![]() |
| Kegiatan penyiraman lahan persawahan. |
Namun beruntung, PT Masmindo Dwi Area (MDA) beserta Pemkab Luwu melalui Dinas Pertanian, Dinas Sosial, dan FORDES Matappa, langsung mengambil langkah konkret membantu memenuhi suplai air ke persawahan petani.
Upaya yang ditempuh PT MDA tersebut, seperti pemanfaatan pompa air, penyediaan sumur bor, dan penggunaan water truck. Alhasil, langkah itu berhasil menjangkau 70 hektare lahan persawahan tersebar di Desa Tampumia Radda, Balo-balo, Kurusumanga, dan Senga Selatan.
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT MDA, Mustafa Ibrahim, menegaskan, penanganan mengatasi kekeringan lahan persawahan masyarakat berhasil atas kolaborasi bersama PT MDA, Pemkab Luwu, dan FORDES MATAPPA.
"Dengan koordinasi yang kuat, PT MDA, Pemkab Luwu, dan FORDES MATAPPA, berhasil memberikan dukungan sesuai kebutuhan petani, sehingga ancaman gagal panen akibat musim kering, dapat diatasi bersama," katanya.
Kepala Dinas Pertanian Luwu, Islamuddin SP MSi, membenarkan musim kemarau memang berpengaruh terhadap aktivitas pertanian. Meski demikian, persoalan itu masih bisa diatasi, pihaknya berterimakasih atas dukungan PT MDA membantu petani mengairi sawahnya.
Adi, salah satu petani Senga Selatan, mengapresiasi langkah taktis Dinas Pertanian, dibantu PT MDA dan FORDES MATAPPA, melakukan penyiraman terhadap lahan persawahan yang mengalami kekeringan selama kemarau. Upaya itu, membuat petani terbebas dari ancaman gagal panen yang terus menghantui sepanjang musim tanam ini. (TOM)

Posting Komentar untuk "PT MDA Selamatkan Petani Luwu dari Ancaman Gagal Panen"