DEBAT PUBLIK! HM Judas Amir: Kerja Nyata Saya untuk Palopo Sudah Jelas dan Terbukti

8.189 Views
Debat Kandidat Palopo
HM Judas Amir saat menjawab pertanyaan panelis pada debat publik Pilwalkot Palopo 2018 yang digelar KPU.

AKSELERASI- Adu tajam visi-misi memanaskan debat publik putaran kedua Calon Walikota/Wakil Walikota Palopo 2018 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (8/5/2018), di Gedung Saodenrae Convention Center (SCC).

Kesimpulan akhirnya, jika pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada (Ome-Bisa) baru sebatas berencana merancang strategi pembangunan yang akan dijalankan kelak jika terpilih lima tahun ke depan, beda dengan pasangan calon nomor urut 1, HM Judas Amir-H Rahmat Masri Bandaso (JUARA) selaku calon petahana, HM Judas Amir mengklaim telah memberi bukti kerja nyatanya membangun Palopo.

Debat sesi terakhir, diawali pemaparan visi-misi pasangan JUARA dan Ome-Bisa. Memasuki segmen dua, moderator Baharuddin Solongi, memberi pertanyaan ke paslon Ome-Bisa soal program strategi mereka melaksanakan pembangunan yang berorientasi pada lingkungan hidup dan kebudayaan.

Ome yang mendapat giliran pertama menjawab memaparkan, pemerintahan Ome-Bisa nantinya sangat komit memperhatikan aspek lingkungan dalam pembangunan jangka panjang Palopo. "Kami tetap mempertahankan kelestarian alam mulai dari hulu sampai ke hilir," sebutnya.

Sementara, HM Judas Amir memastikan dirinya selaku calon petahana, telah bekerja dan memberi bukti nyata untuk pembangunan Palopo yang ramah pada lingkungan.

"Saya sudah membuktikannya dalam lima tahun terakhir. Palopo sekarang ini, telah memenuhi kebutuhan 30 persen Ruang Terbuka Hijau (RTH). Pemukiman penduduk kita tata sesuai estetika dan kaidah, termasuk sanitasi masyarakat tertangani dengan baik," bebernya.

Bukti nyata lainnya menjawab pertanyaan moderator menciptakan pemerintahan yang bersih atau clean governance, HM Judas menegaskan, Pemkot Palopo telah memperoleh penghargaan terbaik di bidang pelayanan publik oleh Ombdusman-RI.

JUARA maupun Ome-Bisa sama-sama berkomitmen penuh mempertahankan keutuhan NKRI dan Pancasila, serta menjaga kelestarian Kedatuan Luwu sebagai bagian dari warisan budaya untuk generasi ke depan. Di segmen keempat, tiap calon wakil walikota saling lempar pertanyaan ke sesama calon wakil walikota. Namun, debat memanas ketika memasuki segmen kelima, paslon nomor urut 2 bertanya ke paslon nomor urut 1, tentang langkah antisipasi jika ada pembangunan tanpa prosedur Amdal, serta apa tugas dan wewenang wakil walikota?

Menjawab hal itu, calon wakil walikota, Rahmat Masri Bandaso (RMB) menjelaskan, apabila terjadi kondisi demikian pemerintah wajib melakukan monitoring, evaluasi, dan pengkajian. Jika tak memenuhi ketentuan Amdal, pembangunan harus dihentikan. Sementara, calon wakil walikota, Budi Sada berasumsi, dalam perencanaan pembangunan, Amdal harus lebih dulu dipenuhi. Setelah itu, baru dilaksanakan fisiknya.

Segmen enam debat publik ditutup closing statemen dari kedua paslon. JUARA mengajak warga Palopo pada 27 Juni 2018, mencoblos nomor urut 1 untuk mewujudkan pemerintahan yang berkelanjutan dari sisi budaya, SDA, hingga SDM-nya.

Ome-Bisa dalam closing statemennya menyerukan masyarakat Palopo memilih pemimpin jujur, bermartabat, pemimpin yang bukan ingin menjadi penguasai, tetapi benar-benar memimpin Palopo menciptakan masyarakat bermartabat.

Ketua KPU Palopo, Haedar Djidar berharap, debat publik putaran kedua dapat dijadikan tolak ukur bagi masyarakat Palopo dalam menentukan sikap dan hak politiknya pada Pilwalkot 2018 ini. Debat tersebut, menghadirkan empat panelis antara lain, Bahrianto Bahtiar, Sahruddin Nawi, Iwan Sumantri, dan Sulkifli Aspan. Sri Paduka Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau, juga hadir menyimak jalannya debat kandidat. (ARI-TOM)

Posting Komentar untuk "DEBAT PUBLIK! HM Judas Amir: Kerja Nyata Saya untuk Palopo Sudah Jelas dan Terbukti"