![]() |
| Dinas Pendidikan Kota Palopo berupaya melakukan pemerataan pendistribusian siswa pada PPDB online tahun ini. |
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Palopo, Akram Risa SPd MPd, yang ditemui Koran Akselerasi, Jumat, 14 Juli 2017, menerangkan, panitia PPDB online SMP/sederajat berupaya melakukan pemerataan pendistribusian siswa. Ia juga mengungkapkan, Palopo daerah pertama di Sulsel yang memiliki aplikasi PPDB online tersendiri--, sama seperti dua kota besar yang ada di Indonesia, Surabaya dan Bandung. Aplikasi tersebut terkoneksi dengan website pemerintah kota palopo yang servernya berkedudukan di kantor BPKAD.
Disebutkan Akram Risa, sudah tiga tahun terakhir Palopo memberlakukan sistem PPDB online untuk tingkat SMP/sederajat. Bahkan, tahun ini sudah ada 10 Sekolah Dasar (SD) di Palopo menerapkan PPDB online.
PPDB online diselenggarakan untuk menghindari terjadinya penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah unggulan dan favorit. Makanya, sistem PPDB online SMP/sederajat dibagi dua tahap, jalur prestasi dan jalur zonasi. Sistem inilah yang berjalan selama ini.
"Hanya saja, kecenderungan sebagian besar orangtua siswa, mereka ingin menyekolahkan anaknya di sekolah-sekolah tertentu. Padahal, mutu dan kualitas sekolah lain juga tak kalah baiknya. Sehingga, melalui PPDB online kita berupaya melakukan pemerataan. Jadi, tidak ada lagi istilah sekolah favorit atau unggulan. Semua sekolah statusnya sama. Itu sejalan dengan program pendidikan gratis pemerintahan Walikota Palopo, HM Judas Amir (JA)," papar Akram Risa.
Di awal tahun ajaran 2017/2018, kuota siswa baru tingkat SMP/sederajat se Kota Palopo kurang lebih 3500 siswa. Sementara, jumlah lulusan SD di dalam kota yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMP, sekitar 2450 siswa. Sisanya kurang lebih 400 siswa diperuntukkan bagi pendaftar yang berasal dari luar daerah. (ARSYAD/ABK)

Posting Komentar untuk "Aplikasi PPDB Online Palopo Selevel Surabaya dan Bandung"