ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga

Pelaku Pencurian Proyektor SMKN4 Palopo Tertangkap di Tomoni Timur

Pelaku curat di SMKN4 Palopo tertangkap polisi.
AKSELERASI- Lagi-lagi unit Resmob Polres Palopo, berhasil memecahkan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di SMKN4 Palopo, pada 5 Januari 2020 lalu.

Pelaku curat di SMKN4, Jusriadi, diringkus aparat Resmob Polres Palopo bekerjasama Polres Lutim, Senin (28/1/2020) subuh tadi, di Desa Wonokerto, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur.

"Jusriadi tertangkap setelah kami mendapat informasi ada proyektor hendak dijual pelaku di Wotu. Setelah diselidiki, proyektor itu milik SMKN4," jelas Aipda Umar Jaya saat memimpin penangkapan.

Kini, pelaku dan seluruh barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum selanjutnya. (TOM)


Pelaku curat di SMKN4 Palopo tertangkap polisi. AKSELERASI- Lagi-lagi unit Resmob Polres Palopo, berhasil memecahkan kasus pencurian den...

Pelaku Pencurian HP di Counter Jln Tandipau Terciduk

Polisi saat mengamanakan pelaku kasus pencurian HP.
AKSELERASI- Sepandai-pandainya bersembunyi, M Hendra, pelaku kasus pencurian HP merk Vivo, di counter milik Hartati, Jalan Tandipau Palopo, akhirnya terciduk juga.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, Senin (13/1/2020), membenarkan penangkapan terhadap Hendra. Menurut AKP Ardy Yusuf, Hendra diciduk unit ResunitSatreskrim Polres Palopo, Minggu (12/1/2020) malam, sekitar pukul 23.00 Wita, di rumahnya, Kompleks Graha Peta, Kecamatan Mungkajang Palopo.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan satu buah HP Vivo warna hitam. Hendra sendiri, akan dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun.

"Pelaku kita sudah interogasi dan yang bersangkutan sudah mengakui segala perbuatannya," terang AKP Ardy Yusuf. (TOM)

Polisi saat mengamanakan pelaku kasus pencurian HP. AKSELERASI- Sepandai-pandainya bersembunyi, M Hendra, pelaku kasus pencurian HP merk...

Polsek Keera Amankan Pelaku Tabrak Lari

Mobil yang diduga terlibat lakalantaa di Kelurahan Benteng, Pitumpanua, Wajo, diamankan di Polsek Keera.
AKSELERASI- Kasus tabrak lari terjadi di Kelurahan Benteng, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Jumat (27/12/2019), sekitar pukul 17.05 Wita, antara seorang pengendara motor versus mobil.

Korbannya adalah Basri (40), seorang pengendara motor. Ia ditabrak sebuah mobil KIA Sportge, yang dikemudikan Ishak (37), warga Lamunre, Belopa, Kabupaten Luwu.

Tempat kejadian di Kelurahan Benteng, saat peristiwa itu terjadi korban Basri mengalami luka robek di kepala bagian belakang dan beberapa bagian tubuhnya luka lecet.

Sementara Basri sempat melajukan kendaraannya pasca kejadian, beruntung ia berhasil dicegat. Atas bantuan Danpos Ramil Keera, Pelda Herwandi, serta Dandenpom Pare-pare, Letkol (CPM), Hermanto SH, yang kebetulan melintas di jalur yang sama, Ishak diantar untuk diserahkan ke Polsek Keera guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terutama dari keluarga korban. (ISBAHARUDDIN)

Mobil yang diduga terlibat lakalantaa di Kelurahan Benteng, Pitumpanua, Wajo, diamankan di Polsek Keera. AKSELERASI- Kasus tabrak lari t...

