![]() |
| Disporapar Lutra siap sukseskan GCIP UIN Palopo di Desa Rinding Allo, Rongkong. |
MASAMBA- Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Luwu Utara menerima kunjungan panitia pelaksana kegiatan Global Cultural Immersion Program (GCIP) yang diinisiasi Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, Senin (25/5/2026), di Kantor Pariwisata.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mengoordinasikan persiapan teknis menyambut puluhan mahasiswa nasional dan internasional yang akan mengikuti kegiatan GCIP UIN Palopo via kegiatan Highland Journey and International yang akan dilaksanakan di Desa Rinding Allo, Rongkong.
Kegiatan berskala internasional ini rencananya akan diikuti kurang lebih 70 peserta dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia, plus 20 mahasiswa WNA yang saat ini tengah menempuh studi di Indonesia. Kegiatan GCIP UIN Palopo ini dijadwalkan pada 12 – 14 Juni 2026 mendatang.
Kepala Disporapar melalui Kabid Pariwisata, Hasrum Jaya, menyambut baik rencana kegiatan GCIP di Rongkong. Menurutnya, GCIP merupakan momentum emas untuk mempromosikan potensi pariwisata, kekayaan budaya lokal, dan kelestarian lingkungan Rongkong ke kancah global.
“Kami berharap nanti mahasiswa yang akan berkegiatan di Kecamatan Rongkong untuk bisa juga mengedukasi warga lokal tentang petingnya memahami nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di Rongkong. Saya kira ini poin penting kami kepada panitia,” tutur Kabid Pariwisata, Hasrum.
Diketahui, GCIP adalah platform akademik, kultural, dan ekologis yang dirancang khusus sebagai ruang pembelajaran lintas budaya. Program ini mempertemukan mahasiswa asing, mahasiswa lokal, para akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga komunitas adat setempat.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menciptakan ruang dialog positif antara generasi muda dunia dengan masyarakat lokal, sekaligus menegaskan posisi Kabupaten Luwu Utara sebagai salah satu destinasi wisata budaya dan ekologi yang strategis di Provinsi Sulawesi Selatan.
Sekadar diketahui, peserta GCIP ini terdiri dari mahasiswa internasional yang sedang menempuh studi pada perguruan tinggi di Indonesial, dan delegasi mahasiswa lokal yang memiliki minat pada kajian budaya, moderasi beragama, lingkungan, termasuk penulisan akademik.
GCIP dilaksanakan untuk menghadirkan ruang pembelajaran yang mengintegrasikan nilai budaya, moderasi beragama, dan kesadaran ekologis berbasis kearifan lokal. Diharapkan juga peserta tak hanya memperoleh pengalaman akademik dan budaya, tetapi juga mampu membangun sikap toleran, humanis, dan peduli terhadap lingkungan dan keberagaman global. (LHr)

Posting Komentar untuk "Puluhan Mahasiswa Lokal dan Asing Siap Eksplorasi Budaya dan Ekologi Rongkong"