OME-BISA "Digoyang" Selebaran Gelap

8.189 Views
OME-BISA
Tim OME-BISA saat menggelar klarifikasi.
AKSELERASI- Kubu pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Palopo nomor urut 2, Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada (OME-BISA), menggelar jumpa pers mendadak, Jumat (23/2/2018), untuk mengklarifikasi selebaran gelap yang beredar mengatasnamakan tim OME-BISA.

Ketua Tim OME-BISA, H Yuharis, didampingi jurubicaranya, Sharma Hadeyang, memastikan selebaran tersebut palsu dan bukan dari kubu OME-BISA.

Selebaran
Selebaran gelap yang diprotes kubu OME-BISA.
"Lima butir pernyataan dalam selebaran gelap tersebut, sengaja diedarkan untuk merugikan dan merusak nama baik tim OME-BISA. Belum hilang dari ingatan kita bersama, melaksanakan kampanye damai. Tapi, masa kampanye sekarang sudah dinodai aksi tak terpuji black campaign melalui selebaran yang tidak bertanggungjawab," protes Sharma Hadeyang, saat ditemui di Posko OME-BISA, Jln Kartini Palopo.

Selain selebaran tadi, serangan black campaign secara langsung terjadi di depan SMAN2 Palopo. Salah seorang oknum mendatangi rumah warga dengan mencatut tim OME-BISA untuk menawarkan bantuan modal UMKM Rp8 juta per KK. Bantuan UMKM itu, disebutkan cair apabila OME-BISA menang di pilkada.

"Semua ini tidak benar, fitnah, menyesatkan, dan sengaja dihembuskan untuk merusak citra pasangan OME-BISA. Ini sudah jelas kampanye hitam dan bernada provokasi," tukasnya.

Terkait selebaran gelap, tim hukum OME-BISA langsung mengambil tindakan jalur hukum melapor ke Polres Palopo. H Jamal Dhara, selaku tim hukum OME-BISA, menilai selebaran itu dibuat orang-orang munafik dan tak bertanggungjawab.

Suherman Pammineri, tim OME-BISA lainnya, sudah mengindentifikasi nama pelaku fitnah melalui media sosial inisial H, yang diduga melakukan pelanggaran UU ITE. Selebaran ini, diketahui menyebar secara masif di 9 kecamatan. (ARI)

Posting Komentar untuk "OME-BISA "Digoyang" Selebaran Gelap"