Koramil 1403-10 Malangke Aktif Gelar Anjangsana

Kegiatan anjangsana Babinsa Koramil 1403-10 Malangke.
AKSELERASI- Program komunikasi sosial (Komsos) di wilayah satuan komando, jajaran Koramil 1403-10 Malangke pro aktif menggelar anjangsana ke rumah-rumah masyarakat.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 1403-10 Malangke, Serma Safaruddin, Selasa (10/12/2019), mengunjungi rumah Ibu Harni, warga Desa Cenning, Malangke Barat. Kunjungan yang digelar itu, selain untuk mendekatkan diri ke masyarakat, sekaligus juga ada misi sosial yang dibangun TNI bersama rakyat.

Kepada warga, Serma Safaruddin menghimbau warga untuk selalu memelihara kerukunan dan keamanan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga menyerukan ke warga waspada terhadap musibah banjir yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Sementara, Danramil 1403-10 Malangke, Kapten (Inf) Amir Sahabu, membenarkan jika anjangsana ke rumah warga giat dilaksanakan segenap petugas Babinsa di wilayah Koramil 1403-10 Malangke. "Ini sudah menjadi salah-satu program kami," tegas Amir Sahabu. (TOM)

Kegiatan anjangsana Babinsa Koramil 1403-10 Malangke. AKSELERASI- Program komunikasi sosial (Komsos) di wilayah satuan komando, jajaran ...

BREAKING NEWS! Gedung Baru IAIN Palopo Senilai Rp22 Miliar Dilalap Api

Gedung
Peristiwa kebakaran hebat melanda gedung baru IAIN Palopo yang terletak di Jln Bitti, Kelurahan Balandai.
AKSELERASI- Belum juga diresmikan pemanfaatannya, gedung baru Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo yang sementara dalam tahap pembangunan, Senin (6/12/2019), tiba-tiba mengalami kebakaran di lantai bagian atas.

Peristiwa amukan Si Jago Merah mengakibatkan, pekerja proyek dan warga di sekitar lokasi kejadian panik--, berlarian menyelamatkan diri.

Luapan api baru bisa dikendalikan setelah dinas pemadam kebakaran mengerahkan delapan armadanya ke lokasi kejadian. Kebakaran hebat yang terjadi di gedung baru IAIN itu, sama-sekali tidak diduga. Apalagi, proyek tersebut tengah memasuki proses finishing atau penyelesaian akhir. Informasi yang diperoleh di TKP, volume pekerjaan mencapai bobot 80 persen.

Pembangunan gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) dan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUAD) IAIN, ditangani PT Bangun Bumi Indah selaku rekanan, dan PT Elsedai Servo Cons selaku konsultan, total anggaran APBN yang digunakan sebesar Rp22.444.927.000.

"Tidak begitu lama, api dapat kita kuasai. Kami duga, penyebab terjadinya kebakaran akibat arus pendek listrik (korsleting) di salah-satu lantai bangunan," sebut petugas Damkar Palopo, Muh Rais.

Terpisah, Rektor IAIN Palopo, DR Abdul Pirol MAg, saat dikonfirmasi, mengaku belum mengetahui persis berapa nilai kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa itu. "Kita belum ketahui angka kerugiannya," singkat Pirol. (ARI)

Peristiwa kebakaran hebat melanda gedung baru IAIN Palopo yang terletak di Jln Bitti, Kelurahan Balandai. AKSELERASI- Belum juga diresm...

7 Rumah di Asrama 2 Opsal Ludes Dilalap Api

Api
Kebakaran di Asrama 2 Tentara Jln Opu Tosappaile Palopo menghanguskan 7 rumah.
AKSELERASI- Peristiwa kebakaran hebat mengakibatkan tujuh rumah yang berada di kompleks Asrama Tentara 2 Palopo di Jln Opu Tosappaile, nyaris rata dengan tanah.

Peristiwa tersebut, mulai terjadi pukul 12.00 siang tadi. Dinas Kebakaran Palopo, baru berhasil menjinakkan amukan 'Si Jago Merah' setengah jam kemudian.

