ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga


PALOPO- Pahit getirnya kehidupan sudah dirasakan mahasiswa Universitas Andi Djemma asal Papua, Yundimiron Penggu, selama ia kuliah di Kota Palopo.


Peraih IPK 3,3 ini, diwisuda sebagai Sarjana S1 dengan gelar akademik SAN, Rabu 13 Januari 2021, di Gedung MCH Palopo. Usai wisuda, pria yang akrab disapa Yundi, menceritakan kisahnya sebagai mahasiswa Unanda di Palopo. 


Yundi yang kelahiran Klaten, 21 Juli 1997, merupakan sosok yatim piatu. Ayahnya meninggal saat ia berusia 7 tahun dan ibunya lebih dulu meninggal ketika ia beranjak 3 tahun. Tanpa kedua orangtua, Yundi harus hidup mandiri. 


Singkat cerita, untuk memenuhi biaya kuliahnya di Palopo, Yundi mau tak mau mesti berjuang. Kadang-kadang, ia menjadi tukang batu atau kuli bangunan bersama anak-anak perantau dari NTT, pekerjaan ini ia lakoni guna memenuhi kebutuhan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp1.100.000/semester. "Saya dapat melewati semua rintangan dengan sabar dan yang paling utama tidak pernah surut dalam berjuang," kisahnya. (JHON LEE GEROSI) 


About koranakselerasi

OnlineAkselerasi.com juga beredar dalam versi cetak (Koran Akselerasi) yang beredar di wilayah Luwu Raya dan Toraja. Semoga, kehadiran media ini, dapat menambah khasana bacaan masyarakat yang lebih edukatif dan mendidik.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top