DPRD Palopo Sikapi Aksi Tawuran Pemuda Buntu Datu Versus Batu Walenrang

8.189 Views

 

DPRD Palopo menggelar RDP Umum terkait maraknya kasus tawuran di Buntu Datu dan Baru Walenrang.
PALOPO- Sudah berjalan hampir 6 bulan lamanya, kasus perkelahian kelompok yang melibatkan pemuda Kelurahan Buntu Datu versus pemuda Kelurahan Batu Walenrang, sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir. 

Menyikapi berlarut-larutnya masalah itu, DPRD Palopo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Umum, Selasa  (21/4/2026), dengan menghadirkan Pemkot Palopo, Camat Telluwanua, Camat Bara, Lurah Buntu Datu, Lurah Batu Walenrang, dan tokoh masyarakat. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat pimpinan ini, dipimpin Ketua DPRD, Darwis, didampingi Ketua Komisi A, Aris Munandar SH, dan beberapa anggota dewan seperti Bata Manurun, Jabir, Hj Ely Niang, dan Muh Bastam. 

"Pertemuan kita hari ini berkaitan aksi perkelahian kelompok melibatkan kelompok pemuda Buntu Datu vs Batu Walenrang, di mana eskalasinya masih berlanjut, dan membutuhkan penanganan yang tepat," ungkap Darwis.

Menindaklanjuti aspirasi warga, Darwis mengimbau Pemkot Palopo lebih peka menangani persoalan ini, politisi Partai NasDem tersebut mengusulkan agar di wilayah rawan konflik seperti Buntu Datu dan Batu Walenrang dibangun Pos Pengamanan sebagai filter mencegah kekacauan yang sudah sangat meresahkan. 

Sementara, Ketua Komisi A, Aris Munandar mengingatkan merujuk regulasi Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2022 tentang FORKOPIMDA Pasal 12-13 menyebutkan, Kepala Daerah memiliki peran strategis sebagai koordinator penyelenggara pemerintahan daerah serta berperan menjaga stabilitas Kamtibmas serta sinergitas antar-unsur pimpinan daerah. 

"Di sini peran FORKOPIMDA sangat berpengaruh dalam menjaga kondusivitas keamanan daerah melalui koordinasi yang intensif," tukas Legislator Partai Hanura Palopo itu. 

Tokoh masyarakat Palangiran-Batu Walenrang, Wahyuddin, mendesak DPRD mengambil langkah tegas menindaklanjuti aspirasi terkait maraknya perkelahian kelompok melibatkan pemuda Buntu Datu vs Batu Walenrang.

Wahyuddin mengusulkan ke Pemkot Palopo agar memperbanyak pemasangan kamera CCTV pada titik-titik rawan kasus tawuran antarpemuda, kehadiran kamera CCTV ini dapat mempermudah pengawasan terhadap pelaku kriminalitas di zona rawan tawuran melibatkan kelompok pemuda. 

"Segera dipasang kamera CCTV di wilayah Buntu Datu dan Batu Walenrang, hal ini supaya memudahkan polisi menangkap pelaku tawuran," kuncinya. (MUSAKKAR DJABAL TIRA)

Posting Komentar untuk "DPRD Palopo Sikapi Aksi Tawuran Pemuda Buntu Datu Versus Batu Walenrang"