PALU- Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menunjukkan komitmen nyata terhadap efisiensi anggaran daerah sekaligus penguatan integritas aparatur. Ia memimpin langsung kegiatan retret bagi seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Masjid Raya Baitul Khairaat, Palu, tanpa menggunakan dana APBD Provinsi Sulawesi Tengah sama sekali.
Kegiatan retret yang bernuansa spiritual ini digelar dalam suasana khidmat namun tetap santai, dengan fokus pada pembinaan moral, keimanan, dan kepemimpinan yang bersih serta amanah. Retret tersebut telah memasuki hari kedua pada Sabtu (31/1/2026), dan diikuti sekitar 50 kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Perhatian publik tertuju pada kehadiran Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, yang tampak setia mendampingi Gubernur Anwar Hafid di barisan depan. Firmanza, yang bukan nama asing di kalangan birokrasi, memiliki rekam jejak panjang sebagai mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo sekaligus Penjabat (Pj) Wali Kota Palopo. Pengalamannya menjadikannya salah satu figur senior yang diandalkan dalam jajaran pemerintahan Sulteng di bawah kepemimpinan Anwar Hafid-Reny Lamadjido.
Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa retret ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya membangun fondasi kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai spiritual. Pemilihan Masjid Raya Baitul Khairaat sebagai lokasi pun menjadi simbol kuat efisiensi dan kesederhanaan, sekaligus menjadikan Anwar Hafid sebagai gubernur pertama di Indonesia yang menyelenggarakan retret kepala OPD di rumah ibadah dengan pendekatan tanpa anggaran negara.
Melalui unggahan di media sosialnya, Gubernur menyampaikan kesan humanis seputar kebersamaan peserta. “Menariknya, retret ini dilaksanakan dengan sangat efisien karena tidak menggunakan dana APBD sama sekali. Bahkan, kalau saya rasakan, bukan anggaran yang bertambah justru berat badan yang naik saking enaknya menu setiap kali makan,” tulisnya disertai nada ringan yang mencerminkan kedekatan dengan jajarannya.
Dalam salah satu momen, Gubernur terlihat makan berjamaah menggunakan satu nampan bersama para kepala OPD, tanpa sekat jabatan, sebagai wujud kesetaraan dan keakraban dalam membangun soliditas tim.
Kehadiran Firmanza DP di sisi Gubernur pada momen strategis ini diyakini memberikan sinyal kuat mengenai kekompakan dan profesionalisme birokrasi Sulawesi Tengah. Langkah ini diharapkan menjadi teladan bagi daerah lain dalam menjalankan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Kegiatan retret yang dibimbing langsung oleh jamaah tabligh ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dengan harapan dapat memperkuat komitmen seluruh aparatur dalam mewujudkan visi “Sulteng Nambaso” yang lebih baik. (RILIS-MUBARAK DJABAL TIRA)

Posting Komentar untuk "Gubernur Anwar Hafid Pimpin Retret Kepala OPD di Masjid Tanpa APBD, Makan Satu Nampan"