT MDA

8.189 Views

 

Launching program Jaga Desa di Luwu. 
BELOPA- Secara langsung, Bupati Luwu, H Patahudding, Kamis (4/6/2026) lalu, melaunching program Jaga Desa yang merupakan hasil kolaborasi Pemda Luwu bekerjasama PT Masmindo Dwi Area (MDA), serta Forum Desa (FORDES) Matappa, program ini akan diaplikasikan di 21 desa dalam wilayah operasional PT MDA. 

Pada kesempatan yang sama juga ditantangani MoU tentang penguatan kelembagaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa pada jalur mobilisasi pertambangan.

Program Jaga Desa merupakan upaya memperkuat keberadaan FOTDES Matappa selaku wadah aspirasi masyarakat yang secara resmi terbentuk November 2025 yang lalu. Ke depan, setiap aspirasi warga yang masuk ke FORDES Matappa, langsung ditindaklanjuti Pemda dan PT MDA secara bersama.

Nantinya, program Jaga Desa bertumpu pada tiga pilar yakni jaga stabilitas desa, jaga masa depan desa, dan jaga keselamatan desa. Adapun FORDES Matappa berfungsi sebagai wadah aspirasi lewat Sirampun atau rembug. Juga akan dibentuk Pos Pemantauan Terpadu, program padat karya, reboisasi, serta penguatan peran kader Jaga Mobilisasi di seluruh desa dalam wilayah operasional.
 
Sementara, pada pilar Jaga Masa Depan Desa, MDA bersama Pemda Luwu akan memulai program pelatihan vokasi bagi 90 pemuda/pemudi dari 21 desa. Program yang dimulai, 8 Juni 2026 tersebut mencakup lima bidang pelatihan, yaitu Teknisi AC, Mekanik Otomotif, Teknisi Listrik, Asisten Cook, dan 
Housekeeping.

Pilar Jaga Masa Depan Desa dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya 
manusia dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, program magang, serta pendampingan usaha dan pemberdayaan UMKM. 

Untuk pilar Jaga Keselamatan Desa, PT MDA menggandeng Pusat Studi Pemetaan dan Bencana (Puspena) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) dan 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu untuk memperkuat program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) melalui pelatihan kebencanaan, simulasi rutin, penguatan posko tanggap bencana, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi risiko bencana.

Bupati Luwu, Patahudding, mengatakan, FORDES Matappa telah menunjukkan 
bahwa aspirasi masyarakat dapat menjadi dasar lahirnya program-program yang 
bermanfaat bagi desa. Karena itu ia sangat mendukung penguatan forum ini agar 
perannya semakin besar dalam mengawal pembangunan dan pemberdayaan 
masyarakat.

"Saya mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kolaborasi ini. Mari kita kawal 
bersama Program Jaga Desa dan kita dukung investasi yang sedang berjalan agar segera beroperasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Luwu," ujar Patahudding.

Direktur Utama PT MDA, Trisakti Simorangkir, mengatakan program Jaga Desa menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus memperbaiki pendekatan dalam menyusun dan menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

"Jika sebelumnya banyak program dirancang dari perspektif perusahaan lalu dibawa ke masyarakat, hari ini kami berupaya membalik pendekatan tersebut. Kami memulai dari aspirasi masyarakat terlebih dahulu, kemudian bersama-sama menerjemahkannya menjadi program yang dapat dijalankan. FORDES Matappa membantu kami lebih banyak mendengar sebelum bertindak, memahami lebih dalam sebelum memutuskan, dan menyusun program berdasarkan kebutuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat desa. Program Jaga Desa lahir dari proses itu. Ini bukan program yang disusun perusahaan untuk masyarakat, melainkan program yang tumbuh dari aspirasi masyarakat dan kemudian didukung bersama oleh Pemda Luwu dan PT MDA," beber Trisakti.

Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Muhandas Ulimen, menegaskan bahwa keberhasilan 
FORDES Matappa dan Program Jaga Desa sangat ditentukan oleh kemampuan kompetensi, program magang, serta pendampingan usaha dan pemberdayaan 
UMKM. (RLS-TOM)

Posting Komentar untuk "Bupati Luwu Launching Program Jaga Desa Hasil Kolaborasi Pemda dan PT MDA"