Belum diketahui, berapa besar jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut. Namun yang pasti, diduga penyebab kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik (korsleting) di area tersebut. (JHON LEE GEROSI)

Kebakaran di Asrama 2 Tentara Jln Opu Tosappaile Palopo menghanguskan 7 rumah. AKSELERASI - Peristiwa kebakaran hebat mengakibatkan tuju...

Tabrak Pengendara Motor, Mobil Daihatsu Astra "Terjun Bebas" di Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo

Mobil
Mobil Daihatsu Astra terjungkal ke laut usa bertabrakan pengendara motor Suzuki Titan di Pelabuhan Tanjung Ringgit.
AKSELERASI- Kejadian kecelakaan lalu-lintas (lakalantas), nyaris memakan korban jiwa, Jumat (7/9/2018) pagi tadi, di kawasan Pelabuhan Tanjung Ringgit, Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo.

Sebuah mobil jenis Daihatsu Astra dengan nomor polisi DP 1464 TA yang dikemudikan Rezki (30), bertabrakan dengan motor Suzuki Titan, yang dikendarai Dedi (50). Mobil tersebut, bahkan terjungkal ke laut.

Akibat kejadian itu, Dedi harus dilarikan ke RS At-Medika Palopo, akibat mengalami luka berat. Sementara, sopir mobil Daihatsu Astra, Rezki hanya luka ringan.

Koordinator Basarnas, Muh Asyikin, yang ditemui di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), mengungkapkan, tabrakan berlangsung di pintu masuk Pelabuhan Tanjung Ringgit--, lokasinya tak jauh dari kantor Basarnas Wilayah Palopo.

"Sopirnya mungkin mengantuk dan lelah usai melakukan aktivitas memancing. Saat melintas di pintu gerbang, sopir kaget melihat pengendara motor dari arah depan, sehingga ia membanting stirnya ke arah kanan hingga mobil yang dikemudikan terjun ke laut," ujar Asyikin.

Informasi yang diperoleh, mobil yang dikendarai Rezki, sudah diamankan di Mapolsek Wara. Mobil tersebut, ringset di bagian samping, serta kaca depannya pecah. Adapun motor yang dikendarai Dedi, terlihat rusak parah. (ARI)

Mobil Daihatsu Astra terjungkal ke laut usa bertabrakan pengendara motor Suzuki Titan di Pelabuhan Tanjung Ringgit. AKSELERASI- Kejadia...

Jasad Warga Bua Ditemukan Membusuk dan Berulat

Ilustrasi
Penemuan mayat di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Foto ilustrasi.
AKSELERASI- Warga Kelurahan Sakti, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Selasa (10/4/2018) lalu, dikagetkan penemuan mayat. Seorang pria paruh baya, Lakini (67), yang ditemukan sudah terbujur kaku di rumahnya sendiri.

Kemanakan korban, Syahria pertama kali menemukan mayat Lakini yang sudah membusuk dikerumuni lalat. Saat itu, Syahria mencium bau seperti bangkai saat melintas di depan rumah Lakini.

Penasaran dengan bau tersebut, Syahria memberanikan diri mengintip ke dalam rumah korban. Di situ, ia terperanjat melihat Lakini dalam posisi tengkurap di atas kasur dan dikerumuni lalat. Diperkirakan, alhamrum sudah tidak bernyawa lagi.

Atas penemuan mayat tersebut, warga melapor ke Polsek Bua. Kapolsek dan anggota SPKT, kanit reskrim, dan kanit intelkam langsung menuju lokasi. Di sana, mereka menghubungi dokter puskesmas setempat. Hasil pemeriksaan, korban diperkirakan meninggal empat hari lalu. Analisa itu diperkuat, tubuh korban sudah berulat. Namun, keluarga korban menolak jenazah almarhum diotopsi. Untuk diketahui, Lakini telah lama mengalami gangguan kejiwaan (gila, red). Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan lidik atas kematian pria tersebut. (RLS-TOM)

Penemuan mayat di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Foto ilustrasi. AKSELERASI- Warga Kelurahan Sakti, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sela...

