PALOPO- Proses pemilihan calon direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Mangkaluku (Perumda PAM-TM) Kota Palopo periode 2026–2031 memasuki fase penentuan yang lebih kompleks. Lima calon terbaik telah menyelesaikan tahap wawancara akhir dengan Wali Kota Palopo selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Namun, pengumuman hasil yang semula dijadwalkan pada 30 April 2026 diperkirakan akan mengalami penundaan. Pemkot Palopo telah mengirimkan nama-nama peserta yang mengikuti wawancara beserta hasil lengkap UKK, psikotes, dan wawancara kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), khususnya melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, untuk mendapatkan pertimbangan teknis.
Dari 15 pendaftar yang lolos administrasi, lima besar ditetapkan berdasarkan hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar di Makassar pada 22–23 April 2026. Dr. Ris Akril Nurimansjah, S.Sos., M.M., petahana Direktur Keuangan dan Umum, menduduki peringkat pertama dengan skor 8,04. Ia diikuti Andi Siwaru Husain, S.T., PIA., CFRM (7,91), H. Yasir, S.E., M.M., PIA (7,90), Steven Hamdani (7,87), dan Andi Megawati, S.E., M.Ak. (7,81).
UKK mengukur kompetensi teknis dan manajerial calon, termasuk pemahaman mendalam mengenai pengelolaan air minum, strategi bisnis, pengendalian Non-Revenue Water (NRW), serta tata kelola perusahaan daerah. Dominasi Ris Akril mencerminkan pengalaman operasional yang kuat. Namun, rekomendasi psikotes memperkenalkan dimensi krusial lainnya. Dua calon memperoleh rekomendasi “Disarankan” (H. Yasir dan Andi Megawati), dua lainnya “Dipertimbangkan” (Andi Siwaru Husain dan Steven Hamdani), serta satu calon mendapat “Tidak Disarankan” (Ris Akril Nurimansjah).
Dalam perspektif manajemen sumber daya manusia dan organisasi, penilaian holistik seperti ini sangat diperlukan. Kompetensi kognitif (hard skills) yang tinggi harus diimbangi dengan kecerdasan emosional, ketahanan stres, kemampuan kepemimpinan transformasional, integritas, dan kesesuaian dengan budaya organisasi. Rekomendasi psikotes “Tidak Disarankan”, meskipun bukan diskualifikasi otomatis, menjadi catatan penting yang patut ditimbang secara proporsional, terutama untuk posisi strategis di badan usaha milik daerah yang melayani kebutuhan dasar publik.
H. Yasir, mantan Direktur Utama PAM-TM, menawarkan profil yang relatif seimbang. Skor UKK kompetitif, pengalaman langsung memimpin perusahaan, dan rekomendasi psikotes positif memberinya keunggulan kontekstual dalam menghadapi tantangan nyata Perumda PAM-TM, seperti efisiensi operasional, kesehatan keuangan, dan perluasan cakupan pelayanan air bersih.
Andi Megawati dengan latar belakang manajemen keuangan internal juga menghadirkan kombinasi yang stabil antara kompetensi teknis dan profil psikologis yang mendukung. Sementara itu, kasus Ris Akril Nurimansjah menggambarkan kontradiksi klasik antara keunggulan teknis dan catatan pada aspek perilaku kepemimpinan, fenomena yang kerap dibahas dalam literatur seleksi eksekutif.
Perumda PAM-TM menghadapi tantangan struktural yang sama dengan banyak PDAM di Indonesia. Meski berhasil menjadi PDAM terbaik se-Sulawesi Selatan tahun 2025 dan masuk 30 besar nasional menurut BPKP, serta mencatatkan laba Rp2 miliar, perusahaan masih dibayangi tingkat NRW sekitar 32% — di bawah rata-rata nasional (30–35%) tetapi masih jauh dari target ideal di bawah 20%. Cakupan pelayanan baru mencapai 77%, sementara tekanan urbanisasi dan perubahan iklim terus meningkat. Diperlukan kepemimpinan yang tidak hanya mumpuni secara teknis, tetapi juga visioner, resilient, dan mampu membangun tim yang solid serta menjaga tata kelola yang bersih.
Penundaan pengumuman untuk mendapatkan pertimbangan teknis dari Kemendagri merupakan langkah prudent dalam rangka memastikan kepatuhan regulasi dan kualitas proses. Hal ini sekaligus memperkuat prinsip good corporate governance di lingkungan BUMD. Redaksi menilai bahwa meritokrasi yang sesungguhnya menuntut penilaian berbasis bukti yang komprehensif, bukan semata skor tertinggi atau pertimbangan subjektif.
Masyarakat Kota Palopo berhak mendapatkan direksi yang mampu mendorong transformasi Perumda Tirta Mangkaluku menjadi perusahaan daerah yang profesional, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik. Air bersih merupakan hak dasar warga yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, kualitas hidup, serta daya saing ekonomi kota.
Dalam pandangan redaksi, Wali Kota Palopo dihadapkan pada pilihan strategis yang menentukan. Memadukan hasil UKK, psikotes, wawancara, serta pertimbangan teknis dari Kemendagri secara akademis dan proporsional akan menghasilkan keputusan yang kuat dan dapat dipertanggungjawabka. Keputusan tersebut tidak hanya menentukan nasib satu perusahaan, melainkan juga menjadi preseden penting bagi praktik tata kelola BUMD di daerah-daerah lain di Indonesia.
Publik menanti, Wali Kota Palopo dapat mengambil keputusan terbaik demi kepentingan dan kemajuan pelayanan air bersih bagi seluruh warga Palopo. (MUBARAK DJABAL TIRA)

Posting Komentar untuk "Menakar Kredibilitas di Balik Jeda Direksi, saat Profesionalisme Diuji Kepentingan dan Ekspektasi"