![]() |
| HM Judas Amir bersilaturahmi dengan Sri Paduka Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau. |
"Hari ini, saya sudah bertemu Pak HM Judas Amir di Istana LangkanaE. Kami berbincang penuh kekerabatan soal kalimat yang dipolemikkan kemarin. Setelah mendengar penjelasan beliau, saya sudah paham. Maksud beliau di acara debat, dalam sistem ketatanegaraan kita kerajaan termasuk raja memang sudah tidak ada. Dalam sistem pemerintahan di Indonesia, pemerintah daerah adalah penyelenggara pemerintahan di tingkat eksekutif. Sementara, dalam bingkai kebudayaan kerajaan termasuk raja adalah bagian tak terpisahkan dalam elemen bangsa ini. Kerajaan dan perangkatnya, adalah partner atau mitra pemerintah daerah. Itu yang Pak Judas ingin sampaikan, namun karena batas waktu menjawab di acara debat sangat singkat, sehingga penjelasannya singkat," terang Sri Paduka Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau, Rabu (9/5/2018).
Untuk itu, Datu Luwu menyerukan seluruh pemangku adat dan kerabat Istana Kedatuan Luwu, tidak terprovokasi dan terpancing isu-isu negatif yang berpotensi merusak tatanan demokrasi di Kota Palopo.
Datu Luwu berharap seluruh warga termasuk tetuah/pemangku adat bersama-sama menciptakan Pilwalkot Palopo 2018 yang damai, aman, dan demokratis. "Tak usah diperdebatkan, masalah ini sudah clear," kuncinya. (MDT)

Posting Komentar untuk "Datu Luwu Himbau Pernyataan HM Judas Amir di Acara Debat tak Dipolarisasi"