Tunggu Sampai 2029, Prabowo Jawab Kritik dengan Keyakinan Dukungan Rakyat

8.189 Views

 

Prabowo Subianto.
JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan keyakinannya atas dukungan rakyat terhadap langkah-langkah korektif pemerintahannya. Pernyataan itu disampaikan sebagai penutup diskusi maraton di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/3/2026) malam.

“Saya didukung rakyat. Kalau ada yang tidak senang dengan langkah-langkah ini, tunggu saja sampai 2029. Rakyat yang akan menilai,” ujar Prabowo dalam sesi tanya jawab terbuka yang berlangsung hingga dini hari, sebagaimana terekam dalam rekaman diskusi.

Pernyataan tersebut muncul setelah pembahasan berbagai isu, mulai dari kasus penyiraman air keras, termasuk kritik terhadap pengelolaan anggaran daerah, penanganan korupsi, serta evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo menekankan bahwa stabilitas pemerintahan bergantung pada dukungan masyarakat, dan penilaian akhir akan dilakukan melalui mekanisme demokrasi pada pemilu mendatang.

Diskusi itu diikuti sejumlah jurnalis, antara lain Najwa Shihab dan Retno Pinasti, serta pakar seperti ekonom Chatib Basri, Rizal Mallarangeng, dan Mardigu Wowiek Prasantyo. Pertemuan berlangsung lebih dari enam jam sejak sekitar pukul 19.00 hingga 01.30 WIB, membahas dinamika geopolitik global hingga kebijakan strategis dalam negeri.

Dalam konteks yang sama, Prabowo sebelumnya menyoroti penyimpangan tata kelola daerah, seperti pengadaan mobil dinas mewah senilai Rp8,5 miliar oleh seorang gubernur, kasus yang merujuk pada Gubernur Kalimantan Timur dan akhirnya dibatalkan. Ia membandingkannya dengan kendaraan dinasnya sendiri yang bernilai Rp700 juta. “Ini soal prioritas dan akuntabilitas,” katanya.

Prabowo juga menegaskan komitmen menindak koruptor tanpa pandang bulu. “Koruptor tetap kita kejar. Tidak ada ampun. Yang merugikan rakyat harus dihukum seberat-beratnya,” tegasnya.

Terkait program MBG, ia mengungkapkan lebih dari 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG disuspend sementara karena tidak memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan. “Kalau tidak beres, ya ditutup. Ini demi anak-anak kita mendapat gizi layak,” ucapnya, merujuk hasil pengecekan Badan Gizi Nasional.

Pernyataan Prabowo dinilai sebagai upaya memperkuat narasi pemerintahan yang responsif terhadap kritik publik. Pihak Istana menyatakan komitmen terus mengevaluasi program dan pengelolaan anggaran agar lebih akuntabel serta berpihak pada kepentingan rakyat. (MUBARAK DJABAL TIRA)

Posting Komentar untuk "Tunggu Sampai 2029, Prabowo Jawab Kritik dengan Keyakinan Dukungan Rakyat"