Tiga Calon Direksi Perumda Tirta Mangkaluku Diajukan ke Kemendagri, Siapa Terpilih?

8.189 Views

 

PALOPO- Proses seleksi calon direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mangkaluku Kota Palopo telah memasuki tahap akhir. Saat ini, Wali Kota Palopo, Naili Trisal, telah mengusulkan tiga nama ke Kementerian Dalam Negeri guna memperoleh pertimbangan teknis sekaligus persetujuan sebelum penetapan definitif.

Ketiga calon tersebut adalah H. Yasir, Andi Siwaru Husain, dan Steven Hamdani. Mereka telah menyelesaikan seluruh rangkaian seleksi, mulai dari penilaian administrasi, tes tertulis, psikotes, uji kelayakan dan kepatutan (UKK), hingga wawancara akhir dengan Wali Kota Palopo selaku Kuasa Pemilik Modal.

Berdasarkan Pengumuman Pansel Nomor 012/PANSEL/IV/2026, ketiga calon menunjukkan persaingan yang ketat dengan selisih skor UKK yang sangat tipis. H. Yasir memperoleh skor 7,90, diikuti Andi Siwaru Husain dengan 7,91, serta Steven Hamdani dengan 7,87. Dari hasil psikotes, H. Yasir mendapat rekomendasi “Disarankan”, sementara dua calon lainnya memperoleh rekomendasi “Dipertimbangkan”.

H. Yasir pernah menjabat Direktur Utama Perumda Tirta Mangkaluku. Andi Siwaru Husain saat ini menjabat Kepala Satuan Pengawasan Intern perusahaan yang sama, sedangkan Steven Hamdani adalah pengusaha yang juga mantan anggota DPRD Kota Palopo selama dua periode.


Ketiga nama telah disampaikan ke Kemendagri untuk mendapatkan pertimbangan teknis dan persetujuan. Hingga Senin (4/5/2026), Pemerintah Kota Palopo belum mengumumkan nama direksi terpilih. Kemendagri juga belum memberikan konfirmasi resmi atas dokumen yang diterima.

Wali Kota Palopo Hj. Naili Trisal menyatakan, proses seleksi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. “Saya menitipkan amanah kepada panitia seleksi agar bekerja secara independen, profesional, tidak berpihak, serta senantiasa menggunakan nurani dan kompetensi,” kata Naili saat membuka sesi Uji Kelayakan dan Kepatutan di Hotel Grand Maleo, Makassar, Selasa (22/4/2026).

Naili menegaskan bahwa keputusan akhir akan mengacu pada hasil pansel dan pertimbangan teknis dari Kemendagri.


PANDANGAN AKADEMISI 
Sigit Nugroho, praktisi dari Universitas Andi Djemma Palopo, menilai ketiga calon memiliki keunggulan kompetitif masing-masing. Meski aspek teknis dan manajerial menjadi tolok ukur utama, ia memperkirakan dinamika politik lokal tetap akan turut mewarnai penentuan direksi terpilih.

“Hasil seleksi ini membuktikan mereka memenuhi syarat kompetensi. Namun, keputusan akhir ada pada otoritas Pemerintah Kota Palopo. Siapa pun yang terpilih memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga independensi dan memperbaiki tata kelola perusahaan,” tuturnya.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Dr. Suaedi mengingatkan bahwa penempatan jabatan di BUMD sebaiknya berdasarkan hasil UKK dan Psikotes. Menurutnya, jika tidak hal itu akan berisiko terhadap kinerja pansel dan pertanggungjawaban di masyarakat.

“Penempatan jabatan yang terlalu mengutamakan kedekatan berpotensi menimbulkan masalah inkompetensi manajerial yang dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Dr. Suaedi.

Perumda Tirta Mangkaluku merupakan lembaga vital yang bertanggung jawab atas penyediaan air bersih bagi masyarakat Palopo. Direksi baru diharapkan dapat menekan tingkat kebocoran air (non-revenue water), meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan, serta memperkuat tata kelola perusahaan secara keseluruhan. (**)

Posting Komentar untuk "Tiga Calon Direksi Perumda Tirta Mangkaluku Diajukan ke Kemendagri, Siapa Terpilih?"