Demo Tuntut Wisuda di IAIN Palopo Ditunda Berbuntut Ricuh

Demo
Aksi demo di kampus IAIN Palopo berakhir ricuh.
AKSELERASI- Bentrok antara mahasiswa dengan pengamanan kampus Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Selasa (13/3/2018), tak terelakkan. Mahasiswa IAIN dan pihak pengamanan kampus terlibat kericuhan saat demo menuntut rektorat menunda jadwal wisuda yang rencananya digelar, 23 Maret 2018 mendatang.

Situasi kian memanas ketika oknum pengamanan kampus mengancam mahasiswa menggunakan benda tajam jenis badik. Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAIN, Fikram Kasim, mengaku akan membawa persoalan itu ke ranah hukum.

"Peristiwa pengancaman terjadi ketika pengamanan kampus hendak memadamkan api dari ban bekas yang dibakar saat rekan-rekan berorasi. Ketika bentrok dan saling kejar mengejar, oknum security kampus menghunus badik dan mengancam menikam siapa saja yang melawan," sesal Fikram Kasim, seraya meminta rektor mencopot oknum keamanan kampus tersebut.

Korlap aksi, Tio Rivaldi, mendesak pihak kampus memberhentikan pejabat rektorat yang melanggar Pasal 42 (D) tentang persyaratan pengangkatan calon dekan, Pasal 53 (D) tentang persyaratan pengangkatan calon ketua lembaga. "Banyak oknum pejabat kampus memegang jabatan tidak berdasarkan gelarnya," protes Tio Rivaldi.

Mahasiswa menumpahkan kekecewaannya, lantaran birokrasi kampus dinilai gagal menyelesaikan persoalan akreditasi. Bahkan, pihak kampus cenderung diduga melakukan pembohongan publik, sebab ternyata di pusat IAIN Palopo masih menyandang status STAIN. Hal itu, dikhawatirkan akan mempengaruhi legalitas ijazah para lulusan.

Terkait tuntutan itu, Rektor IAN Palopo, DR Abdul Pirol MAg, menegaskan jika pihaknya telah memproses seluruh persiapan akreditasi kampus yang ditandai BAN-PT telah melakukan visitasi ke IAIN. Peningkatan status STAIN ke IAIN, sementara menunggu hasil dari pusat.

"Menyangkut pengangkatan calon dekan dan ketua lembaga, mereka telah memegang jabatan itu jauh sebelum dikeluarkannya aturan statuta, yakni sejak Maret 2015. Sementara, aturan statuta baru keluar di 2017. Beberapa pejabat kampus, tengah menempuh proses pengambilan gelar doktor," timpal Pirol. (ARI) 

Aksi demo di kampus IAIN Palopo berakhir ricuh. AKSELERASI- Bentrok antara mahasiswa dengan pengamanan kampus Institute Agama Islam Neg...

Kasus Penikaman dan Pengeroyokan di Jln Pongtiku, Polres Palopo Tetapkan 2 TSK

Penikaman
Dua tersangka kasus penikaman di Jln Pongtiku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Palopo.
AKSELERASI- Hanya berselang beberapa jam pasca kejadian, aparat Polres Kota Palopo, bergerak cepat menciduk lima pemuda yang diduga komplotan pelaku kasus penganiayaan dan penikaman terhadap korbannya, Angga, Minggu (11/3/2018) lalu, sekitar pukul 23.00 Wita, di Jln Pongtiku, Kota Palopo.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, Senin (12/3/2018), menjelaskan dari lima pelaku yang diperiksa Yd (15), Wd (16),  Bd (15), Ir (14), dan Ad (15), dua diantaranya Yd dan Bd, statusnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Dalam penangkapan disita sebilah badik dengan panjang 15 cm yang diduga digunakan menusuk korban sebanyak satu kali. Tersangka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan penganiayaan. Ancaman hukumannya, yakni tujuh tahun penjara," tegas AKP Ardy Yusuf.

