![]() |
| Pembukaan kegiatan pengkaderan di Ponpes DAM Tolada. |
MASAMBA- Semangat pembaruan menyelimuti Aula Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Arqam Muhammadiyah (DAM) Tolada Kecamatan Malangke, Senin (9/3/2026) sore.
Di tempat tersebut, Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati 1 (PKDM TM 1) resmi dibuka tepat pukul 16.00. Ajang bergengsi ini mengusung tema besar, “Membangkitkan Generasi Kreatif, Inovatif, dan Interaktif untuk IPM Tolada yang Berkemajuan."
Sebanyak 53 santri pilihan siap menjalani “kawah candradimuka” pengkaderan yang akan berlangsung selama empat hari penuh, terhitung mulai 9-12 Maret 2026 mendatang.
Ajang ini mendapat dukungan penuh dari tokoh pendidikan di Kabupaten Luwu Utara, khususnya dari warga Muhammadiyah Luwu Utara. Acara pembukaan berlangsung penuh khidmat, dengan kehadiran para tokoh penting pesantren.
Hadir langsung memberikan restu, Mudir Pondok Pesantren DAM Tolada, Ustaz Sandi, didampingi oleh Wakil Mudir Pesantren Muhammadiyah beserta jajaran pimpinan pesantren lainnya.
Kehadiran para pembina organisasi beserta para dewan guru yang turut memadati ruangan makin menambah energi positif bagi para peserta untuk mengikuti kegiatan bergengsi ini.
Ketua Umum Pimpinan Daerah (PD) IPM Luwu Utara, Resky Khaerunissa, yang turut hadir dalam pembukaan tersebut, menyampaikan harapan besarnya agar momentum ini menjadi titik balik kejayaan organisasi di tingkat akar rumput.
“Semoga Ranting IPM Tolada bisa lebih aktif dan bangkit kembali dengan adanya PKDM TM 1 ini. Kami berharap muncul generasi baru yang siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan, mulai dari tingkat ranting, daerah, hingga wilayah,” ujar Resky penuh optimisme.
Senada Resky, perwakilan Bidang Kader Pimpinan Wilayah (PW) IPM Sulawesi Selatan, Siti Nur Ariska, menekankan pentingnya kualitas luaran dari proses pengaderan di lingkungan pesantren.
“Dalam proses pengaderan di pesantren berbasis dakwah ini, harapan besar kami adalah PKDM TM 1 mampu menghasilkan kader yang benar-benar berdampak nantinya,” harapnya.
“Dengan begitu, IPM Tolada dapat bangkit kembali dengan membawa semangat baru yang lebih segar,” sambung Siti Nur Ariska.
Selama empat hari ke depan, 53 peserta akan digembleng dengan berbagai materi strategis untuk membentuk karakter yang kreatif dan inovatif.
Poin “Interaktif” menjadi sorotan utama agar kader IPM Tolada tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cakap dalam membangun kolaborasi dan komunikasi di tengah tantangan zaman yang makin dinamis.
Dengan dimulainya PKDM TM 1 ini, IPM Tolada secara tegas menyatakan kesiapannya untuk melahirkan lokomotif perubahan yang akan membawa gerakan pelajar Muhammadiyah menuju masa depan yang lebih berkemajuan. (Tim Humas DAM Tolada/LHr)

Posting Komentar untuk "Ponpes DAM Tolada Selenggarakan PKDM-TM 1 Diikuti 53 Santri"