![]() |
| Penyaluran bantuan bibit jagung ke petani Luwu Utara. |
Bantuan ini bersumber dari Kementerian Pertanian Tahun Anggaran (TA) 2026 untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Bantuan ini menyasar lahan seluas 2.800 ha.
Secara keseluruhan, bantuan ini didistribusikan kepada 207 kelompok tani (poktan) yang tersebar di delapan kecamatan dan 46 desa, dengan total penerima manfaat 4.447 petani.
Total benih jagung yang disalurkan 42.000 kg (42 ton). Kadis Pertanian, Pasalongan, mengatakan bantuan ini adalah wujud kehadiran pemerintah dalam meringankan beban petani.
Tidak hanya itu, bantuan benih jagung hibrida ini juga dalam upaya untuk menggenjot produksi komoditas jagung hibrida di daerah berjuluk Bumi La Maranginang tersebut.
“Kami berharap bantuan benih jagung hibrida ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh petani yang tergabung dalam poktan di 8 kecamatan penerima,” harap Pasalongan.
“Dengan luas lahan 2.800 ha yang didukung benih berkualitas, kita optimistis produktivitas dan hasil panen jagung hibrida tahun ini akan meningkat signifikan,” sambungnya.
Dengan adanya peningkatan produktivitas dan hasil panen nanti, kata Pasalongan, akan bermuara pada terciptanya kesejahteraan para petani jagung di Kabupaten Luwu Utaara.
Rincian penyaluran sebagai berikut: Baebunta Selatan 64 poktan di 9 desa; Baebunta 61 poktan (9); Sabbang Selatan 41 poktan (9); Sukamaju 21 poktan (8); Sabbang 9 poktan (4); Sukamaju Selatan 6 poktan (5); Tanalili 3 poktan (2); dan Bonebone 2 poktan (2).
“Kita ingin memastikan proses penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran melalui poktan terdaftar agar benar-benar diterima petani yang membutuhkan. (LHR)

Posting Komentar untuk "4.447 Petani di Lutra Terima Bantuan Benih Jagung Hibrida "