BRMP Sulsel Tagih Komitmen Pemda-PPL Tuntaskan CPCL Hilirisasi Perkebunan di Lutra

8.189 Views

 

Workshop percepatan CPCL di Luwu Utara. 
MASAMBA- Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Sulawesi Selatan tegas mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara, dalam hal ini Dinas Pertanian, dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk segera mempercepat penyelesaian kelengkapan berkas CPCL agar Program Hilirisasi dapat segera dieksekusi.

Penegasan BRMP Sulsel ini disampaikan dalam Workshop Percepatan CPCL (Calon Petani/Calon Lokasi) Program Hilirisasi Perkebunan Kabupaten Luwu Utara Tahun Anggaran (TA) 2026, Kamis (25/6/2026), di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Masamba.

Kepala BRMP Dirwil Sulsel yang diwakili oleh Basrum, S.P., M.P., menekankan bahwa esensi utama workshop ini adalah menagih komitmen Pemda Lutra, khususnya Dinas Pertanian, berkolaborasi dengan PPL, demi percepatan penyelesaian kelengkapan berkas CPCL.

“Percepatan administrasi ini adalah bentuk dedikasi bersama dalam upaya memfasilitasi petani penerima manfaat di Luwu Utara,” tutur Basrum. Begitu dokumen CPCL dinyatakan rampung, kata dia, maka bantuan berupa bibit kakao, bibit kopi robusta, kopi arabika, beserta paket pendukung lainnya akan langsung disalurkan ke lapangan.

Sementara Ketua Tim Kerja (Katimker) Penyuluh Pertanian Kabupaten Luwu Utara, Irwan Masse, menegaskan bahwa seluruh program Kementan yang masuk ke wilayah kerja Luwu Utara wajib dikawal ketat. 

“Penyuluh Pertanian memegang tanggung jawab penuh dalam upaya melakukan pendampingan serta monitoring dan evaluasi (monev) demi menjamin kesuksesan program,” tegas Irwan.

Senada dengan hal itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Luwu Utara, Arifuddin, S.P., M.M., tak lupa mengapresiasi kinerja dan kerja keras para penyuluh pertanian Luwu Utara.

“Kami berterima kasih atas dukungan penuh teman-teman PPL yang selalu setia mendampingi petani di lapangan. Kami berkomitmen untuk terus merawat sinergi dan kolaborasi yang harmonis ini demi kepentingan petani, kemajuan daerah, dan bangsa,” pungkas Arifuddin.

Dalam forum ini, seluruh pihak telah bersepakat dan berkomitmen untuk segera merampungkan kelengkapan administrasi CPCL dari Program Hilirisasi Perkebunan Tahun Anggaran 2026 paling lambat pada 1 Juli 2026 mendatang.

Usulan CPCL Program Hilirisasi Perkebunan TA 2026 di Luwu Utara ini tersebar di 13 kecamatan, minus Seko dan Rampi, dengan rincian: (1) Perluasan Kakao 500 Ha; (2) Peremajaan Kakao 2.500 Ha; Pengembangan Kopi Robusta 200 Ha; dan Pengembangan Kopi Arabika 250 Ha.

Workshop ini dihadiri sekitar 80 peserta yang terdiri dari 13 Koordinator BPP se-Luwu Utara, 12 orang Tim Kerja (Timker) KJF, 47 PPL Wilayah Binaan Desa, perwakilan BRMP Sulsel, serta Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Luwu Utara beserta staf. (LHR)

Posting Komentar untuk "BRMP Sulsel Tagih Komitmen Pemda-PPL Tuntaskan CPCL Hilirisasi Perkebunan di Lutra"