ads

Slider[Style1]

Politik

Metro

Hukum

Daerah

Olahraga

OME-BISA
AKSELERASI- Dengan perasaan haru, bakal calon (balon) Walikota Palopo periode 2018-2023, Akhmad Syarifuddin Daud (OME), berorasi di hadapan 5000-an pendukung dan simpatisannya yang memadati Gedung Kesenian Palopo, di acara deklarasi pasangan Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada (OME-BISA), Senin (8/1/2018).

"Sampai sekarang, masih ada saja orang yang mempertanyakan kepastian OME-BISA maju di Pilwalkot Palopo 2018. Tetapi, hari ini semuanya sudah terjawab. OME-BISA tetap akan maju Pilkada Palopo 2018 mengendarai Partai Hanura dan Gerindra. Bahkan, masih ada parpol pengusung lain yang menyusul bergabung," tegas OME.

Parpol pengusung baru ini, lanjut OME, masih dalam proses finalisasi di pusat. Atas alasan itulah, sehingga OME-BISA menunda pendaftaran ke KPU. Proses pendaftaran OME-BISA ditunda hingga 10 Januari 2018 atau dua hari ke depan.

"OME-BISA resmi diusung Partai Hanura (2 kursi). Terakhir, Gerindra (3 kursi) telah mengeluarkan rekomendasi B1 KWK. Meski demikian, masih ada orang atau pihak-pihak lain yang mencoba menjegal laju OME-BISA dengan kekuatan kekuasaan intimidasi, kekuasaan uang, dan kekuasaan tidak sehat. Namun, saya percaya doa masyarakat Palopo Insya Allah tidak akan menghalangi semua itu," tutur OME berderai air mata.

Sekitar empat menit, OME berhenti orasi. Ia tak kuasa menahan haru dan isak tangisnya pecah. Dengan suara terputus-putus, ia melanjutkan statemen politiknya.

"Pada akhirnya, kebenaran pasti akan mengalahkan kemunafikan, kebenaran akan meruntuhkan kebencian, maka dari itu, perubahan untuk Palopo harus segera diwujudkan bersama-sama," papar OME dengan kalimat terbata-bata.

Menurutnya, keberhasilan daerah tidak hanya diukur melalui pembangunan fisiknya semata. Sebab, siapapun pemerintahnya pasti mampu melakukan semua itu. Yang perlu diwujudkan, adalah komitmen menata kehidupan masyarakat, selain itu profesionalitas kepemimpinan tidak boleh diukur dari segi usia melainkan dari kompetensi, kredibilitas, dan kapabilitas.

"Saya memilih maju bersama Pak Budi Sada, karena yakin beliau orangnya sangat komitmen. Awalnya, banyak pihak mencoba menjegal Budi Sada maju. Namun, dengan keyakinan yang besar saya tegaskan lebih baik tidak maju pilwalkot, jika harus meninggalkan komitmen. Pak Budi Sada merupakan sosok yang berkomitmen, punya nurani, moral, dan kebangsaan. Ke depan, OME-BISA tidak akan lalai dari komitmen. Pesan saya, perbedaan janganlah dijadikan permusuhan, mari kita bersatu membangun Palopo dari kota sampai ke pelosok," ajak OME.

Sementara, Budi Sada dalam sambutan singkatnya kembali bertegas OME-BISA punya parpol pengusung yang cukup di Pilwalkot Palopo 2018. "Kami tetap maju di pilkada, janji saya OME-BISA tak akan khianati warga," tukas Budi Sada.

Deklarasi OME-BISA digelar tepat pukul 13.00 Wita siang tadi. OME dan Budi Sada dikawal sejumlah ormas, seperti Pemuda Pancasila (PP), Pospa, ORARI, Asosiasi Masyarakat Organik Palopo, dll berjalan kaki menuju Gedung Kesenian, di Jln Salak Palopo. Di sana, mereka disambut histeris dan penuh haru pendukungnya.

Legislator Partai Hanura Sulsel, Wahyuddin Nur, meminta masyarakat Palopo berjuang memenangkan OME-BISA pada 27 Juni 2018 nanti. Untuk diketahui, pembacaan deklarasi dibawakan oleh Ketua Srikandi DPC PP Palopo, Sharma Hadeyang. (ARI) 

About koranakselerasi

OnlineAkselerasi.com juga beredar dalam versi cetak (Koran Akselerasi) yang beredar di wilayah Luwu Raya dan Toraja. Semoga, kehadiran media ini, dapat menambah khasana bacaan masyarakat yang lebih edukatif dan mendidik.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top