![]() |
| Stand pameran Kabupaten Lutra di arena MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ramai dikunjungi warga. |
MAROS- Kehadiran Kabupaten Luwu Utara dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros benar-benar mencuri perhatian.
Stand pameran Luwu Utara yang mengusung konsep sederhana, namun kaya estetika ini rupanya ramai dipadati pengunjung dari berbagai daerah di Sulsel sejak hari pertama MTQ di Maros.
Daya tarik utama yang membuat pengunjung berbaris antri memasuki Stand Luwu Utara adalah sederet produk lokal UMKM khas Luwu Utara yang dipamerkan pada Stand MTQ Luwu Utara.
Salah satu pengunjung pameran yang datang ke stand Luwu Utara adalah Chaidir Syam, yang tak lain adalah Bupati Kabupaten Maros. Bahkan ia mencicipi beberapa kuliner khas Luwu Utara.
Berdasarkan pantauan media ini di lokasi pameran, beberapa produk kuliner olahan Luwu Utara menjadi incaran utama pengunjung adalah makaroni kacang, keripik pisang, dan rumput laut.
Tak hanya itu, produk khas lainnya yang juga tak kalah menariknya untuk dinikmati adalah bagea orisinil, dan yang paling membuat penasaran adalah kuliner khas Luwu Utara, kapurung instan.
Berbagai kuliner tersebut paling banyak diburu karena memang paling dikenal sebagai produk khas unggulan Luwu Utara, serta paling sering dipamerkan pada ajang-ajang tingkat nasional.
Macaroni kacang misalnya. Kuliner khas Luwu Utara ini memiliki rasa yang unik, perpaduan antara rasa gurih dan renyah, sehingga menjadi camilan wajib bagi para pengunjung stand pameran.
Pun dengan kue bagea original. Kue tradisional berbahan dasar sagu ini tetap menjadi salah satu primadona di pameran MTQ kali ini karena memang memiliki cita rasa yang sangat autentik.
Setali tiga uang dengan kapurung. Kuliner khas Luwu Utara ini rupanya menjadi magnet tersendiri. Bahkan sebagian pengunjung mencicipi hidangan berat yang segar dan bergizi di area pameran.
Bupati Andi Rahim yang terlihat turut membersamai dalam stand pameran mengatakan, pameran MTQ adalah ruang strategis guna memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada warga Sulsel.
“Kami sangat berharap, melalui pameran MTQ ini, UMKM Luwu Utara dapat makin berkembang, naik kelas, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tutur Bupati Andi Abdullah Rahim.
Ramainya pengunjung di stand Luwu Utara ini, kata dia, memberikan angin segar bagi para pelaku UMKM. “Kami senang melihat antusiasme pengunjung yang datang ke sini,” ungkap Andi Rahim.
Menurutnya, pameran MTQ ini merupakan ajang promosi yang luar biasa bagi produk lokal Luwu Utara agar makin dikenal oleh masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan yang datang ke Maros.
Di tempat yang sama, Kepala DP2KUKM Luwu Utara, Akram Risa, mengaku bangga dan bahagia dengan membludaknya pengunjung yang datang menikmati serta membeli kuliner Luwu Utara.
“Keikutsertaan kami dalam pameran kali ini bukan sekadar formalitas semata, tetapi juga ingin memastikan bahwa produk unggulan kita mendapatkan tempat di hati masyarakat,” terangnya.
Akram berharap agar produk-produk UMKM Luwu Utara tak hanya laku selama MTQ berlangsung, tetapi juga dapat menembus pasar ritail modern yang lebih luas di Provinsi Sulawesi Selatan.
“Luwu Utara tidak hanya hadir sebagai salah satu peserta MTQ saja, tetapi kami juga hadir untuk aktif mendorong kemajuan ekonomi lokal melalui penguatan sektor UMKM,” pungkasnya. (LHR)

Posting Komentar untuk "Stand Lutra Dibanjiri Pengunjung di MTQ XXXIV Sulsel, Kuliner Khas Laris Manis"