![]() |
| Audiens pengurus PWI Sulsel ke Kejaksaan Tinggi Sulsel. |
Hal itu disampaikan Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin saat menerima silaturahmi Pengurus PWI Sulsel masa bakti 2026–2031 yang dipimpin Ketua PWI Sulsel Suwardi Thahir di ruang kerja Kajati Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (23/9/2026).
Syarifuddin mengatakan, media memiliki peran penting sebagai jembatan antara institusi penegak hukum dan masyarakat. Karena itu, informasi mengenai kebijakan dan kinerja kejaksaan perlu disampaikan melalui pemberitaan yang jujur, berimbang, dan sesuai kode etik jurnalistik.
“Apa yang kita lakukan dan kerjakan itu harus diketahui masyarakat. Media inilah yang menjadi jembatan agar semua upaya penegakan hukum bisa dipahami publik,” ujar Syarifuddin.
Ia juga mengingatkan tantangan penyebaran informasi di era media sosial. Menurutnya, informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di masyarakat.
Ketua PWI Sulsel Suwardi Thahir menyambut baik harapan tersebut. Ia menegaskan komitmen PWI untuk mendorong wartawan bekerja secara profesional dengan mengedepankan verifikasi dan keberimbangan.
“Kami menyadari pentingnya setiap berita disajikan secara berimbang dan terverifikasi. Itu bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pers,” kata Suwardi.
Dalam pertemuan tersebut, Suwardi turut menyampaikan undangan pelantikan Pengurus PWI Sulsel masa bakti 2026–2031 yang dijadwalkan pada 17 Oktober 2026. (RILIS/TOM)

Posting Komentar untuk "Kajati Sulsel Terima Kunjungan Ketua PWI Cabang Sulawesi Selatan"