ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga


PAREPARE- Masa pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Parepare di Kecamatan Bacukiki, resmi berakhir, Selasa (19/1/2021). 


Sebanyak 8 mahasiswa STAI DDI yang dikoordinatori oleh Muhtar itu, ditarik kembali ke kampus setelah masa KKN mereka selesai. 


Camat Bacukiki, Saharuddin SE, melepas langsung kepulangan 8 mahasiswa KKN STAI DDI ini. Dalam sambutannya, camat menyampaikan keberadaan mahasiswa KKN STAI DDI sangat membantu. Bahkan, mereka mampu memberikan kontribusi langsung untuk pembangunan di wilayah Bacukiki. "Terimakasih atas bantuan dan partisipasinya selama ini, semoga adik-adik sekalian kelak dapat menjadi intelektual yang berguna untuk bangsa dan negara," harap Saharuddin. 


Selama ber-KKN di Bacukiki, mahasiswa STAI DDI Parepare terlibat langsung dalam sejumlah kegiatan pemerintahan, termasuk sosial dan kemasyarakatan, seperti turut membantu pemasangan papan nama jalan di Kelurahan Lemoe, membagikan hand sanitizer dan masker kepada warga, hingga terlibat membantu mengedarkan himbauan terkait penertiban jam malam bagi pedagang dimana untuk pedagang di wilayah itu hanya diperbolehkan sampai pukul 20.00 WITA malam akibat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga sekarang. Surat penarikan mahasiswa KKN ini, ditandatangani Ketua STAI DDI Parepare, Dr Muh Djunaidi MAg. (FAKHRUDDIN HAKIM) 



About koranakselerasi

OnlineAkselerasi.com juga beredar dalam versi cetak (Koran Akselerasi) yang beredar di wilayah Luwu Raya dan Toraja. Semoga, kehadiran media ini, dapat menambah khasana bacaan masyarakat yang lebih edukatif dan mendidik.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top