ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga

Muhammad Rafi'i.

MALILI- Realisasi pelaksanaan dua kegiatan mega proyek di Kabupaten Luwu Timur yakni pembangunan Stadion dan Islamic Center, rupanya diduga berjalan lamban. Terbukti, progres kedua proyek tersebut bobotnya masih sangat rendah. 


Ketua Badan Kajian Pengawasan Kebijakan Pembangunan Aliansi Media Jurnalis Independen Republik Indonesia (BKPKP AMJI-RI), Muhammad Rafi'i, Rabu (21/9/2022), menyayangkan volume pekerjaan dua proyek yang menyedot anggaran cukup besar nilainya itu bak jalan di tempat. "Kalau melambat terus, ya dikhawatirkan kedua proyek ini tidak bisa selesai tepat waktu, bahkan bisa saja mandek alias mangkrak. Tentu, kita tidak inginkan hal itu sampai terjadi. Untuk itu, diperlukan upaya percepatan di lapangan," tandas Rafi'i mengimbau. 


Seperti diketahui, rendahnya pencapaian realisasi fisik kedua proyek tersebut membuat Bupati Lutim, Drs H Budiman, mendapat pertanyaan dari DPRD saat sidang paripurna pandangan umum fraksi terkait pembahasan Ranperda APBD Perubahan Lutim TA 2022, Senin (19/9/2022) lalu. Dua fraksi di antaranya, Fraksi Golkar dan Fraksi Nasdem mempertanyakan itu. 


Terkait dua proyek tersebut, Bupati Lutim, Budiman, dalam jawabannya menguraikan progres pembangunan Stadion saat ini sekitar 5,07% sementara Islamic Center berada di angka 7,82%. Menurut dia, faktor cuaca menjadi pemicu keterlambatan progres pekerjaan. Sebagai upaya, telah diambil langkah strategis percepatan pekerjaan dengan menambah jam kerja hingga penambahan armada tuk mendukung kelancaran kegiatan, jawaban tersebut disampaikan Budiman saat menjawab pandangan umum fraksi di DPRD, beberapa hari lalu. (RLS)

About koranakselerasi

OnlineAkselerasi.com juga beredar dalam versi cetak (Koran Akselerasi) yang beredar di wilayah Luwu Raya dan Toraja. Semoga, kehadiran media ini, dapat menambah khasana bacaan masyarakat yang lebih edukatif dan mendidik.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top