![]() |
| Pelantikan pengurus PWI Sulsel. |
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto, yang membacakan Surat Keputusan (SK) PWI Pusat Nomor : 093-PGS/PP-PWI/VIII/2026, terkait susunan struktur pengurus PWI Sulsel Periode 2026–2031.
Dalam pelantikan tersebut, dua anggota PWI Luwu Raya yang masuk dalam struktur Pengurus PWI Sulsel, yakni, Dedy Ariyanto sekretaris PWI Luwu Raya periode 2018-2021 diberikan kepercayaan menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum PWI Sulsel, kemudian Fatmawati yang sebelumnya ketua koordinator hubungan dan kerjasama PWI Luwu Raya Periode 2018-2021 diberikan amanah pada bidang Multimedia dan IT.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir yang juga akrab disapa sehari-hari Cak Munir menitipkan pesan, agar segenap jajaran pengurus PWI Sulsel yang dilantik senantiasa merawat profesionalisme pers demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
“Pertanggungjawaban atas perjalanan kepengurusan ini kelak akan disampaikan secara transparan kepada seluruh anggota di penghujung masa bakti,” ungkap Cak Munir pria yang juga merupakan Ketua Dewan Pengawas LKBN ANTARA.
Selain itu Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir sempat melemparkan refleksi mendalam mengenai relevansi PWI di tengah era perubahan zaman dan bergesernya tren konsumsi berita masyarakat.
Meski demikian, Cak Munir optimistis bahwa pers tidak akan pernah redup, dan PWI bakal terus berdiri kokoh sebagai garda terdepan pers nasional yang teruji, bermarwah, serta bermartabat.
“Meski saat ini semua orang memiliki akses untuk memproduksi dan menyebarkan berita, produk jurnalistik yang valid serta akurat hanya lahir dari institusi pers yang berintegritas dan dapat dipertanggungjawabkan karyanya,”kata Cak Munir.
“Pers sejatinya hadir menyajikan fakta dengan sejujur-jujurnya, memastikan kebenaran serta keakuratan informasi, dan wartawan wajib menjamin agar karyanya memberi kemanfaatan bagi publik. Seluruh proses itu terikat teguh dalam bingkai kode etik jurnalistik,” sambungnya.
Cak Munir juga menyampaikan bahwa insan pers wajib mematuhi kode etik, mengasah keterampilan selaras dengan kemajuan teknologi, serta terus berinovasi demi mewujudkan ekosistem perusahaan pers yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua PWI Sulsel terpilih, Suwardi Thahir, dalam pidato perdananya menegaskan komitmen untuk membawa PWI Sulsel menjadi wadah yang inklusif, solid, dan responsif terhadap perubahan lanskap media.
PWI Sulsel dibawah kepemimpinan Suwardi Thahir bertekad memperkuat pilar profesionalisme wartawan, membuka ruang ruang ekspresi yang lebih luas bagi jurnalis muda, serta mengawal proses regenerasi demi keberlangsungan organisasi.
“PWI Sulsel harus hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh anggota. Kita berikhtiar membangun organisasi yang solid, inklusif, dan lincah beradaptasi dengan lompatan teknologi serta dinamika industri media, tanpa sedikit pun mengesampingkan pilar profesionalisme dan kode etik jurnalistik,” kata Suwardi Thahir.
Suwardi Thahir juga menggaris bawahi krusialnya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pers melalui program pendidikan, peningkatan kompetensi, serta pembinaan profesi secara berkelanjutan.
Menurutnya, tantangan di arena jurnalistik kian kompleks seiring masifnya pertumbuhan media digital. Oleh karena itu, PWI harus mengambil peran strategis dalam menjaga kualitas produk berita, merawat kepercayaan publik, dan memastikan pers bekerja sesuai standar etika.
“Apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kami haturkan kepada seluruh pihak serta para sponsor yang telah mendukung agenda ini. Pelantikan pengurus PWI Sulsel periode 2026–2031 ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mendongkrak mutu profesi kewartawanan di daerah,” terang Suwardi Thahir.
Kehadiran Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, para bupati se-Sulsel, jajaran jajaran pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, organisasi pers, pimpinan media, hingga para pemangku kepentingan lainnya mempertegas betapa pentingnya kolaborasi dalam merawat ekosistem pers yang sehat dan bertanggung jawab. (RILIS/TOM)
Berikut Susunan lengkap Pengurus PWI Sulsel Periode 2026–2031 :
Ketua: H Suwardi Thahir
Wakil Ketua Bidang Organisasi: Mappiar HS
Wakil Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum: Abdul Razak Arsyad
Wakil Ketua Bidang Pendidikan: Faisal Syam
Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan: Ihsan Dj
Wakil Ketua Bidang Kerja Sama: Ramah Praeska
Wakil Ketua Bidang Multimedia & IT: Ardiansyah Bandoe
Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Aset: Ade Cahyadi
Sekretaris: Amrullah Basri Gani
Wakil Sekretaris I: Muh. Akbar
Wakil Sekretaris II: Megawati Umar
Bendahara: James Wehantouw
Wakil Bendahara: Iga Kumarimurti Diwia
Anggota Bendahara: Titiek K
Susunan Seksi/Bidang :
Seksi Bidang Organisasi Ketua: M. Nurhadi
Anggota:
– Suhidin
– Herman Barrung
Seksi Bidang Pendidikan Ketua: Lukman
Anggota:
– Nurdin Tappa
– Serly Oktaviani Manda
– Muhammad Sumardi
Seksi Bidang Kesejahteraan Ketua: Ronald H. Kontessa
Anggota:
– Muh Amin
– Yukemi Koto
Seksi Bidang Kerja Sama Ketua: Suparno
Anggota:
– Takdir Abduh
– Henokh Palungan
Seksi Bidang Multimedia & IT Ketua: Muhammad Alif
Anggota:
– M. Nur Halim
– Fatmawati
Seksi Bidang Pengelolaan Aset Ketua: Basri
Anggota:
– Djalaluddin
– Sukma Paramita
Seksi Bidang Hukum Ketua: Dedy Ariyanto
Anggota:
– Samiruddin
– Abadi Tamrin
Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Ketua: Abdullah Rattingan
Sekretaris: Ramli
Anggota:
– Fadil Sunarya
– Mukti Jumain
– Amastasha
Seksi Wartawan Pertahanan dan Keamanan (Hankam) Ketua: Widyawan Setiadi
Anggota:
– Arfandi
– Aco M. Paranrangi
PWI PEDULI Ketua: Masrul Umar
Anggota:
– Mursalim Thahir
– Daswar M. Rewo
– Hasanuddin
– Shafwan Harunar Rasyid
– Nasution Jarre
– Erwin Kontessa
– Ernawati
– Rusli Amrullah
Susunan Dewan Kehormatan PWI Sulsel
1. M Dahlan Abubakar — Ketua
2. FAS Rahmat — Sekretaris
3. Faisal Palapa — Anggota
4. Ismail Asnawi — Anggota
5. Herry Kontessa — Anggota

Posting Komentar untuk "Meriah, Cak Munir Lantik Pengurus PWI Cabang Sulsel "