ads

HUT Adhyaksa Ke-80

HUT Adhyaksa Ke-80

PERUMDAM WAEMAMI LUWU TIMUR

PERUMDAM WAEMAMI LUWU TIMUR

UCAPAN HUT RI KE-80 PEMKAB MOROWALI

UCAPAN HUT RI KE-80 PEMKAB MOROWALI

Headline

Metro

Hukum

Daerah

Politik

Pj Walikota Palopo Terima Kunjungan Silaturahmi Dandim 1403/PLP

 

Pj Walikota Palopo menerima audiens Dandim 1403/PLP yang baru.
PALOPO- Mengawali tugasnya, Dandim 1403/PLP, Letkol (Inf) Windra Sukma Prihantoro, Kamis (31/7/2025), melakukan pertemuan silaturahmi dengan Pj Walikota Palopo, Drs H Firmanza DP SH MSi, di Rujab SaokotaE. 

Dalam pertemuan itu, Pj Walikota didampingi Pj Ketua TP-PKK, Ny Hj Isnada Firmanza, beserta sejumlah jajaran Pemkot Palopo, sedang Letkol (Inf) Windra Sukma Prihantoro yang sebelumnya menggantikan Letkol (Arm) Kabit Bintoro Priyambodo SIp sebagai Dandim 1403/PLP, menegaskan Kodim 1403/PLP siap bersinergi dengan Pemkot Palopo menyukseskan seluruh program pembangunan. 

"Kodim 1403/PLP siap berkolaborasi mendukung program Pemkot Palopo untuk mewujudkan Palopo sebagai kota yang aman, nyaman, dan sejahtera. Kodim 1403/PLP siap ambil bagian menyukseskan penanganan inflasi dan stunting," tegas Dandim.

Pj Walikota, Firmanza DP, menyambut kunjungan Dandim 1403/PLP dengan penuh kekeluargaan, ia berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun kerja sama yang solid dan memperkuat kolaborasi pemerintah, TNI, dan masyarakat menjaga wilayah Palopo tetap aman dan kondusif. (MUBARAK DJABAL TIRA)

  Pj Walikota Palopo menerima audiens Dandim 1403/PLP yang baru. PALOPO- Mengawali tugasnya, Dandim 1403/PLP, Letkol (Inf) Windra Sukma Prih...

Damkar Kutim Piawai Jinakkan Satwa Liar

 

Petugas Damkar Kutim saat menjinakkan satwa liar.
SANGATTA- Di tengah panasnya siang hari, ketika sebagian besar orang tengah menikmati jam istirahat, tiga petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kutai Timur (Kutim) dari Pos Jaga Jalan Cendana, justru sedang berjibaku dengan tugas tak biasa. Bukan kobaran api yang mereka hadapi, melainkan seekor biawak liar sepanjang satu meter yang tiba-tiba masuk ke pekarangan rumah warga di kawasan Jalan APT Pranoto, Gang Sawitto, Sangatta Utara.

Peristiwa ini terjadi tepat pada pukul 12.25 WITA, ketika Ibu Nana, pemilik rumah, panik melihat kehadiran hewan reptil tersebut. Tak butuh waktu lama baginya untuk menghubungi posko Damkar Kutim. Dalam hitungan menit, Riduan dan dua rekannya langsung meluncur ke lokasi lengkap dengan kendaraan operasional dan perlengkapan penanganan hewan liar.

Meski bukan kebakaran, panggilan itu disambut dengan sigap. Para petugas berhasil mengevakuasi biawak tersebut dalam waktu kurang dari 30 menit. Proses berlangsung aman dan tertib, tanpa menimbulkan kerusakan maupun kepanikan lebih lanjut di lingkungan sekitar. Hewan itu kemudian dilepasliarkan di lokasi yang jauh dari permukiman warga.

“Saya sangat berterima kasih kepada petugas Damkar, khususnya Pak Riduan dan teman-temannya. Cepat sekali mereka datang dan langsung bertindak. Padahal ini bukan kebakaran,” ujar Ibu Nana.

