ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga


PALOPO- Protes keras terhadap mekanisme penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) domisili yang diterapkan birokrat kampus, disuarakan ratusan mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), dengan melakukan aksi demo Rabu (3/2/2021), di depan Gedung B kampus I. 


"Kami menolak mekanisme pelaksanaan KKN yang mana diatur 2 orang per desa, dan Posko di rumah masing-masing. Ini sudah jelas tidak sejalan dengan misi pengabdian ke masyarakat sebagai salah-satu indikator yang mesti diperhatikan," ujar Jenderal Lapangan, Berto Bara'padang, dalam orasinya. 


Mahasiswa dalam aksinya juga mendesak pihak kampus transparan terhadap alokasi anggaran KKN periode 1 2021 ini. "Sejak hari Jumat aksi kita gelar, belum ada tanggapan dari unit pengelola KKN, mahasiswa di semua fakultas kecewa atas tidak adanya respon dari tuntutan tersebut," tambah Berto Bara'padang. 


Ia menambahkan, jumlah mahasiswa yang akan mengikuti KKN sebanyak kurang lebih 1.300 orang, tetapi saat pembekalan KKN via zoom, hanya diikuti 200-an mahasiswa saja. "Rekan-rekan mahasiswa yang lain kecewa lantaran mekanisme KKN domisili diputuskan sepihak tanpa sosialisasi lebih dulu," lanjut Berto Bara'padang. 


Solusi paling relevan yang diminta mahasiswa, menambah peserta KKN di setiap desa dengan batasan 7 hingga 10 orang di setiap Posko yang akan dibuat nantinya. 


"Aksi ini akan terus kami gelar, sampai ada titik terang--, penjelasan dari pihak kampus dalam hal ini unit pengelola KKN," beber Berto Bara'padang. (JLE)


About koranakselerasi

OnlineAkselerasi.com juga beredar dalam versi cetak (Koran Akselerasi) yang beredar di wilayah Luwu Raya dan Toraja. Semoga, kehadiran media ini, dapat menambah khasana bacaan masyarakat yang lebih edukatif dan mendidik.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top