ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga

Terjebak Banjir, Ratusan Mahasiswa FH-UNANDA Dievakuasi Tim SAR Lutra

Tim SAR gabungan di Kabupaten Luwu Utara saat melakukan evakuasi.

LUTRA- Akibat terjebak banjir saat mengadakan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) di Desa Pararra, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, Kamis (22/9/2022) lalu, ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma (FH-UNANDA) Palopo, terpaksa dievakuasi tim SAR gabungan. 


Sedikitnya 100-an mahasiswa yang sedang mengikuti LKM berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman oleh tim SAR gabungan yang terdiri SAR Brimob, Tagana Lutra, Sarsor Karang Taruna Lutra, PMI, WMI Lutra, BASA, dan Pemdes Pararra dibantu warga setempat.


Raswan, salah-satu tim SAR yang berada di lokasi, kepada Koran Akselerasi, Jumat, 23 September 2022 menjelaskan, panitia dan peserta LKM FH-UNANDA terjebak banjir akibat meluapnya daerah aliran sungai (DAS) Rongkong. 


"Proses evakuasi berjalan lama karena jumlah mahasiswa yang ikut LKM dan terjebak banjir di bantaran Sungai Rongkong jumlahnya cukup banyak sekitar 100 orang lebih, selama penyelamatan berlangsung, warga cukup banyak membantu kami," cetus Raswan selaku relawan WMI Lutra. (JHON LEE GEROSI)

Tim SAR gabungan di Kabupaten Luwu Utara saat melakukan evakuasi. LUTRA- Akibat terjebak banjir saat mengadakan Latihan Kepemimpinan Mahasis...

Khawatir Mangkrak, Rafi'i Sayangkan 2 Mega Proyek di Lutim Progresnya Lamban!

Muhammad Rafi'i.

MALILI- Realisasi pelaksanaan dua kegiatan mega proyek di Kabupaten Luwu Timur yakni pembangunan Stadion dan Islamic Center, rupanya diduga berjalan lamban. Terbukti, progres kedua proyek tersebut bobotnya masih sangat rendah. 


Ketua Badan Kajian Pengawasan Kebijakan Pembangunan Aliansi Media Jurnalis Independen Republik Indonesia (BKPKP AMJI-RI), Muhammad Rafi'i, Rabu (21/9/2022), menyayangkan volume pekerjaan dua proyek yang menyedot anggaran cukup besar nilainya itu bak jalan di tempat. "Kalau melambat terus, ya dikhawatirkan kedua proyek ini tidak bisa selesai tepat waktu, bahkan bisa saja mandek alias mangkrak. Tentu, kita tidak inginkan hal itu sampai terjadi. Untuk itu, diperlukan upaya percepatan di lapangan," tandas Rafi'i mengimbau. 


Seperti diketahui, rendahnya pencapaian realisasi fisik kedua proyek tersebut membuat Bupati Lutim, Drs H Budiman, mendapat pertanyaan dari DPRD saat sidang paripurna pandangan umum fraksi terkait pembahasan Ranperda APBD Perubahan Lutim TA 2022, Senin (19/9/2022) lalu. Dua fraksi di antaranya, Fraksi Golkar dan Fraksi Nasdem mempertanyakan itu. 


Terkait dua proyek tersebut, Bupati Lutim, Budiman, dalam jawabannya menguraikan progres pembangunan Stadion saat ini sekitar 5,07% sementara Islamic Center berada di angka 7,82%. Menurut dia, faktor cuaca menjadi pemicu keterlambatan progres pekerjaan. Sebagai upaya, telah diambil langkah strategis percepatan pekerjaan dengan menambah jam kerja hingga penambahan armada tuk mendukung kelancaran kegiatan, jawaban tersebut disampaikan Budiman saat menjawab pandangan umum fraksi di DPRD, beberapa hari lalu. (RLS)

Muhammad Rafi'i. MALILI- Realisasi pelaksanaan dua kegiatan mega proyek di Kabupaten Luwu Timur yakni pembangunan Stadion dan Islamic Ce...

Kades Harapan Fokus Benahi Pendataan Penduduk

Kepala Desa (Kades) Harapan, Bachrul A Bachtiar ST.

WALMAS- Di awal pemerintahannya, Kepala Desa (Kades) Harapan, Bachrul A Bachtiar ST, tengah fokus membenahi pendataan penduduk. 


Menurut dia, pendataan penduduk ini sangat urgen khususnya dalam mempersiapkan data valid bagi warga yang nantinya bakal menerima bantuan dari pemerintah. 


"Pendataan yang kami lakukan ini bertujuan menghasilkan data valid terkhusus kriteria warga penerima bantuan seperti BLT, BPJS Kesehatan, PKH, BPNT dan lain-lain," terang Bachrul A Bachtiar. 


Sekaitan program fisik yang berjalan di 2023 mendatang, Pemdes harapan telah menggelar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) untuk nantinya diakomodir ke Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) bersama dengan usulan-usulan masyarakat melalui Musrenbang. (ARS/ABK)

Kepala Desa (Kades) Harapan, Bachrul A Bachtiar ST. WALMAS- Di awal pemerintahannya, Kepala Desa (Kades) Harapan, Bachrul A Bachtiar ST, ten...