Kronologis kejadian berawal dari pesta dero di Jln Pongtiku. Tersangka Bd cekcok dengan korban, Angga. Ketika itu, Angga mengancam memukul pelaku. Rekan tersangka, Wd lantas menghubungi rekan-rekannya yang lain Yd, Ad, dan Ir. Singkat cerita, terjadi perkelahian yang tidak seimbang. Salah seorang tersangka, Yd menikam korban sebanyak satu kali di bagian pinggang sebelah kiri. Melihat lawannya berlumuran darah, pelaku dan kawan-kawannya langsung melarikan diri. Namun, Senin subuh dinihari tadi, sekitar pukul 04.00 Wita mereka dibekuk aparat di sebuah kamar kost di bilangan Pajalesang Palopo. (ARI)



Dua tersangka kasus penikaman di Jln Pongtiku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Palopo. AKSELERASI- Hanya berselang beberapa jam p...

Petani Latimojong Temukan Mortir

Mortir
Mortir tua yang ditemukan salah seorang petani di Latimojong, Luwu.
AKSELERASI- Saat membersihkan salurah irigasi sawahnya, Ancong, warga Dusun Gamaru, Desa Ulusalu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Jumat (26/1/2018), tiba-tiba kaget usai menemukan sebuah benda mencurigakan yang terbuat dari besi dan bentuknya menyerupai jantung pisang.

Untuk memenuhi rasa penasarannya, Ancong mengangkat benda tersebut dan memeriksanya dengan penuh hati-hati. Mengetahui benda yang ditemukannya kemungkinan bom, timbul rasa takut Ancong. Ia pun menelpon Kapolsek Bastem, AKP Syamsuddin SH.

Di lokasi penemuan, kapolsek mengecek laporan dari warganya itu. Setelah melihat langsung, diduga benda tersebut adalah mortir tua.

Untuk memindahkan mortir yang ditemukan Ancong, pihak Kepolisian setempat menunggu kedatangan tim Jihandak Brimob Polda Sulsel yang sampai berita ini diturunkan masih dalam perjalanan dari Makassar menuju Luwu. (TOM)

Mortir tua yang ditemukan salah seorang petani di Latimojong, Luwu. AKSELERASI- Saat membersihkan salurah irigasi sawahnya, Ancong, war...

Polres Kerahkan 200 Personil Amankan Musyawarah Sengketa di KPU Luwu

Herman Paral
Kompol Herman Paral.
AKSELERASI- Meski jalannya musyawarah sengketa pilkada di KPU Luwu berlangsung dalam suasana tenang, Polres Luwu tetap waspada dan mengerahkan sebanyak 200 personilnya mengamankan jalannya sidang.

Kabag Ops Polres Luwu, Kompol Herman Paral SH, yang ditemui Kamis (25/1/2018 menegaskan, pelaksanaan musyawarah sengketa pilkada yang dipersoalan kubu bakal pasangan calon Buhari Kahar Mudzakkar-Wahyu Napeng (BKM-WN) tersebut, relatif kondusif.

"Untuk pengamanan, kita menyiagakan 200 personil Kepolisian ditambah satu peleton TNI dari Kodim 1403/Swg, dan satu peleton Satpol-PP Pemda Luwu," papar Kompol Herman Paral.
Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, pengerahan massa pada musyawarah sengketa hari keempat ini, lebih kecil bahkan nyaris tidak ada. Pemohon BKM-WN diwakili tim kuasa hukumnya. Rencananya, sidang berikutnya akan digelar Minggu, 28 Januari 2018 mendatang, dengan agenda pembacaan putusan, di kantor Panwaslu Luwu. (TOM)

Kompol Herman Paral. AKSELERASI- Meski jalannya musyawarah sengketa pilkada di KPU Luwu berlangsung dalam suasana tenang, Polres Luwu t...

Mengamuk di Jln Imam Bonjol Palopo, Oknum TNI Gadungan Nyaris Babak Belur Dihakimi Warga!

