6 Sektor Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Luwu Utara di Angka 6,17 l%

8.189 Views

 

Bupati Lutra, Andi Abdullah Rahim dan Wakil Bupati, Jumail Mappile.
MASAMBA- Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Luwu Utara menunjukkan tren positif yang signifikan. Berdasarkan data terbaru BPS yang dirilis pada akhir Februari kemarin, pertumbuhan ekonomi Luwu Utara melesat kencang sampai di angka 6,17%. Angka ini tertinggi ke-6 di Provinsi Sulawesi Selatan.

Pertumbuhan ekonomi 6,17% ini rupanya didorong 6 Sektor paling tinggi pertumbuhannya, yaitu: (1) Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi yang tumbuh 16,41%; (2) Sektor Konstruksi (13,47%); (3) Sektor Transportasi dan Pergudangan (9,52%); (4) Sektor Pertambangan dan Penggalian (8,91%); (5) Sektor Perdagangan (5,83%); dan (6) Sektor Penyedia Akomodasi, Makan, dan Minum (5,67%).

Sektor Jasa Keuangan dan Konstruksi misalnya. Sektor ini menjadi motor penggerak utama yang menempati posisi puncak sebagai kontributor pertumbuhan tertinggi dengan angka fantastis 16,41%. Peningkatan ini mengindikasikan makin tingginya literasi keuangan masyarakat dan akses modal yang juga makin mudah bagi pelaku usaha di Luwu Utara.

Tak hanya itu, salah satu faktor pendukung utama tumbuhnya sektor ini tidak terlepas dari peran peningkatan tabungan masyarakat ke Bank-Bank di Kabupate Luwu Utara yang meningkat sangat signifikan hingga mencapai 54,10 persen. Angka ini menjadi yang tertinggi di Sulawesi Selatan.

“Peningkatan tabungan masyarakat ke bank-bank adalah faktor pendukung utama karena peran perbankan sebagai perantara keuangan yang menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit atau investasi produktif,” ucap Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Aspar, belum lama ini di Masamba.

Sektor Konstruksi menjadi sektor kedua yang mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 13,47%. Angka ini mencerminkan masifnya pembangunan infrastruktur, baik yang dilakukan pemerintah daerah maupun pihak swasta, yang secara langsung menyerap tenaga kerja dan menggerakkan roda perekonomian di daerah berjuluk Bumi La Maranginang tersebut.

Jangan lupakan sektor Transportasi dan Pergudangan. Sektor ini akhirnya menunjukkan tajinya dengan pertumbuhan sebesar 9,52 persen. Hal ini sejalan dengan meningkatnya konektivitas antarwilayah yang memudahkan distribusi komoditas unggulan daerah. Di sisi yang lain, sektor Pertambangan dan Penggalian turut memberi sumbangsih nyata dengan pertumbuhan 8,91%.

Kemudian sektor Perdagangan (5,83%) serta sektor Penyedia Akomodasi, Makan, dan Minum (5,67%) melengkapi daftar enam faktor pemicu pertumbuhan ekonomi Luwu Utara yang bergerak cukup kencang. Pertumbuhan di sektor akomodasi dan kuliner ini jadi sinyal positif bagi sektor pariwisata dan gaya hidup masyarakat yang kembali bergairah.

Pertumbuhan yang tersebar di berbagai sektor ini menunjukkan bahwa ekonomi Luwu Utara tak hanya bergantung pada satu aspek, melainkan mulai terdiversifikasi dengan baik. Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mesti menjaga iklim investasi dan mendukung kemudahan berusaha agar tren pertumbuhan ini tetap stabil dan inklusif bagi masyarakat. (LHR)

Posting Komentar untuk "6 Sektor Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Luwu Utara di Angka 6,17 l%"