![]() |
| Wamendagri, Bima Arya. |
JAKARTA- Angin segar bagi perjuangan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah (Luteng) dan Provinsi Tana Luwu, di tengah gelombang aksi unjuk rasa besar-besaran yang melumpuhkan jalur poros trans Sulawesi, Pemerintah Pusat memberikan sinyal segera mengevaluasi pencabutan moratorium DOB.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, menanggapi bahwa, Pemerintah Pusat merespons segala situasi dan kondisi dari aksi demonstrasi masyarakat yang eskalasi-nya terus makin meningkat setiap hari di wilayah Luwu Raya.
Wamendgri tersebut akhirnya mengeluarkan pernyataan pertamanya terkait pemekaran Provinsi Tana Luwu. Pernyataan tersebut sangat melegakan seluruh masyarakat yang ada di Tana Luwu.
Wamendagri Bima Arya akhirnya buka suara, dan memberikan sinyal hijau terhadap pencabutan moratorium DOB yang selama ini menjadi tembok kokoh dari pemekaran Provinsi Tana Luwu.
Menanggapi eskalasi massa yang terus meningkat itu, Bima Arya memberikan pernyataan yang membawa angin segar bagi para pejuang pemekaran serta seluruh masyarakat di Tana Luwu.
“Terima kasih aspirasinya dari Luwu Raya. Kami apresiasi. Ini akan menjadi bahan bagi kami untuk mempertimbangkan pencabutan moratorium DOB,” ucap Bima, Senin (26/1/2026), di Jakarta.
Tentu pernyataan Bima tersebut ibarat angin segar bagi masyarakat Tana Luwu untuk percepatan pembentukan Provinsi Tana Luwu (Luwu Raya), termasuk calon DOB, Kabupaten Luwu Tengah.
Pernyataan Wamendagri ini juga didengarkan langsung sejumlah Anggota DPRD Luwu Utara, termasuk Ketua DPRD, Husain. Pernyataan ini sudah menyebar di sejumlah platform media sosial.
Sebelumnya, Datu XL Luwu, La Maradang Mackulau Opu To Bau, terus memantau perkembangan eskalasi massa yang makin meningkat yang menyebabkan terjadi kemacetan sepanjang jalan.
“Saya mengimbau kepada kita semua berbesar hati mengurangi aksinya. Beri kami kesempatan melanjutkan perjuangan ini di forum yang lebih tinggi. Semua ini demi kemaslahatan kita semua, sesama Wija To Luwu,” harap Datu Luwu. (LHR)

Posting Komentar untuk "Wamendagri Beri Sinyal Pertimbangkan Pencabutan Moratorium DOB, Provinsi Tana Luwu Berpeluang Dimekarkan!"