PALOPO— Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian memberikan klarifikasi menyeluruh terkait polemik desain logo ikon baru 'Palopo Kota Idaman'. Selain memastikan orisinalitas melalui bedah filosofi visual, pemerintah menegaskan bahwa logo tersebut kini telah sah secara hukum sebagai hak paten milik Pemerintah Kota Palopo.
Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kota Palopo, Hamsir Hamid menyatakan bahwa logo tersebut dirancang khusus untuk merepresentasikan visi 'Kota Idaman' melalui bahasa bentuk dan warna yang sederhana namun sarat makna. Ia menekankan bahwa logo ini bukan sekadar aset visual, melainkan simbol kedaulatan identitas daerah yang dilindungi undang-undang.
"Secara hukum, logo ini adalah hak milik dan hak paten Pemerintah Kota Palopo. Licensing usage (izin penggunaan) dan licensing right (hak lisensi) sepenuhnya berada di tangan Pemkot. Tidak boleh digunakan oleh pihak mana pun tanpa prosedur resmi," tegas Kadis Kominfo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/3/2026).
Menjawab keraguan publik mengenai kemiripan visual dengan templat daring, Kadis Kominfo memaparkan bedah estetika yang mendasari pembuatan logo tersebut. Desain yang menyerupai daun yang tumbuh mengalir ke atas melambangkan kehidupan, pertumbuhan, dan keberlanjutan. Hal ini memposisikan Palopo sebagai kota yang dinamis dan terus bergerak maju.
Elemen warna dalam logo juga memiliki rujukan nilai yang spesifik. Garis hijau di bagian tengah ditempatkan sebagai inti pesan yang merepresentasikan keseimbangan alam, kesejahteraan masyarakat, serta regenerasi.
"Hijau di pusat menandakan bahwa manusia dan keberlanjutan lingkungan adalah jantung pembangunan kami," lanjutnya.
Sementara itu, bidang biru di sisi kiri dan kanan berfungsi sebagai simbol pelindung sekaligus alur gerak yang bermakna ketenangan, stabilitas pemerintahan, dan kepercayaan publik. Penggunaan gradasi biru modern dipilih untuk memberikan kesan futuristik, mencerminkan kesiapan Palopo dalam menghadapi perubahan zaman dan teknologi.
Aspek integritas pemerintahan turut dituangkan melalui garis putih yang membelah desain secara tegas namun lembut. Garis ini melambangkan arah kebijakan yang jelas, transparansi, serta inklusivitas dalam tata kelola kota.
"Logo ini tidak berisik, namun tegas menyampaikan arah masa depan. Komposisi yang simetris namun dinamis ini membawa pesan utama bahwa Palopo adalah kota yang indah, damai, dan nyaman bagi semua kalangan," tambahnya.
Pemerintah berharap dengan penjelasan filosofis dan penegasan status hukum ini, spekulasi mengenai orisinalitas desain dapat berakhir. Logo 'Palopo Kota Idaman' kini resmi menjadi identitas kolektif yang mencerminkan tekad kota untuk tumbuh dengan hati dan dikelola dengan akal menuju masa depan yang lebih baik.
Hamsir juga menegaskan bahwa setiap kritik, saran, maupun masukan yang muncul dari masyarakat adalah bentuk kepedulian yang sangat dihargai. Kritik tersebut dipandang sebagai energi positif yang menunjukkan kuatnya rasa memiliki warga terhadap identitas daerahnya.
Pemerintah Kota Palopo menegaskan bahwa setiap kritik dan masukan dari masyarakat adalah bentuk kepedulian yang sangat dihargai. Namun, dengan adanya penjelasan filosofis, status hak paten, serta rencana penerbitan Perwal ini, pemerintah berharap polemik mengenai orisinalitas logo dapat disudahi.
Sebagai langkah konkret untuk memayungi identitas baru ini, Pemerintah Kota Palopo tengah merampungkan penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwal). Regulasi ini secara spesifik tidak hanya mengatur aspek administrasi penggunaan, tetapi juga menetapkan standar legalitas dan penjelasan filosofis resmi dari logo 'Kota Idaman'.
"Kami terbuka dan menerima setiap aspirasi sebagai bahan evaluasi. Namun, dengan penjelasan filosofis dan ketetapan hukum yang telah kami sampaikan, kami berharap polemik ini dapat disudahi," ujar Hamsir Hamid.
Kini saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu dan melangkah maju. Pemerintah mengajak semua pihak untuk meninggalkan perdebatan yang tidak produktif dan mulai fokus pada esensi utama. Mewujudkan Palopo yang benar-benar menjadi Kota Idaman—indah, damai, dan nyaman bagi semua. (MUBARAK DJABAL TIRA)

Posting Komentar untuk "Hargai Kritik Warga, Pemkot Palopo Tegaskan Orisinalitas Logo Kota Idaman Sebagai Milik Bersama"