ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga

Wahyu Hari Priono.
AKSELERASI- Setiap orang punya alasan sendiri-sendiri ketika memutuskan mendaftar seleksi calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Seperti halnya Wahyu Hari Priono, pria jebolan pasca sarjana UNM tahun 2019 itu memilih ikut seleksi PPK di Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, atas dorongan niat menegakkan demokrasi, khususnya dalam menghadapi pesta demokrasi Pilkada Lutra 2020.

"Tentu sebagai warga negara yang baik, saya ingin berpartisipasi langsung menyukseskan Pilkada Lutra yang adil dan berdaulat sesuai UUD 1945 pasal 22E point (1) yang berbunyi: Pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, setiap lima tahun sekali. Itulah sebabnya saya mengikuti seleksi PPK Rongkong, karena dengan terlibat langsung sebagai penyelenggara, saya dapat terlibat menjaga kedaulatan rakyat pada Pilkada Lutra tahun ini," tuturnya.

Hasil Pemilu/Pilkada, lanjut Wahyu Hari Priono, punya kekuatan hukum tetap sebagaimana diatur dalam UU Pemilu nomor: 7 tahun 2017, tentang kewenangan, kewajiban, dan tugas PPK yang termaktub dalam pasal 53, serta PKPU nomor: 3 tahun 2018 pasal 21, 22, dan 23.

"Sesuai konstitusi kita, setiap warga negara berhak memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya. Keikutsertaan saya pada seleksi PPK Rongkong, tak lain untuk menjaga kedaulatan rakyat menuju Pilkada yang demokratis," kuncinya. (RLS/MUBARAK DJABAL TIRA)


About koranakselerasi

OnlineAkselerasi.com juga beredar dalam versi cetak (Koran Akselerasi) yang beredar di wilayah Luwu Raya dan Toraja. Semoga, kehadiran media ini, dapat menambah khasana bacaan masyarakat yang lebih edukatif dan mendidik.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top