PROSES seleksi calon direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangkaluku (TM) Kota Palopo periode 2026–2031 memasuki tahap penentuan. Pada Selasa (28 April 2026), Wali Kota Palopo Hj. Naili Trisal selaku kuasa pemilik modal telah melaksanakan wawancara tahap akhir terhadap lima calon terkuat di Hotel Grand Maleo, Makassar. Kelima nama tersebut adalah Steven Hamdani, H. Yasir, Andi Megawati, Dr. Ris Akril Nurimansjah, dan Andi Siwaru Husain.
Pengumuman nama-nama terpilih dijadwalkan pada Kamis (30 April 2026). Sebelum menetapkan secara resmi, Wali Kota Palopo akan mengirimkan nama calon terpilih tersebut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan persetujuan teknis, sesuai ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian Badan Usaha Milik Daerah Air Minum. Masa jabatan direksi periode sebelumnya berakhir pada 10 Mei 2026, sehingga penetapan direksi baru diharapkan dapat dilakukan sebelum tanggal tersebut untuk menghindari kekosongan jabatan.
Dua nama paling menonjol di antara lima calon tersebut adalah Steven Hamdani dan H. Yasir. Steven Hamdani, satu-satunya calon eksternal murni, dikenal sebagai politisi Partai Golkar yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Palopo selama dua periode (2014–2019 dan 2019–2024). Secara pribadi, Steven Hamdani aktif mendukung Hj. Naili Akhmad (Naili Trisal) dalam Pilwalkot Palopo lalu. Sementara itu, Naili Trisal-Akhmad Syarifuddin (Naili-Ome) diusung oleh koalisi Partai Gerindra dan Partai Demokrat pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Palopo.
H. Yasir, mantan Direktur yang terdorong untuk maju kembali, memiliki rekam jejak panjang di perusahaan. Secara administratif, kepemimpinannya dinilai baik. Di era Andi Nurlan Baslan, kapasitas produksi air Perumda TM berada pada angka 280 liter per detik. Pada masa kepemimpinan H. Yasir, kapasitas produksi tersebut meningkat signifikan menjadi 550 liter per detik hingga saat ini. Ia juga berhasil meningkatkan jumlah pelanggan dari sekitar 12 ribu menjadi lebih dari 43 ribu sambungan langganan, serta menambah investasi melalui pembangunan intake baru.
Meski demikian, selama kepemimpinan Direksi Perumda TM saat ini terkesan stagnan dan bahkan kerap mendapat sorotan publik terkait kualitas pelayanan air minum, terutama keluhan tentang distribusi yang tidak lancar dan kualitas air yang kurang memuaskan.
Proses ini mendapat apresiasi dari publik dan pengamat. Dr. Suaedi, pengamat kebijakan publik Palopo, menyatakan bahwa ini merupakan kali pertama seleksi direksi Perumda Tirta Mangkaluku berlangsung secara transparan, terutama dengan penyelenggaraan uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang disiarkan terbuka serta pengumuman hasil tes psikologi. Sementara itu, Dr. Abdul Rahman Nur, pakar hukum dari Universitas Andi Djemma Palopo, mengingatkan agar kewenangan diskresi Wali Kota dilaksanakan secara proporsional, profesional, dan bertanggung jawab dengan mengedepankan prinsip meritokrasi serta hasil penilaian objektif dari seluruh tahapan seleksi, termasuk UKK dan tes psikologi.
Dari 15 pendaftar hingga penutupan 15 April 2026, sebanyak 13 nama lolos seleksi administrasi berdasarkan Pengumuman Pansel Nomor 008/PANSEL/IV/2026. Uji Kelayakan dan Kepatutan digelar terbuka pada 22–23 April 2026. Wali Kota Naili Trisal telah berulang kali menegaskan komitmen agar proses seleksi bebas dari politik praktis dan praktik “titip-menitip”. Kepala Dinas Kominfo Palopo, Hamshir Hamid, menyatakan bahwa wawancara berjalan tertib dan semua calon hadir sesuai jadwal.
Sebagai penyedia air minum bagi lebih dari 190 ribu warga Kota Idaman, Perumda Tirta Mangkaluku menghadapi tantangan berat: tingginya tingkat kebocoran jaringan (non-revenue water), perluasan cakupan pelanggan yang berkualitas, peningkatan kualitas air minum, serta ketahanan air baku di tengah perubahan iklim dan pertumbuhan kota. Direksi baru akan menentukan apakah perusahaan mampu bertransformasi menjadi lebih efisien, modern, dan benar-benar berorientasi pada pelayanan publik.
Pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa seleksi direksi BUMD sering menjadi arena tarik-ulur kepentingan. Jika proses ini tetap dijaga kebersihannya hingga akhir termasuk dalam pengiriman nama ke Kemendagri dan penetapan akhir Palopo akan memiliki modal kepercayaan yang kuat. Namun, jika ada indikasi pengabaian hasil penilaian objektif pansel demi pertimbangan non-merit, proses yang sudah transparan ini berisiko menjadi formalitas semata.
Masyarakat Palopo berhak mengharapkan direksi yang kompeten, berintegritas, dan visioner. DPRD, media, dan masyarakat sipil perlu terus mengawal proses ini hingga pelantikan. Seleksi ini bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan penentuan masa depan pengelolaan air minum Kota Palopo lima tahun ke depan. Semoga hasil akhir mencerminkan komitmen transparansi dan meritokrasi yang telah dibangun sejauh ini, sehingga Perumda Tirta Mangkaluku dapat hadir sebagai pilar pelayanan publik yang profesional dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Idaman. (MUBARAK DJABAL TIRA)

Posting Komentar untuk "EDITORIAL! Transparansi yang Diapresiasi, Seleksi Direksi PERUMDA-TM Menanti Keputusan Akhir"