![]() |
| Kadisdik Palopo, Asir Mangopo, menerima piagam dari Pjs Walikota Palopo, Andi Arwien Azis usai upacara Hardiknas. |
"Hardiknas mestinya menjadi momentum merefleksi diri kita untuk menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan," tegas Andi Arwien, mengutip sambutan seragam Mendikbud-RI, Muhadjir Effendy.
Di Hardiknas tahun ini, Arwien mengajak seluruh stakeholder agar mempererat hubungan antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana yang tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang diwariskan Ki Hadjar Dewantara.
"Hardiknas yang ditetapkan setiap tanggal 2 Mei, bertepatan kelahiran Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, tokoh pendidikan Indonesia yang dikenal dengan sebutan Ki Hadjar Dewantara. Kepada pelaku pendidikan dan kebudayaan, agar meneladani filosopi Ki Hadjar Dewantara," harap Arwien.
Dalam sistem pendidikan Indonesia, lanjut Arwien, ada tiga jalur yang bisa ditempuh yakni, pendidikan formal, non-formal, dan informal. Ketiga jalur ini, kedudukannya setara dan saling melengkapi.
"Khusus untuk peringatan Hari Otoda ke-22, hingga saat ini perjalanan otoda telah banyak menyemai manfaat dan kebaikan bagi seluruh rakyat Indonesia. Masyarakat kita semakin dewasa dan untuk itu, mari kita mewujudkan otoda yang bersih dan demokratis," papar Arwien meneruskan pesan Mendagri-RI, Tjahjo Kumolo. (TOM)

Posting Komentar untuk "Di Palopo, Peringatan Hardiknas Dirangkai HUT Otoda "