PT MDA dan Fakultas Hukum UNANDA Pelatihan HAM Bagi Petugas Keamanan

8.189 Views

Pelatihan HAM bagi personil keamanan yang djgelar PT MDA dan Fakultas Hukum UNANDA Palopo. 
LUWU- Untuk membekali personel keamanan dengan standar pengamanan yang humanis, PT Masmindo Dwi Area (MDA), bekerjasama Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma (UNANDA) menggelar pelatihan Hak Asasi Manusia (HAM), Minggu (9/8/2026), pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga angkatan. 

Materi pelatihan dibawakan Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI, Suarlin P Siagian S.Sos MA, beserta Wakil Rektor IV UNANDA, Dr Abdul Rahman Nur SH MH. Sementara dari pihak PT MDA, hadir Komisaris, Prof Dr Dhaniswara K Harjono SH MH MBA CPCD, dan Direktur Utama, Trisaksi Simorangkir yang hadir secara daring memberikan sambutan.

Diharapkan pelatihan ini menghasilkan personel keamanan yang mampu menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan menghormati hak serta martabat setiap orang.

Dirut PT MDA, Trisaksi Simorangkir, mengatakan personel keamanan memiliki 
peran penting karena menjadi salah satu bagian perusahaan yang banyak berinteraksi langsung dengan karyawan maupun masyarakat. Karena itu, kemampuan menjalankan fungsi pengamanan perlu berjalan beriringan dengan cara berkomunikasi dan bertindak secara tepat di lapangan.

“Cara kita berkomunikasi, mengambil tindakan, menyelesaikan suatu situasi, dan 
memperlakukan setiap orang harus tetap mengedepankan penghormatan terhadap 
HAM, profesionalisme, dan proporsionalitas. Prinsip ini harus tercermin dalam 
pekerjaan sehari-hari dan sejalan dengan nilai-nilai MATAPPA,” kata Trisakti.

Dalam pemaparannya, Saurlin P Siagian, menekankan pemahaman HAM memiliki kaitan langsung dengan aktivitas operasional, termasuk dalam pelaksanaan fungsi pengamanan. Berbagai keputusan dan tindakan di lapangan perlu mempertimbangkan penghormatan terhadap hak setiap pihak, sehingga tugas pengamanan tetap dapat dijalankan secara efektif dan terukur.

Sementara itu, Dr Abdul Rahman Nur menyoroti pentingnya menempatkan perspektif HAM sejak awal dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan potensi persoalan di lapangan. Menurutnya, pendekatan tersebut memberi ruang lebih besar bagi upaya pencegahan sebelum suatu persoalan berkembang menjadi konflik.

"HAM tidak boleh hanya dibicarakan setelah konflik terjadi. Prinsip HAM harus menjadi 
bagian dari proses pengambilan keputusan dan operasional perusahaan sejak awal,” 
ujar Abdul Rahman.

Bagi PT MDA, pembekalan tersebut semakin relevan seiring meningkatnya aktivitas 
perusahaan pada fase konstruksi, yang turut meningkatkan intensitas interaksi antara 
pekerja, kontraktor, masyarakat, dan berbagai pihak di sekitar kegiatan perusahaan. 

Di tengah masyarakat dengan nilai, budaya, dan kearifan lokal yang beragam, personel keamanan diharapkan mampu menjalankan tugas dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan rasa saling menghormati.

Melalui kolaborasi dengan Unanda dan keterlibatan para praktisi serta akademisi, MDA terus mendorong agar pertumbuhan aktivitas perusahaan juga diikuti dengan 
penguatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia di lapangan. (BUNG TOMO DJABAL TIRA)

Posting Komentar untuk "PT MDA dan Fakultas Hukum UNANDA Pelatihan HAM Bagi Petugas Keamanan"