Respons Kritik Dino Patti, Seskab Teddy: Kelebihan Ongkos Lawatan Ditanggung Pribadi Prabowo

8.189 Views

 

JAKARTA- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya buka suara mengenai sorotan publik atas tingginya intensitas lawatan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Penjelasan ini sekaligus merespons kritik diplomat senior Dino Patti Djalal yang mempersoalkan efisiensi anggaran negara di tengah maraknya agenda kunjungan kenegaraan tersebut.

Teddy membantah anggapan bahwa perjalanan luar negeri Presiden bersifat seremonial atau spontan. Menurut dia, setiap kunjungan telah direncanakan sejak jauh hari dan membawa misi strategis yang berdampak langsung bagi kepentingan nasional.

"Kunjungan ini bukan sekadar agenda protokoler," kata Teddy melalui video klarifikasi resmi di akun Sekretariat Kabinet.

"Diplomasi tingkat tinggi membutuhkan hubungan personal antar-pemimpin, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik global saat ini."lanjutnya.

Dari rangkaian lawatan ke sejumlah negara seperti Rusia, Prancis, Jepang, Amerika Serikat, Kanada, hingga Belanda, pemerintah mengklaim telah mengamankan komitmen investasi akumulatif. Total investasi yang berhasil dihimpun disebut mencapai Rp2.430 triliun, yang mencakup kesepakatan di sektor pertahanan, perdagangan, serta transisi energi.

Terkait kritik Dino Patti Djalal mengenai beban anggaran, Teddy memastikan pemerintah telah melakukan pemangkasan logistik secara signifikan. Rombongan resmi kepresidenan kini dipotong hingga lebih dari separuh dibanding standar periode sebelumnya.

Bahkan, ia menyebut Prabowo menggunakan dana pribadi untuk menutup kelebihan ongkos operasional di lapangan. "Kelebihan biaya di luar anggaran negara ditanggung secara pribadi oleh Presiden Prabowo," ujar Teddy.

Di sisi lain, Teddy mencontohkan kunjungan kerja ke Prancis yang sempat disorot publik. Agenda pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron tersebut sejatinya sudah dijadwalkan sejak tahun lalu, namun mengalami beberapa kali penyesuaian waktu sebelum akhirnya terealisasi untuk penandatanganan kerja sama komersial vital.

Pemerintah menyatakan menghormati kritik yang dilayangkan oleh Dino Patti Djalal sebagai masukan dari korps diplomatik senior. Meski begitu, istana menegaskan seluruh gerilya diplomasi luar negeri ini tetap bermuara pada dukungan pembangunan domestik dan transparansi anggaran akan terus ditingkatkan. (**)

Posting Komentar untuk "Respons Kritik Dino Patti, Seskab Teddy: Kelebihan Ongkos Lawatan Ditanggung Pribadi Prabowo"