Yulianto
Oknum anggota TNI gadungan, Yulianto (kiri) saat diamankan di Polres Palopo. 
AKSELERASI- Andai saja tidak cepat diselamatkan petugas Kepolisian yang tengah berpatroli, Yulianto (21), warga Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, bisa saja menjadi korban amukan massa yang tersulut emosi.

Betapa tidak, Yulianto yang mengaku sebagai anggota TNI, Minggu dinihari (19/11/2017), sekitar pukul 00.30 Wita, tiba-tiba mengamuk saat berada di Jln Imam Bonjol.

Ia nyaris bertindak nekat dengan menantang warga setempat berduel fisik. Diduga saat itu, Yulianto tengah berada di bawah pengaruh minuman keras (miras). Namun, petugas Polres Palopo cepat mengamankan oknum TNI gadungan ini, sehingga yang bersangkutan selamat dari aksi main hakim sendiri.

"Saya terpaksa pak mengaku anggota (TNI, red) untuk menakut-nakuti warga. Dulu, saya pernah mendaftar tiga kali masuk anggota TNI, tapi tidak lulus," kata Yulianto terbata-bata di hadapan petugas Kepolisian.

Awalnya, Yulianto hendak mengelabuhi petugas dengan mencatut institusi TNI AD. Hanya saja, ketika dimintai tanda pengenal, Yulianto tak mampu memperlihatkan KTA-nya sebagai anggota resmi TNI-AD.

Informasi yang dihimpun awak media ini, sebelum membuat onar di Jln Imam Bonjol, Yulianto bersama sejumlah rekannya pesta miras jenis ballo di Jln Batara. Dalam perjalanan pulang, tepat di depan Masjid Al-Hidayah Salolo, ia berselisih dengan teman-temannya dan sempat dikeroyok. Warga sekitar mencoba menolong, namun yang bersangkutan semakin bertingkah dan mengajak warga duel fisik satu lawan satu. (ARI)


Oknum anggota TNI gadungan, Yulianto (kiri) saat diamankan di Polres Palopo.  AKSELERASI- Andai saja tidak cepat diselamatkan petugas K...

Menkes-RI: Rokok Elektrik Berbahaya untuk Kesehatan!

Rokok Elektrik
Rokok elektrik (ilustrasi).
AKSELERASI- Larangan stop menghisap rokok elektrik dikeluarkan Meneteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes-RI), Nila Moeloek. Menurutnya, rokok elektrik bisa membahayakan kesehatan!

"Saya sudah sampaikan ke Menteri Perdagangan, memberlakukan pembatasan penjualan rokok elektrik. Sebab, rokok elektrik dapat merusak kesehatan," terangnya, Selasa (31/10/2017).

Tahun depan, Pemerintah RI melalui Kementerian Perdagangan akan menerbitkan Permendag, soal pembatasan penjualan rokok elektrik. "2018, akan dibuat permendag," kata Nila Moeloek.

Meski demikian, dirinya belum dapat memastikan isi permendag tersebut membatasi atau melarang peredaran rokok elektrik. (INT-TOM)

Rokok elektrik (ilustrasi). AKSELERASI- Larangan stop menghisap rokok elektrik dikeluarkan Meneteri Kesehatan Republik Indonesia (Menke...

Peduli Erupsi Gunung Agung, Organisasi Mahasiswa se Palopo Galang Dana

Penggalangan Dana
Hasil penggalangan dana diserahkan aliansi mahasiswa ke Posko penyaluran bantuan.
AKSELERASI- Merasa prihatin dengan derita yang dialami warga yang terkena dampak erupsi Gunung Agung, Provinsi Bali, sejumlah gabungan organisasi mahasiswa se Kota Palopo yang mengatasnamakan diri Aliansi Peduli Pengungsi Erupsi Gunung Agung, 4 sampai 6 Oktober 2017, menggelar aksi penggalangan dana.