Warga Pompengan Pantai Bersyukur Kehadiran Proyek Jaringan Tata Air Tambak

Proyek jaringan tata air tambak di Pompengan Pantai.

LUWU- Ungkapan rasa syukur disampaikan sejumlah warga Desa Pompengan Pantai, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, atas kehadiran proyek peningkatan jaringan tata air tambak dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang senilai Rp7.591.100.000. 


"Kami berterima kasih ke BBWS Pompengan-Jeneberang yang telah menurunkan proyek itu ke Pompengan Pantai, saya kira kehadiran proyek tersebut sudah menjadi solusi tepat bagi segala permasalahan tambak dan pengairan di wilayah ini," ungkap Yusuf Tandigau, salah-seorang warga Pompengan Pantai, Senin (19/9/2022). 


Dengan adanya pembangunan jaringan tata air tambak tersebut, lanjut Yusuf Tandigau, nantinya dapat mengatasi persoalan banjir serta meminimalisir berkurangnya volume air tawar dan asin di Pompengan Pantai. 


"Intinya, kami masyarakat Pompengan Pantai sangat terbantu dengan adanya proyek tata air tambak, terlebih lagi rekanan CV Tri Bakti Karsa selaku kontraktor mengerjakan proyek ini dengan kualitas yang baik, dan semoga ke depannya kegiatan itu dapat terus berlanjut secara berkeseinambungan," tandas Yusuf Tandigau. (ARS/ABK)

Proyek jaringan tata air tambak di Pompengan Pantai. LUWU- Ungkapan rasa syukur disampaikan sejumlah warga Desa Pompengan Pantai, Kecamatan ...

IPMR dan Masyarakat Rampi Tolak Keras PT Kalla Arebamma

Spanduk penolakan aktivitas tambang masyarakat adat Rampi dan IPMR.

LUWU UTARA- Rencana PT Kalla Arebamma dan PT Citra Palu Mineral, tuk melakukan aktivitas tambang di Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, mendapat penolakan keras dari masyarakat adat dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Rampi (IPMR). Mereka juga menuding, terjadi aktivitas tambang ilegal di Rampi dengan menggunakan alat berat. 


Ketua IPMR, Ramon, kepada Koran Akselerasi, Selasa (13/9/2022), menegaskan sejak awal masyarakat adat dan IPMR tidak pernah menyetujui adanya kegiatan pertambangan yang akan dilakukan kedua perusahaan tersebut. Akan tetapi, belakangan Pemprov Sulsel tiba-tiba mengeluarkan izin konsesi kepada perusahaan tersebut. Dibuktikan, akhir Agustus lalu, pihak perusahaan memasang papan informasi yang mengklaim 12.010 Ha lahan di wilayah adat Rampi sebagai usaha pertambangan PT Kalla Arebamma. Persoalannya, perusahaan tersebut tidak pernah meminta izin dari masyarakat adat Rampi untuk membuka usaha pertambangan di sana. 


"Sejak 3 September, spanduk bertuliskan penolakan terhadap PT Kalla Arebamma dan PT Citra Palu Mineral, sudah terpasang di beberapa titik, ini sebagai tanda masyarakat Rampi menolak perusahaan tambang yang akan beroperasi di daerah kami. Perusahaan ini bertingkah hebat sekali, semua lahan berusaha mereka klaim bahkan termasuk perkampungan masyarakat juga mau dikuasai. Untuk itu, kami akan terus melakukan penolakan," tegas Ramon. 


Sekedar diketahui, PT Kalla Arebamma di 2010 lalu memperoleh IUP Eksplorasi dari Pemkab Lutra, kemudian 2017 ditingkatkan menjadi IUP Operasi Produksi oleh Pemprov Sulsel. Padahal, lanjut Ramon, di dalam konsesi itu terdapat hutan alam, situs budaya, perkampungan, persawahan, perkebunan, rumah ibadah, sekolah hingga Bandara Rampi. 


Menindaklanjuti dugaan tambang ilegal serta penolakan perusahaan di wilayah itu, Majelis Adat Rampi bersama Lembaga Adat Wilayah Rampi, PD AMAN, PD BPAN, pemerintah desa se Rampi, IPMR, tokoh masyarakat dan tokoh perempuan adat, Senin, 12 September lalu, menggelar musyawarah khusus. Rapat yang dipimpin Ketua Majelis Adat Rampi, Karel S Naray, menghasilkan dua kesimpulan. 


Pertama, menghentikan dan menolak keras aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ilegal di Rampi, dan kedua menolak keras tambang dan IUP PT Kalla Arebamma karena dari awal mereka (PT Kalla Arebamma) tidak pernah melakukan konsultasi publik kepada masyarakat adat Rampi, mereka mensinyalir penyusunan izin PT Kalla Arebamma terindikasi cacat hukum. (JHON LEE GEROSI/ABK)

Spanduk penolakan aktivitas tambang masyarakat adat Rampi dan IPMR. LUWU UTARA- Rencana PT Kalla Arebamma dan PT Citra Palu Mineral, tuk mel...

