![]() |
| Rachmad. |
PALOPO- Dinas Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan Kota Palopo mencatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi di awal tahun 2026. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palopo, Rachmad, menyampaikan bahwa seluruh kejadian tersebut berhasil ditangani dengan cepat oleh petugas di lapangan.
Rachmad menjelaskan, peristiwa pertama terjadi di dekat SMP Negeri 8 Palopo, yang disebabkan oleh korsleting listrik. Beruntung, api tidak sempat meluas dan dapat segera dipadamkan.
Sementara itu, kebakaran cukup besar terjadi di Kelurahan Pattene, di mana dua rumah warga dilalap api. Selain itu, terdapat satu rumah lainnya yang hanya bagian kuda-kuda atapnya terbakar, sehingga kerusakan dapat diminimalisir.
“Kemudian di Kelurahan Sampoddo, kebakaran terjadi saat warga membakar sampah. Api menjalar dan mengenai kabel listrik PLN, sehingga memicu kebakaran,” jelas Rahmat.
Adapun kejadian keempat berlangsung di Perumahan Griya Sinar Setuju, yang juga disebabkan oleh korsleting listrik.
Rahmat mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik dan aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi.
“Jika terdapat kondisi yang membahayakan keselamatan diri maupun lingkungan, masyarakat diminta segera menghubungi pemadam kebakaran dan agar dapat dilakukan penanganan cepat,” tegasnya.


Posting Komentar untuk "4 Kasus Kebakaran Terjadi di Awal 2026, Damkar Palopo Imbau Warga Waspada"