![]() |
| Upacara peringatan HAN ke-42 di Kota Palopo. |
Saat membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Plt Sekda, Zulkifli Halid mengatakan, momentum HAN ke-42 hendaknya dimanfaatkan untuk memperkuat kampanye pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi sesuai harkat dan martabat kemanusiaan.
"Investasi terbaik suatu bangsa berada pada pemenuhan hak dan perlindungan anak, bukan semata bertumpu pada pembangunan infrastruktur fisik. Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek yang memiliki hak berpartisipasi dan didengar pendapatnya. Menjaga dan melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, perundungan, hingga diskriminasi—baik di dunia nyata maupun ruang digital adalah kewajiban kita bersama," tegas Zulkifli Halid.
Peringatan HAN ke-42 ini juga menguatkan kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) yang berlandaskan pada Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas #RANA). Gerakan ini mendorong pentingnya gotong royong antar-sektor mulai dari keluarga, pemerintah, dunia usaha, media massa, hingga peran aktif anak itu sendiri sebagai mitra perlindungan. Pemkot Palopo terus mengajak seluruh lapisan masyarakat menginternalisasi nilai-nilai dasar peringatan tahun ini, yaitu Berakhlak Mulia, Bahagia, Peduli, Berani, Cerdas, Solidaritas, Aman, dan Bertanggung Jawab demi menyongsong fondasi Indonesia Emas 2045.
Di akhir sambutan, Zulkifli Halid menyampaikan pesan hangat dan suportif khusus kepada anak-anak Palopo untuk tidak ragu bersuara jika menghadapi atau melihat tindakan kekerasan.
"Kalian berhak untuk aman dan bahagia, baik di rumah, sekolah, maupun dunia digital. Bertemanlah tanpa memandang perbedaan. Jika merasa tidak nyaman atau mengalami kekerasan, jangan diam. Ceritakan kepada orang dewasa yang dipercaya atau hubungi layanan SAPA 129. Negara akan selalu hadir untuk kalian," kunci Zulkifli Halid. (MUSAKKAR DJABAL TIRA)

Posting Komentar untuk "Peringatan HAN ke-42, Zulkifli Halid: Jauhkan Anak-anak dari Kekerasan!"