![]() |
| HA Mudzakkar menyampaikan orasi politiknya saat kampanye terbuka di Gedung SCC Palopo, sore tadi. |
"Saya perlu berterimakasih kepada bapak/ibu saudara dan keluarga di Palopo, dan Luwu Raya. Hari ini, saya bersama bakal calon Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (IYL), maju di Pilgub Sulsel melalui jalur independen atas dukungan kalian semua. Sosok anak manusia, bisa dikatakan berhasil apabila ia mampu bermanfaat bagi sesama manusia dan alam," cetus HA Mudzakkar, di hadapan ribuan pendukungnya.
Nikmat itu, lanjut dia, harus disyukuri bersama. Sebagai orang yang tahu diri, Cakka sudah merasakan dukungan yang nampak dari masyarakat. Sebagai orang yang tahu diri, sudah sepatutnya ia berterimakasih. Sebab, timpal Cakka, orang yang tidak tahu diri kadang kala mengalami kegagalan di dalam hidupnya.
"IYL-Cakka menempuh jalur perseorangan, karena kami yakin kekuatan ada pada rakyat. Tidak mudah, dapat diloloskan sebagai balon perseorangan. Syarat maju di pilgub untuk paslon independen, harus mengumpulkan 480 ribu Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Sementara, IYL-Cakka berhasil memperoleh dukungan riil 1.932.000 e-KTP. Untuk itu, terimakasih atas dukungan yang begitu nyata dari masyarakat ke IYL-Cakka," ungkap HA Mudzakkar.
Di luar dari itu, keputusan IYL-Cakka menggunakan jalur perseorangan didasari pertimbangan dukungan KTP yang berasal dari rakyat tidak dapat 'dibegal' ataupun dikalahkan oleh siapapun.
"Sudah pasti, rakyat menentukan jalannya sebuah proses demokrasi. Kekuatan itu, ada pada rakyat. Makanya, IYL-Cakka di Pilgub Sulsel 2018 mengusung tagline politik Suara Rakyat tak Bisa Dikalahkan. Kami memilih jalur perseorangan dibanding jalur partai politik (parpol), karena kekuatan rakyat di atas segalanya. Sekali lagi, terimakasih kepada rakyat yang telah memberikan dukungannya kepada kami," tegas Cakka dengan suara menggelegar.
Di tempat yang sama, Ketua PMI Palopo, H Haidir Basir, turut menyampaikan orasi politiknya. Menurut dia, warga Palopo dan Luwu Raya harus bersatu memenangkan IYL-Cakka. Untuk dirinya secara pribadi, Haidir Basir menegaskan, kemenangan IYL-Cakka di pilgub tanggal 27 Juni, sudah menjadi harga mati.
Dukungan yang sama dikatakan Ketua Tim Perempuan "Permata Punggawa-Macakka", Hj Wahidah Karim. Menurut mantan Legislator Palopo itu, pasangan nomor urut 4 di Pilgub Sulsel 2018, IYL-Cakka, wajib didukung segenap Wija To Luwu.
"Sekarang waktunya ada Wija To Luwu menduduki jabatan wagub di provinsi. Kepada warga Luwu Raya, mari kita bersatu memenangkan IYL-Cakka," tutur Wahidah Karim.
Kampanye terbatas tersebut digelar bersamaan dengan simulasi mencoblos gambar IYL-Cakka. Selain tim dan relawan, hadir pula sejumlah unsur parpol pendukung, diantaranya perwakilan Partai Demokrat, PPP, Perindo, dan Partai Berkarya. (MZK)

Posting Komentar untuk "Kampanye Terbatas, Cakka: Suara Rakyat tak Bisa 'Dibegal' & Dikalahkan "