Kejadian ini memperlihatkan bahwa peran Damkar Kutim tidak terbatas hanya pada pemadaman api semata. Mereka juga hadir sebagai garda terdepan dalam layanan penyelamatan, termasuk ketika masyarakat dihadapkan pada ancaman dari satwa liar. Hal yang tidak jarang terjadi di Sangatta, wilayah yang masih dikelilingi habitat alami buaya, biawak, hingga ular.

Respons cepat di luar tugas utama itu mempertegas fungsi kemanusiaan Damkar Kutim. Bahwa mereka bekerja tanpa mengenal waktu, dan bahwa keberadaan mereka menyimpan arti lebih dari sekadar sirene dan semprotan air bertekanan tinggi.

“Kami siap membantu masyarakat kapan saja. Tidak semua panggilan harus soal api, yang penting ada warga butuh pertolongan,” ujar Riduan dengan seragam birunya seraya merendah.

Dengan aksi tanggap semacam ini, tak heran jika kepercayaan publik terhadap Damkar Kutim terus tumbuh. Sebuah bukti kecil, namun bermakna besar, bahwa keberadaan mereka benar-benar menyatu dengan denyut kehidupan masyarakat. (FADLY/TOM)

  Petugas Damkar Kutim saat menjinakkan satwa liar. SANGATTA- Di tengah panasnya siang hari, ketika sebagian besar orang tengah menikmati ja...

Nusron Wahid Sampaikan Pengarahan ke Jajaran Kanwil BPN Kalimantan Selatan

 

BANJARBARU- Dalam kunjungan kerja di Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (31/7/2025), Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyampaikan pengarahan di hadapan jajaran Kanwil BPN Kalimantan Selatan, di kesempatan itu Nusron Wahid menyorot adanya kesenjangan antara jumlah bidang tanah yang telah terdaftar dan yang telah bersertipikat. 

Dirinya menyebut, kendala itu kerap terjadi akibat beban Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang harus ditanggung masyarakat saat proses sertipikasi.

“Masih ada gap antara yang memiliki sertipikat dan yang terdaftar. Yang bersertipikat 59,59%, yang terdaftar 66,4%. Artinya ada orang yang sudah ikut program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), begitu mau disertipikatkan harus bayar BPHTB (karena tak mampu) jadinya mandek,” jelas Nusron Wahid.

Melihat hal itu, ia menekankan pentingnya kemampuan dalam membaca dan menindaklanjuti data tersebut secara bijak. Ia menilai, perbedaan sekitar 7,4% itu tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menghambat percepatan program sertipikasi secara nasional.

“Kita harus cerdas dan mampu dalam melihat data. Bagaimana cara mengatasinya? Mau tidak mau, Bapak/Ibu harus berkolaborasi dengan bupati, wali kota setempat. Minta keringanan BPHTB,” tegas Nusron Wahid.

Dia mengajak seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN di daerah untuk menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah kabupaten dan kota. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah sangat penting agar proses sertipikasi tidak terhenti hanya karena kendala administrasi fiskal, khususnya BPHTB yang nilainya sering memberatkan masyarakat.

Soal kolaborasi, Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Aziz, mengaku bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah telah dilakukan. Ia sepakat, kolaborasi memiliki peran krusial dalam mendorong percepatan berbagai program pertanahan, khususnya di Kalimantan Selatan.

Pada kesempatan ini, Menteri Nusron juga menandatangani prasasti Gedung Arsip Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Selatan. Ia didampingi oleh Staf Ahli Bidang Hukum Agraria dan Masyarakat Adat, Slameto Dwi Martono, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Harison Mocodompis, serta Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah, Suwito. (FAUSIAH WULANDARI HAFID)

  BANJARBARU- Dalam kunjungan kerja di Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (31/7/2025), Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyampaikan pe...

Menteri ATR/BPN Serahkan 11 Sertipikat Tanah Wakaf ke PCNU Kalimantan Selatan

 

BANJARBARU- Di tengah kunjungannya, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyerahkan 11 sertipikat tanah wakaf kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kalimantan Selatan, Kamis (31/7/2025). Di momen ini, Menteri Nusron mengajak seluruh unsur organisasi masyarakat keagamaan dan lembaga lain untuk turut aktif dalam program legalisasi aset.

