Isu Kumpul Uang Bukber Ternyata Hoax, JUARA Bentuk Satgas Anti Kecurangan

8.189 Views
JUARA Palopo
PASANGAN HM Judas Amir-H Rahmat Masri Bandaso (JUARA) bentuk Satgas Anti Kecurangan.
AKSELERASI- Kubu pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Palopo nomor urut 1, HM Judas Amir-H Rahmat Masri Bandaso (JUARA), menegaskan bahwa isu kumpul uang membiayai acara buka puasa bersama (bukber) HM Judas Amir, merupakan salah-satu bentuk serangan negative campaign yang ditujukan untuk JUARA.

"Disinyalir ada upaya merusak nama baik Judas Amir atau JUARA melalui isu semacam itu, bapak HM Judas Amir tidak pernah memerintahkan atau pun menyuruh siapa pun termasuk kepala-kepala dinas tuk mengumpulkan uang membiayai buka puasa di kediamannya pada Selasa, 12 Juni 2018," tegas juru bicara JUARA, Astamanga Azis, Minggu (10/6/2018).

Sebab, buka puasa tersebut sifatnya pribadi. Ia kembali menegaskan, kubu HM Judas Amir/JUARA tak pernah mengeluarkan perintah meminta kepala puskesmas menyumbang biaya buka puasa. Acara itu, merupakan kegiatan pribadi--, tidak dalam kapasitas calon atau walikota non-aktif. Ia menghimbau kepada warga, tidak mempercayai berita hoax tersebut.

Pihaknya menduga, isu ini ada kaitan hubungan emosional antara Kadinkes Palopo, DR dr HM Ishaq Iskandar M.Kes dengan rival HM Judas Amir di Pilwalkot Palopo 2018, Akhmad Syarifuddin Daud alias Ome. Keduanya (dr Ishak dan Ome, red) sama-sama alumni Pesantren Datu Sulaiman. Mantan komisoner KPU Luwu ini, mengajak seluruh kontestan Pilwalkot Palopo 2018 agar bersaing sehat dan tidak saling menjatuhkan.

Mengantisipasi timbulnya praktik money politik dan bagi-bagi kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako), pasangan JUARA langsung membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Kecurangan dengan hastag#Jangan Kasi Kendor.

Menghadapi hari H pencoblosan, 27 Juni 2018, JUARA terus mempersolit barisan pendukungnya. Dengan waktu yang tersisa 17 hari lagi, pasangan JUARA dengan taglinenya Komitmen, Tegas, dan Merakyat, sudah mengantisipasi berbagai kecurangan yang mungkin bisa terjadi.

"JUARA membentuk Satgas Anti Kecurangan, tugasnya mengawal dukungan rakyat serta mengantisipasi berbagai potensi kecurangan. Pada hari H pemilihan, JUARA menyiapkan saksi berlapis-lapis, mulai dari TPS, PPS, PPK sampai ke KPU. Kita ingin pastikan dukungan serta amanah rakyat terkawal dengan baik," papar Astamanga Azis.

Tugas utama Satgas Anti Kecurangan lainnya, mencegah money politik, isu SARA, intimidasi pendukung/relawan JUARA, dan mengawal saksi JUARA di TPS, termasuk memantau pergerakan di luar TPS--, khususnya mengawasi pihak yang mencoba melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif. (TOM-MDT) 

Posting Komentar untuk "Isu Kumpul Uang Bukber Ternyata Hoax, JUARA Bentuk Satgas Anti Kecurangan "