![]() |
| Ketua LMND Palopo, Egar. |
MASAMBA- Tudingan soal dugaan pembiaran penggunaan telepon genggam di lingkungan Rumah Tahanan (Rutan) Masamba, ditanggapi secara bijak Ketua Eksekutif LMND Kota Palopo, Egar, ia menilai isu yang digiring di sejumlah platform media tersebut bisa menjadi opini liar karena tidak sesuai fakta.
Justru, timpal dia, pihak Rutan Masamba tidak pernah melakukan pembiaran bahkan kejadian tersebut telah ditindaklanjuti lewat pengembangan kasus dari luar.
"Setiap ada kejadian, Rutan Masamba langsung melakukan penindakan. Tudingan yang beredar selama ini, merupakan isu lama yang terus diframing, kesannya subjektif dan tidak substantif," terang Egar dalam rilisnya yang diterima Koran Akselerasi, Minggu (10/5/2026).
Proses penindakan yang dilakukan menandakan bahwa sistem pengawasan di Rutan Masamba tetap berjalan sesuai koridor.
"Pegawai juga manusia biasa, tidak luput dari kecolongan. Tapi jangan kemudian satu kejadian digoreng terus menerus seolah-olah menjadi budaya pembiaran,” ujar Egar meluruskan.
Ia menyebut, tuduhan yang dilemparkan tanpa disertai fakta baru justru memperlihatkan adanya kecenderungan subjektivitas negatif terhadap institusi pemasyarakatan tersebut. Menurutnya, apabila persoalan serupa terus berulang dan ditemukan fakta-fakta baru, maka kritik itu masih memiliki dasar kuat. Namun sejauh ini, kata dia, isu yang dimainkan hanya berkutat pada perkara lama tanpa adanya kejadian serupa yang kembali terbukti.
“Sudah berbulan-bulan isu yang dimainkan hanya itu-itu saja. Tidak ada fakta baru, tidak ada pengungkapan baru, tetapi narasi terus dibangun seakan-akan terjadi pembiaran masif. Ini yang kami nilai sebagai opini liar yang sengaja dipelihara,” tegasnya.
Egar juga mengingatkan agar kritik terhadap lembaga negara tetap mengedepankan asas objektivitas dan tidak berubah menjadi serangan tendensius yang berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap kinerja petugas pemasyarakatan.
Ia menilai, di tengah berbagai keterbatasan fasilitas dan sumber daya, petugas rutan tetap menjalankan tugas pengawasan secara maksimal. Karena itu, publik diminta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum tentu memiliki dasar fakta yang kuat.
“Jangan sampai semangat kontrol sosial berubah menjadi ruang pembunuhan karakter terhadap institusi. Kalau ada temuan baru silakan dibuka secara terang, tapi kalau hanya memainkan isu lama demi membangun persepsi negatif, itu patut dipertanyakan motifnya,” kuncinya. (RLS/TOM)

Posting Komentar untuk "LMND Palopo Bela Kinerja Rutan Masamba, Egar: Fungsi Pengawasan Berjalan Efektif! "