Dari kegiatan itu, mereka berhasil mengumpulkan dana sumbangan mencapai Rp14.460.000. Nantinya, donasi tersebut akan disalurkan ke penerima yang berhak.

Penanggungjawab kegiatan, Komang Sumerta Wijaya, berharap dana yang berhasil digalang rekan-rekannya itu, mampu meringankan beban warga yang tertimpa musibah erupsi Gunung Agung.

"Dana ini akan kami serahkan ke posko bantuan bencana Bali di Pura Mandiri Taman Sari Palopo, untuk selanjutnya diteruskan ke tangan warga yang memerlukan," kuncinya. (JHON LEE GEROSI)

Hasil penggalangan dana diserahkan aliansi mahasiswa ke Posko penyaluran bantuan. AKSELERASI- Merasa prihatin dengan derita yang dialami...

BREAKING NEWS: Si Jago Merah Hanguskan 2 Rumah di Cakalang Baru

Kebakaran di Palopo
Musibah kebakaran di Jln Cakalang Baru, Palopo, hanguskan dua rumah warga.
AKSELERASI- Peristiwa kebakaran dahsyat kembali terjadi di Kota Palopo, Minggu (13/8/2017), sekitar pukul 12.00 Wita. Dua rumah warga yang berada di Jln Cakalang Baru, Kecamatan Wara Timur, ludes dilalap api.

Informasi yang dihimpun di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), kebakaran tersebut berlangsung sangat cepat. Empat mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkot Palopo yang dikerahkan tak mampu menyelamatkan kedua rumah beserta satu unit motor dari amukan si Jago Merah.

Meski demikian, petugas damkar mampu mencegah api menjalar ke rumah-rumah yang berada di sekitar lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadiaan naas itu. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui berapa besar nilai kerugian yang dialami korban, H Hasbi, dan Amran, yang rumahnya rata diamuk api. (HNR/ABK)

Musibah kebakaran di Jln Cakalang Baru, Palopo, hanguskan dua rumah warga. AKSELERASI- Peristiwa kebakaran dahsyat kembali terjadi di Ko...

PNS Asal Papua Ditebas Parang Usai Melayat di Pattene

PNS Asal Papua Ditebas Parang Usai Melayat di Pattene
Pelaku pemarangan seorang PNS asal Papua di Kelurahan Pattene saat diamankan di Polres Palopo.
AKSELERASI- Nahas menimpa Roy Rido (35), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Papua. Ia menjadi korban kasus pemarangan yang dilakukan teman lamanya, Egu, Senin, 22 Mei 2017, sekitar pukul 02.15 Wita dinihari, di Kelurahan Pattene, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.

Informasi yang dihimpun awak media ini, pemarangan tersebut berawal dari pesta minuman keras (miras). Pelaku dan korban, disebutkan masih sempat bersama-sama meneguk miras di Pattene.

Sebelumnya, Roy Rido sedang izin ke Palopo, untuk menghadiri acara duka salah seorang kerabat dekatnya. Nah, saat pulang kampung itulah, Roy Rido dan Egu bertemu. Kebetulan, mereka adalah dua teman lama.

Mereka pun, melakukan pesta miras secara bersama-sama di depan rumah Pak Lenden. Di tengah pesta miras, Egu pulang ke rumahnya dan tiba-tiba pelaku muncul dengan menenteng sebilah parang yang langsung diayunkan ke bagian wajah korban. Darah segar langsung bercucuran dari muka Roy Rido setelah sabetan parang pelaku menyayat pipi sebelah kanan korban.

Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bintang Laut. Namun, pihak Bintang Laut merujuk korban ke RS Mujaizah Palopo, untuk perawatan yang lebih intensif.

Tak lama berselang, polisi berhasil mengamankan pelaku. Ketika dibekuk, pelaku pasrah digelandang menuju Mapolres Palopo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ISL)

Pelaku pemarangan seorang PNS asal Papua di Kelurahan Pattene saat diamankan di Polres Palopo. AKSELERASI - Nahas menimpa Roy Rido (35),...


Top