“Saya mohon kepada Bapak/Ibu dari Muhammadiyah, dari NU, untuk ikut menyosialisasikan dan mengajukan sertipikasi aset-aset keagamaan yang dimiliki. Dengan sudah memiliki Sertipikat Hak Milik, itu menjadi solusi (nilai tambah),” ujar Menteri Nusron dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kalimantan Selatan, di Kota Banjarbaru.

Di Kalimantan Selatan, dari total target 6.166 rumah ibadah, hingga saat ini tercatat ada 5.102 rumah ibadah atau 82,74% yang telah bersertipikat. Sementara itu, untuk bidang tanah wakaf yang telah bersertipikat mencapai 7.385 bidang atau 86,66% dari total 8.521 bidang tanah wakaf yang ada di provinsi Kalimantan Selatan.

Pengelolaan aset keagamaan tidak boleh hanya berhenti di atas kertas. Menteri Nusron menyoroti masih banyaknya proses yang berhenti tanpa ada tindak lanjut nyata dari organisasi yang mengajukan. “Kalau ada yang benar-benar serius, ayo kita jalankan. Kita perlu tahu siapa yang bisa memindahkan informasi menjadi aksi. Tapi, sekali lagi, harus serius,” tegasnya.

Penyerahan sertipikat untuk aset keagamaan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan. Sertipikasi terus didorong untuk menjaga dan memanfaatkan aset wakaf secara produktif dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Nusron turut didampingi oleh Staf Ahli Bidang Hukum Agraria dan Masyarakat Adat, Slameto Dwi Martono; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Harison Mocodompis; serta Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah, Suwito; Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Aziz beserta jajaran. (FAUSIAH WULANDARI HAFID)

  BANJARBARU- Di tengah kunjungannya, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyerahkan 11 sertipikat tanah wakaf kepada Pengurus Cabang Nah...

Bea Cukai Morowali Raup Rp1,1 Triliun Penerimaan Negara Semester 1/2025

 

Kantor Bea dan Cukai Morowali.
MOROWALI- Sebuah pencapain luar biasa berhasil ditunjukkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Morowali, di semester pertama tahun 2025, Bea dan Cukai Morowali mampu meraup penerimaan negara hingga akhir Juni sebesar Rp1.106.424.278.000 atau 57,9 persen dari total target penerimaan 2025 sebesar Rp1.909.439.139.000

Kepada wartawan Koran Akselerasi, Kamis (31/7/2025), Kepala KPPBC TMP C Morowali, Satya Nugraha, merincikan bahwa kontribusi terbesar dihasilkan dari penerimaan sektor Bea Masuk sebesar Rp1.084.363.494.000 yang dipengaruhi tingginya aktivitas impor barang konstruksi untuk industri pengolahan di kawasan Morowali.

Selain itu, kinerja positif juga ditorehkan Bea dan Cukai Morowali di bidang penegakan hukum yang konsisten, enam bulan terakhir Bea dan Cukai Morowali berhasil mengamankan 1.209.000 batang rokok ilegal, dari hasil penindakan tercatat nilai denda dalam rangka Ultimum Remedium senilai Rp1.106.830.000. 

"Keberhasilan kita di semester 1/2025 tak lepas dari sinergitas yang terbangun bersama seluruh stakeholder serta pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat, hasil itu menjadi motivasi bagi jajaran Bea dan Cukai Morowali meningkatkan kinerja di semester II/2025 lewat pelayanan optimal serta pengawasan yang tegas, sehingga kembali mampu mengoptimalisasikan penerimaan negara, fasilitasi perdagangan, dan perlindungan masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal," kunci Satya Nugraha. (FAUSIAH WULANDARI HAFID)

  Kantor Bea dan Cukai Morowali. MOROWALI- Sebuah pencapain luar biasa berhasil ditunjukkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Ti...

Nusron Wahid akan Perkuat Sinergitas Pertanahan di Kalimantan Selatan

 

JAKARTA- Selain menyosialisasikan pendaftaran tanah ulayat, kunjungan Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid di Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (31/7/2025), juga bertujuan memperkuat sinergitas pertanahan di wilayah itu.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis, menjelaskan kunjungan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap isu-isu strategis pertanahan yang berkembang di daerah. 

