Ukir Sejarah, Pemda Lutra Resmi Selenggarakan Festival Literasi

8.189 Views

Pembukaan Festival Literasi di Luwu Utara.
MASAMBA- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispersipda) resmi mencatat sejarah baru dalam dunia literasi daerah. 

Untuk pertama kalinya, ajang Festival Literasi Kabupaten Luwu Utara Tahun 2026 resmi digelar secara meriah di Pelataran Kantor Dispersipda Kabupaten Luwu Utara, Rabu (4/11/2026).

Ajang literasi yang mengusung tema "Literasi Bergerak untuk Luwu Utara Unggul, Terkemuka, dan Akseleratif" ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 November 2026.

Ajang yang dibuka secara resmi Bupati Andi Abdullah Rahim ini juga dihadiri jajaran Forkopimda, para Kepala Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, perbankan, hingga BUMN/BUMD.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Abdullah Rahim tak lupa menyampaikan apresiasi yang begitu mendalam atas terselenggaranya Festival Literasi Kabupaten Luwu Utara tahun 2026.
 
Ia mengatakan, Festival Literasi ini adalah momentum penting membawa gerakan membaca dan menulis serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok desa di Luwu Utara.

“Hari ini, kita mencatat sejarah dalam perjalanan literasi kita. Kita ingin sejarah ini hidup, dan menjadi pengetahuan di masyarakat, karena dia adalah akar dari bangsa kita,” terangnya.

Lanjut, Bupati menekankan bahwa literasi di era modern tidak lagi sebatas membaca dan menulis, melainkan bagaimana pengetahuan dapat diaplikasikan untuk mengangkat potensi daerah.

Ia menargetkan ada lompatan besar melalui program ini, dan berharap menjadi jembatan untuk menggali kearifan lokal yang belum banyak diketahui, sekaligus mengembangkan produk lokal agar memiliki daya saing lebih luas.

“Dengan program ini, insya Allah kita telah melakukan satu lompatan besar di mana literasi ini mampu menggerakkan ekonomi kita. Dia bukan hanya menghidupkan budaya lokal, tetapi juga menjadi sumber pendapatan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tambahnya optimis.

Sementara Kepala Dispersipda, Eka Rusli, dalam laporannya mengungkapkan bahwa festival ini adalah perhelatan perdana yang diinisiasi untuk menumbuhkan kecintaan terhadap literasi. 

“Festival ini adalah pertama kalinya dilaksanakan di Luwu Utara. Tentu dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan budaya gemar membaca dan menulis bagi pelajar dan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, sebagai ajang apresiasi bagi para pengelola perpustakaan desa terbaik, serta sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dalam memajukan literasi di tingkat akar rumput.

Dalam ajang Festival Literasi kali ini juga dilakukan Pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan se-Luwu Utara sebagai penggerak literasi di wilayah kecamatan masing, Lomba Resensi Buku, Pameran Pondok Literasi, serta Pertunjukan Karya Literasi lainnya. (LHR)

Posting Komentar untuk "Ukir Sejarah, Pemda Lutra Resmi Selenggarakan Festival Literasi"