![]() |
| Pembangunan jembatan Bailey di Seko bakal segera rampung dikerja. |
Pantauan di lokasi menunjukkan pengerjaan perakitan elemen struktur atas berjalan pesat. Rangka baja dan gelagar penopang telah terpasang presisi membentang di atas sungai. Sebagian papan lantai kayu juga mulai ditata di atas gelagar utama sebagai persiapan landasan jejak kendaraan.
Selain perakitan fisik jembatan, tim teknis UPTD Wilayah I Palopo Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulawesi Selatan bersama warga setempat kini fokus mematangkan area oprit (jalan pendekat). Satu unit ekskavator disiagakan untuk meratakan timbunan tanah dan batuan di sisi tumpuan agar aman dilintasi kendaraan roda empat.
"Rangka utama dan gelagar sudah terkunci rapi. Saat ini kami melakukan pengerjaan paralel, yaitu merapikan penataan papan lantai serta menyiapkan oprit. Targetnya, saat jembatan rampung, kendaraan bisa langsung melintas tanpa kendala sudut elevasi tanah," ujar Pelaksana Teknis Lapangan, Muhammad Said, Senin, 28/9/2026.
Selama proses pengerjaan akhir berlangsung, aktivitas warga pejalan kaki dan pengendara roda dua masih menggunakan jembatan kayu sementara beratap yang berada tepat di samping struktur Bailey.
Dengan terpasangnya gelagar dan progres penataan lantai yang hampir rampung, target pengoperasian fungsional Jembatan Sae pada Oktober mendatang optimistis tercapai. Jembatan ini diharapkan dapat segera membuka keterisolasian wilayah Seko. (MDT)

Posting Komentar untuk "Hampir Rampung, Jembatan Bailey Sae Segera Akhiri Keterisolasian Seko"