![]() |
| Kegiatan literasi media dan keamanan siber yang digelar Diskominfo-SP Lutra. |
MASAMBA- Jajaran Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Luwu Utara melalui Bidang Persandian menggelar kegiatan Literasi Media dan Literasi Keamanan Siber di UPT SDN 048 Teteinduk, Desa Marannu, Baebunta Selatan, Senin (22/6/2026).
Kegiatan kali ini mengangkat tema krusial, yakni "Cyberbullying dan Internet Sehat". Tema kali ini sengaja diangkat untuk membentengi para siswa dari upaya cyberbullying di sekolah.
Mewakili Kadis Kominfo-SP, Kepala Bidang Persandian, Alisman, yang juga selaku narasumber menjelaskan bahwa literasi digital bagi tingkat sekolah dasar harus berpusat pada pembangunan ekosistem edukasi yang aman, kreatif, dan kolaboratif.
Menurutnya, setiap elemen masyarakat memiliki peran spesifik dalam mewujudkan hal tersebut.
“Fokus utama kita adalah menanamkan etika dasar internet, seperti menghindari cyberbullying, menjaga perlindungan data privasi, serta mengarahkan anak-anak agar bisa memanfaatkan gawai untuk tugas-tugas yang kreatif,” ujar Alisman.
Dalam pemaparannya, ia memetakan tanggung jawab bersama demi menciptakan lingkungan digital yang sehat bagi anak.
Tanggung jawab ini, kata dia, tidak hanya menjadi tanggung jawab guru saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab orangtua di rumah.
“Kami berharap para guru mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran, seperti penggunaan video interaktif atau tugas presentasi, sekaligus juga menjadi teladan digital (digital role model) bagi para siswa,” jelas Alisman.
Sementara bagi orangtua, lanjutnya, mesti harus berperan aktif sebagai pendamping dan pengawas anak-anak saat berada di rumah.
Hal ini meliputi pengaturan waktu layar dan menyaring konten-konten negatif yang belum layak dikonsumsi oleh anak-anak sekolah.
Masih Alisman, panduan implementasi praktis ini adalah langkah nyata kolaboratif antara pihak sekolah, orangtua, dan siswa itu sendiri.
“Program ini menjadi wujud komitmen Pemda Luwu Utara dalam menggenjot indeks literasi digital masyarakat,” terang Alisman.
“Kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan dan petunjuk pimpinan, dalam hal ini Bupati Luwu Utara, untuk terus menggenjot literasi digital di tengah-tengah masyarakat. Ini harus dilakukan secara masif dan tepat sasaran,” tandasnya.
Sebagai informasi, sosialisasi yang berlangsung interaktif ini menargetkan 50 peserta yang terdiri dari unsur guru, orangtua murid, serta siswa-siswi UPT SDN 048 Teteinduk. (LHR)

Posting Komentar untuk "Diskominfo-SP Lutra Edukasi Literasi Media dan Keamanan Siber di Baebunta Selatan"