Bupati Resmi Definitifkan Yusman Mahbub Sebagai Sekda Morowali

Bupati Morowali, Drs Taslim melantik Drs  Yusman Mahbub MSi, selaku Sekda definitif.

MOROWALI- Usai memenangkan lelang jabatan, Drs Yusman Mahbub MSi, Jumat (9/9/2022), resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali, oleh Bupati Morowali, Drs Taslim. Sebelum ini, Yusman Mahbub sempat menyandang status Plt Sekda.


Pelantikan Yusman Mahbub sebagai Sekda Morowali definitif tertuang dalam Surat Gubernur Sulteng Nomor: 800/452/BKD dan SK Bupati Morowali Nomor: 821.22/109/RHS/BKPSDM/2022. 


Dalam sambutannya, Bupati Morowali, Taslim, memberi ucapan selamat kepada Yusman Mahbub atas pencapaiannya memangku jabatan Sekda. Kendati demikian, Taslim tetap mengapresiasi 6 ASN yang telah mengikuti lelang JPT-Pratama Sekda Morowali. Dengan selesainya seleksi jabatan itu, Taslim mengharapkan seluruh OPD Pemkab Morowali memperkuat sinergitas dan kerja sama tuk mencapai visi-misi Morowali Sejahtera Bersama.


Setelah dilantik, Sekda Morowali, Yusman Mahbub, menegaskan dirinya siap menegakkan aturan disiplin/etika Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan, Yusman Mahbub tak segan-segan mengusulkan sanksi berat pemecatan bagi ASN yang melabrak aturan atau melakukan kesalahan fatal. Dirinya juga memastikan seluruh program yang mengarah pada visi-misi Morowali Sejahtera Bersama sebanyak 7 item dapat tercapai dan terakomodasi dalam struktur APBD TA 2022 dan 2023. (FAUSIA WULANDARI HAFID)

Bupati Morowali, Drs Taslim melantik Drs  Yusman Mahbub MSi, selaku Sekda definitif. MOROWALI- Usai memenangkan lelang jabatan, Drs Yusman M...

Uluran Tangan Irwan Hamid Bantu Warga Terdampak Banjir di Kendekan

Legislator Sulsel asal Luwu Raya, Ir Irwan Hamid, mendistribusikan bantuan kepada korban banjir di Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur.

WALMAS- Sekitar 16 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Pollopadang, Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, menerima bantuan kemanusiaan yang disalurkan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ir Irwan Hamid. 


Ke-16 KK warga Kendekan ini, merupakan penduduk yang terdampak bencana alam berupa banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Jenis bantuan yang didistribusikan itu, berupa kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako). 


"Alhamdulillah, kemarin kita sudah sebar bantuan sembako kepada warga Kendekan yang terkena imbas bencana alam banjir," imbuh Irwan Hamid kepada awak media, Kamis (8/9/2022). 


Sebagai anggota dewan yang dipilih langsung oleh rakyat, Irwan Hamid terketuk pintu hatinya membantu mereka yang tertimpa banjir di Kendekan, Walenrang Timur. Ia berharap, bantuan ini bisa sedikit mengurangi beban warga pasca terjadinya luapan banjir. (TOM)

Legislator Sulsel asal Luwu Raya, Ir Irwan Hamid, mendistribusikan bantuan kepada korban banjir di Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur....

Pasar Percontohan Belopa Songsong Penilaian Adipura

Kebersihan di kawasan Pasar Rakyat Belopa semakin digenjot. 

BELOPA- Rencananya di bulan ini, tim penilai lomba Adipura akan berkunjung di Kabupaten Luwu. Sebagai salah-satu objek yang masuk dalam item penilaian Adipura, kebersihan Pasar Percontohan Belopa terus dijaga dan dipertahankan. 


Hal itu disampaikan Plt Kepala Pasar Percontohan Belopa, Paisal To Leluasa, kepada media ini, Rabu (7/9/2022). Ia mengungkapkan, bahwa  pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap penataan kebersihan pasar. 


Plt Kepala Pasar Percontohan Belopa, Paisal To Leluasa.

"Kami dari pengelola pasar rutin melaksanakan kegiatan bersih-bersih dengan melibatkan pedagang, masalah kebersihan menjadi fokus penanganan kita tidak hanya dalam menyambut penilaian Adipura saja, namun pada hari-hari biasa sektor kebersihan menjadi masuk skala prioritas penanganan kami di Pasar Rakyat Belopa," tegas Paisal To Leluasa. 


Karena, sambung Paisal To Leluasa, kebersihan yang tercipta di kawasan Pasar Belopa akan memberi rasa nyaman dan aman kepada masyarakat atau pengunjung pasar saat melaksanakan transaksi. (MZK/TOM)

Kebersihan di kawasan Pasar Rakyat Belopa semakin digenjot.  BELOPA- Rencananya di bulan ini, tim penilai lomba Adipura akan berkunjung di K...


Top