“Kunjungan ini selain menjawab berbagai isu pertanahan di daerah, juga menunjukkan komitmen nyata Menteri ATR/Kepala BPN dalam memastikan bahwa pengakuan terhadap tanah-tanah adat dan ulayat tidak hanya berhenti pada kebijakan, tapi juga sampai ke pelaksanaannya di lapangan,” ujar Harison Mocodompis, Rabu (30/7/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN bersama Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Azis, akan menghadiri kegiatan Sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat yang digelar di lingkungan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan.

Sosialisasi tersebut akan dihadiri oleh perwakilan masyarakat adat, khususnya suku Dayak se-Kalimantan Selatan, serta para pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mulai mendaftarkan Tanah Ulayat mereka secara resmi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Menteri ATR/Kepala BPN juga dijadwalkan menyerahkan 314 sertipikat tanah, yang terdiri dari sertipikat Barang Milik Negara dan Daerah (BMN/BMD), hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), serta sertipikat tanah wakaf.

"Setelah rangkaian acara sosialisasi tersebut selesai, Menteri ATR/Kepala BPN akan rapat koordinasi bersama seluruh kepala daerah se-Provinsi Kalimantan Selatan. Rapat ini akan berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Selatan," tutup Harison Mocodompis.

Kunjungan kerja ini menandakan adanya upaya percepatan penyelesaian permasalahan pertanahan. Tak hanya itu, penguatan pengakuan terhadap hak-hak masyarakat hukum adat di tingkat daerah juga menjadi bagian dari program strategis Kementerian ATR/BPN. (FAUSIAH WULANDARI HAFID)

  JAKARTA- Selain menyosialisasikan pendaftaran tanah ulayat, kunjungan Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid di Provinsi Kalimantan Selatan,...

Iriane Iliyas Hadiri Lepas Sambut Dandim 1311/Morowali

 

Kegiatan lepas sambut Dandim 1311/MRW.
MOROWALI- Suasana lepas sambut Komandan Kodim (Dandim) 1311/Morowali dari Letkol (Inf) Alzaki SE MM MBA M.MAS ke Letkol (Inf) Abraham S Panjaitan M.SS, Rabu (30/7/2025), dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Morowali, Iriane Iliyas. 

Selain Wabup, acara ini juga dihadiri Wabup Morowali Utara, H Djira K SPd MPd, dan kalangan Forkopimda Morowali dan Morut antara lain Ketua DPRD Morowali, Herdianto Marzuki SE,  Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain SH SIk MH, Kapolres Morut, AKBP Reza Khomeini SIk, para kepala OPD, Ketua Pebotoa Adati ToBungku, pimpinan perusahan, kalangan perbankan, dan stakeholder lainnya. 

Dalam sambutannya, Wabup Iriane Iliyas menyampaikan apresiasi dan penghargaan serta ucapan terima kasih kepada Letkol (Inf) Alzaki atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat Dandim di wilayah Morowali-Morut. 

"Atas nama Pemda saya sampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kerja sama bapak Letkol (Inf) Alzaki selama menjabat Dandim 1311/MRW, semoga beliau dapat melaksanakan tugas dengan lancar dan sukses di tempat dinas yang baru," ungkap Iriane Iliyas. 

Sementara ucapan selamat datang di Bumi Tepe Asa Moroso ia sampaikan kepada Dandim 1311/MRW, Letkol (Inf) Abraham S Panjaitan, Wabup berharap kolaborasi antara Pemkab Morowali dan Kodim 1311/MRW dapat terus berjalan dengan baik dan seirama. 

Karena menurut Iriane Iliyas, sinergitas pemerintah dan TNI sangat dibutuhkan dalam membangun daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Morowali. Acara ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bingkisan dan cinderamata. (FAUSIAH WULANDARI HAFID)

  Kegiatan lepas sambut Dandim 1311/MRW. MOROWALI- Suasana lepas sambut Komandan Kodim (Dandim) 1311/Morowali dari Letkol (Inf) Alzaki SE MM...


Top