![]() |
| Kunjungan studi tiru Diskominfo-SP Luwu di Masamba, Luwu Utara. |
Hal ini ditandai dengan diterimanya kunjungan kerja Bidang Persandian Diskominfo-SP Kabupaten Luwu, Kamis (13/8/2026), di Ruang Rapat Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Luwu Utara.
Kunjungan Diskominfo-SP Luwu ini fokus pada coaching dan monitoring pengisian instrumen Indeks Keamanan Informasi (IKAMI) dan Indeks Keamanan Informasi dan Persandian (IKASANDI).
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Luwu Utara, Drs. H. Aspar, yang hadir mewakili Bupati, menjelaskan, keamanan siber adalah fondasi mutlak dalam transformasi digital pemerintahan.
“Keamanan siber bukanlah sekadar pelengkap, tetapi juga sebagai fondasi utama agar pelayanan publik berbasis elektronik ini dapat berjalan dengan aman serta terpercaya,” tutur H. Aspar.
“Kita mendorong tiap Perangkat Daerah aktif menutup celah kerentanan data demi meningkatkan nilai SPBE atau yang kini kita sebut sebagai Pemerintah Digital (Pemdi),” sambung Aspar lagi.
Ia menegaskan pentingnya rencana aksi yang konkret. Menurutnya, dokumen tindak lanjut harus berisi langkah nyata, program, dan target waktu yang terukur untuk mencapai sasaran strategis Indikator Kinerja Utama (IKU).
Sementara itu, Kepala Diskominfo-SP Luwu Utara, Dr. Andi Zulkarnain, SKM, M.Kes., menyambut hangat kunjungan tersebut. Ia menilai kolaborasi antardaerah menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ruang digital.
"Sinergi dan sharing knowledge seperti ini penting untuk memastikan layanan yang kita berikan kepada publik tak hanya cepat, tetapi juga aman dan nyaman di ruang digital,” ucap Zulkarnain.
“Selain sistem, peningkatan skill sumber daya manusia di bidang siber dan sandi ini juga menjadi prioritas yang terus kita dorong ke depan,” ungkap mantan Asisten Ekonomi Pembangunan ini.
Pada kesempatan yang sama, Kabid Persandian Diskominfo-SP Kabupaten Luwu, Henny, S.Sos., menyampaikan apresiasinya terhadap praktik baik yang diterapkan Diskominfo-SP Luwu Utara.
Ia berkomitmen akan mengadopsi hasil diskusi hari ini untuk meningkatkan maturity level atau tingkat kematangan dari sistem elektronik yang diterapkan oleh Pemda Kabupaten Luwu Utara.
“Banyak ilmu yang kami dapatkan, tidak hanya soal Indeks KAMI dan IKASANDI, tetapi juga praktik literasi digital, pemanfaatan sertifikat elektronik, hingga penggunaan alat pengacak jaringan (jammer),” ungkap Lenny.
Semua hal tersebut, kata Lenny, akan menjadi referensi berharga bagi Diskominfo-SP Kabupaten Luwu dalam upaya untuk memperkuat infrastruktur siber di daerah tetangga Luwu Utara ini.
Turut hadir Sekretaris Diskominfo-SP Luwu Utara Anshar, S.STP, M.Si, Kabid Persandian Alisman, S.AN, dan jajaran pelaksana teknis, serta para Sandiman dari Diskominfo-SP Kabupaten Luwu.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam upaya untuk menciptakan ekosistem pemerintahan digital yang lebih tangguh serta berdaya saing di Provinsi Sulawesi Selatan. (LHR)

Posting Komentar untuk "Diskominfo-SP Luwu Studi Tiru Keamanan Siber ke Bumi La Maranginang"